Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar
Bang Sattar memanggil salah seorang penjaga pondok, lalu dia memesan dua piring nasi, dua ikan bakar gurami, rujak, indomie rebus, dan tiga gelas teh hangat.
"Bang, banyak banget. Siapa yang mau habisin?" tanyaku bingung dengan pesanannya.
"Adek," jawabnya asal sambil kembali terkekeh.
"Emang Adek mesin perontok!"
Dia tertawa. Ah, Gigi putihnya yang berbaris rapi berhasil membuat jantungku cenat-cenut. Rasanya ingin membungkam tawanya dengan ... Up! Dilarang membayangkan yang nganu, masih siang! Jadi, aku hanya membuang wajah, pura-pura ngambek.
ตอนยอดนิยม