Istri Tebusan Paman Mantanku
Lagu bernuansa romantis itu menemani ciuman Laureta dan Kian.
Perlahan Kian melepaskan ciumannya. Ia mendaratkan dua, tiga kali ciuman tambahan. Lalu ia menempelkan dahinya ke dahi Laureta. Jemarinya menyapu air mata yang tersisa di pipi Laureta.
Sejujurnya, Laureta merasakan kedamaian di dalam hatinya. Luka itu jelas masih ada, tapi sudah tidak sesakit sebelumnya.
Laureta beruntung karena ia tidak melihat langsung kejadian perselingkuhan itu secara langsung, tidak seperti saat ia memergoki Erwin. Setidaknya, Kian telah berkata jujur akan perbuatan dosanya pada Laureta.