Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Skandal Terlarang Sang Pria Arogan

Skandal Terlarang Sang Pria Arogan

"Musik menyatukan bidang moral, emosional, dan estetika manusia. Musik adalah bahasa perasaan." * * * * * “Jadi hadiah apa yang kau inginkan?” tanya Maria saat mereka sampai di ruangannya. “Kau akan mengetahuinya setelah kau menyentuhnya.” Ucap Alex membuat wanita itu semakin penasaran.
1024.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 789 kali sebagai teks musikalisasi puisi
Baca
+Pustaka
Better Without You

Better Without You

Katarsis bisa saja berbentuk tulisan, menciptakan lagu, atau melakukan hal yang kita suka untuk menceritakan atau meluapkan perasaan kita dengan niat untuk mengikhlaskan masalalu kita. “Kamu suka musik? Atau nulis? Olahraga?” Tanya Mbak Regina kepadaku “Aku suka musik tapi masa iya aku ciptain lagu buat dia? Atau nulis tentang dia? Yang ada dia seneng, Mbak.” “Loh. Katarsis itu tujuannya untuk ikhlas, La.” “I-iya, sih. Aku sih lebih suka nulis, Mbak. Kalo nulis tuh berasa lagi curhat aja.”
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai teks musikalisasi puisi
Baca
+Pustaka
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

ajak Harsa. Sorot senyum Nyiur telah menyala. Harsa menggunakan waktu ini untuk tidak sia-sia. Itu artinya saat ini ia tepat berbicara dengan sang istri karena keadaannya Nyiur kelihatannya tidak sedang dalam keadaan yang resah dan gundah. “Boleh,” kata Nyiur. Nyiur biasanya juga menggunakan musikalisasi puisi dalam sosial medianya. Terlebih dahulu Harsa menyuruh Nyiur membaca secara keseluruhan.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai teks musikalisasi puisi
Baca
+Pustaka
Hadiah Madu Untuk Suamiku

Hadiah Madu Untuk Suamiku

Tiba saatnya giliran Inda beserta empat pemain lainnya yang akan menampilkan sebuah persembahan musikalisasi puisi mereka yang terkenal dengan ke unikannya. Empat orang sudah berada di atas panggung dengan formasinya masing-masing. Posisi Inda sebagai pemain biola berdiri di sisi kanan depan dekat dengan Rena sebagai pembaca puisi, sedangkan dua orang laki-laki sebagai pemain piano dan selo duduk di belakang bersebelahan. Ke empatnya menatap audiens, memberikan jeda terlebih dahulu untuk merilekskan diri, menarik nafas lalu dalam ketukan ketiga...
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai teks musikalisasi puisi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status