Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kamalila (Kama & Kalila)

Kamalila (Kama & Kalila)

Caty Perii
Kama dan Kalila. Dua nama satu arti, yaitu Cinta. Seperti Kalila yang mencintai Kama tulus dari hati, mengorbankan pertemanan mereka yang sudah terjalin lama. Dan seperti Kama yang akhirnya luluh pada cinta Kalila karna tak bisa jauh dari gadis itu. ~~~~~ Tumbuh dan besar bersama membuat mereka terbiasa jika melakukan apapun dan kemanapun berdua, hingga perasaan asing yang menyusup di hati Kalila saat mereka beranjak remaja pun tak dapat dihindarkan. Namun sayangnya, cinta yang Kalila punya untuk Kama, ditolak. Laki-laki itu hanya mengganggap Kalila sebagai teman dekatnya tidak lebih. Patah hati dan kecewa Kalila rasakan, pada akhirnya pertemanan yang harusnya terjalin lama kini mulai merenggang dan Kalila segera menjauh dari Kama. Demi menormalkan perasaannya lagi dan menghapus cintanya pada Kama, sang sahabat. Tapi mendadak, saat ia mulai menjalankan aksi Move-on, Kama kembali memintanya untuk tak menjauh dan berharap dapat kembali dekat seperti dulu. *** Cover by Pinterest Teks by Canva
102.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as teks allahul kafi
Read
+Library
Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Malam sebelum aku seharusnya menikah dengan pewaris Keluarga Moro, aku mendapati rentetan 99 pesan teks mesum di ponsel Leo, tunanganku. Seorang wanita bernama Via Cokro, memberi tahu Leo bahwa dia mencintai Leo. Sangat mencintainya. Tanpa tahu malu sama sekali. Dia memohon pada Leo supaya membatalkan pernikahan kami, mengancam akan bunuh diri jika Leo tetap melanjutkan pernikahan ini. Aku langsung bereaksi. Aku menyodorkan ponsel itu ke wajah Leo untuk menuntut penjelasan. Keheningan terasa abadi sebelum Leo akhirnya angkat bicara. "Kakaknya itu Alan, wakilku. Dia kena tembak demi aku. Aku sudah janji padanya akan menjaga adiknya." "Jeny, kita tumbuh bersama. Kamu tahu cuma kamu satu-satunya di hatiku. Aku janji bakal urus ini, aku akan memutus hubungan dengannya." Aku mencari kebohongan di mata Leo. Akhirnya aku menelan rasa getir dalam tenggorokanku dan memilih untuk memercayai Leo. Pernikahan pun tetap dilanjutkan. Pernikahan ini bukan sekadar tentang kami berdua. Ini adalah perjanjian yang ditandatangani dengan darah antara dua keluarga. Dan, Tuhan tolong aku, aku masih mencintainya. Namun, di hari pernikahan kami, saat kami berdiri di altar dengan janji yang hampir diucapkan, Leo menerima telepon. Itu dari dia, Via. Dia sedang berada di jembatan dan mengancam akan melompat. Menuntut supaya Leo segera datang sekarang juga. Cincin berlian yang hanya sejengkal dari jariku, jatuh berdenting ke lantai batu gereja. Tidak ada sepatah kata pun. Tidak ada satu pun penjelasan. Leo pergi begitu saja. Meninggalkanku, keluarga kami, masa depan kami... Meninggalkanku berdiri sendirian di altar. Dalam kabut air mata, aku berteriak padanya, "Leo, kalau kamu keluar dari pintu itu, kita putus!" Jawaban satu-satunya dari mulut Leo, diucapkannya sambil berjalan menjauh, "Dia butuh aku." Leo tidak pernah menoleh ke belakang. Aku pun menghilang dari dunia Leo dan tidak pernah menoleh ke belakang sambil mengandung anaknya.
8.2K viewsCompletedAdded to Library 171 Times as teks allahul kafi
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status