Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suara Di Bilik Iparku

Suara Di Bilik Iparku

tanya ibu berusaha membuka ingatanku tentang kejadian sepuluh tahun yang lalu. Dengan sisa tenaga yang tersimpan aku berusaha mengingat apa yang ibu katakan. Memang benar, sepuluh tahun yang lalu perusahaan keluargaku bangkrut karena sebuah kesalahan dalam system keuangannya. “Iya, aku ingat. Kenapa, Bu?” Ibu mendesah pelan saat aku telah menjawab pertanyaannya. Ia seperti tengah memendam sebuah rasa skit dlam hatinya.
7.292.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai ten years ago
Baca
+Pustaka
Gadis Kecil Kesayangan Sang Presdir

Gadis Kecil Kesayangan Sang Presdir

Kedua mata mamam Esther seketika melebar, bersamaan kesiap pelan wanita paruh baya itu. Esther maju lebih dekat, memegang kedua pundak mamanya dengan keingintahuan yang penuh antusias. "Benar, bukan. Sesuatu terjadi sepuluh tahun yang lalu. Dan kita tinggal di kota ini, kan?" Mama Esther menggeliatkan tubuhnya. Mengurai diri dari pegangan sang putri. "Tidak, Esther. Bukan itu yang mama katakan." "Lalu?"
9.9167.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai ten years ago
Baca
+Pustaka
His Last Wish (Indonesian)

His Last Wish (Indonesian)

“Kapan kejadiannya?” “Sepuluh tahun yang lalu. Waktu itu aku masih tolol. Hobi berantem. Bertemperamen keras. Berpikir bahwa kekuatan adalah segalanya. Pokoknya kalau diingat-ingat lagi, semua yang kulakuin itu malu-maluin banget. Serius.” Tawanya meledak begitu mendengar kalimat terakhir yang diucapkan Edward. “Aku serius! Kok malah diketawain?”
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai ten years ago
Baca
+Pustaka
Aku yang Hebat Ditolak Nikah?

Aku yang Hebat Ditolak Nikah?

Bohong kalau bilang dia tidak penasaran. "Cody, seharusnya sepuluh tahun yang lalu adalah terakhir kali kita bertemu, 'kan?" Pria tua di seberang Tyo memiliki wajah bulat dan senyuman di wajahnya, memberikan kesan dia mudah untuk diajak berteman. "Benar, sudah hampir sepuluh tahun. Kamu nggak akan marah padaku, 'kan?" Setelah meletakkan tehnya, Tyo tersenyum.
9.4382.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.6K kali sebagai ten years ago
Baca
+Pustaka
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

“Hah? Apa ya?” Dia terkekeh. Terdengar miris. “Kamu benar-benar sudah lupa tentang kita ya?” Aku diam. Sedikit merasa tidak enak hati. Sedikit saja. “Tujuh tahun lalu—” “Oh, astaga…. I see.” Tepat tujuh tahun lalu kami menikah. Aku tersengat. Seorang lelaki sampai mengingat hal seperti itu? Ada apa ini?
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 604 kali sebagai ten years ago
Baca
+Pustaka
Setelah 17 Tahun

Setelah 17 Tahun

Sesekali dia menghela nafas panjang mengatur nafasnya agar bisa tenang. ”Nadine anak kita sudah meninggal.” “Maksudmu?”Dendi makin bingung. “Nadine yang sekarang ini bukan anak kita. Nadine anak kita telah meninggal. Tujuh belas tahun yang lalu saat itu Nadine sakit parah. Aku tidak punya uang begitupun denganmu. Kau baru saja diterima kerja. Uang juga pas-pasan. Aku mencoba pinjam tetangga tidak ada yang punya. Aku yakin mereka punya tetapi mereka enggan menghutanginya kepadaku. Sampai akhirnya jalan satunya hutang ke Risa. Mereka tidak memberikan aku uang. Nadine kondisinya semakin kritis dan saat itu tidak dapat diselamatkan lagi.”Kata Weni menjelaskan panjang lebar.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai ten years ago
Baca
+Pustaka
5 Tahun Setelah Bercerai

5 Tahun Setelah Bercerai

Rina kini ikut duduk di ruang tamu Ferdi, bercengkrama dengan keluarga Najwa. "Tasya itu anaknya ceria banget, jadinya Sena kebawa suasana. Biasanya dia pendiam kalau pas sendiri. Makanya saya senang kalau Tasya pas nginep sini," ujar Rina berterus terang. Sena sudah berusia delapan tahun saat orang tuanya bercerai, jadi wajar kalau ia mengalami dampak perceraian itu. Berbeda dengan Tasya yang memang tidak mengenal ayahnya sejak lahir.
10126.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai ten years ago
Baca
+Pustaka
Hukuman Cinta Darinya

Hukuman Cinta Darinya

Setelah beberapa lama, staf berkata, "Tolong tenang!" Wanita tua itu menangis. “Saya sangat tenang meminta cerai. Kenapa dia masih menghentikanku? Saya sudah mengatakan bahwa saya tidak ingin bersamanya lagi! Apakah Anda tahu betapa saya menyesalinya sekarang? Sepuluh tahun yang lalu, saat itu saya baru berusia empat puluh enam tahun. Saya masih sangat muda, dan saya bisa melakukan pekerjaan apa saja. Bahkan jika saya hanya menemukan keluarga dan menjadi pengasuh mereka, mereka juga harus memasukkan makanan dan akomodasi saya, dan memberi saya tiga ribu dolar, bukan? Tiga ribu…"
9.32.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81.0K kali sebagai ten years ago
Tampilkan Ulasan (480)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Linda Malinda
ceritanya lumayan bagus, cuma sering kesel sama fl nya, sering menciptakan masalah untuk dirinya sendiri, yg seharusnya gak perlu, dan kadang terlalu naif, tetap percaya dengan omongan orang yg jahat sama dia
Baca Semua Ulasan
Pengantin Pengganti Yang Dibenci

Pengantin Pengganti Yang Dibenci

"Itu milik seseorang yang paling berharga dalam hidupku sepuluh tahun lalu. Seseorang yang bisa menghargai pemberianku! Dan kau... tangan kotormu berani menyentuhnya?" Naya terisak, tubuhnya gemetar hebat. Namun, kata-kata Evan tentang 'sepuluh tahun lalu' dan 'pemberian' memicu sesuatu di dalam ingatannya. Pikiran Naya melayang jauh ke belakang. Tepat sepuluh tahun yang lalu, saat itu ia baru berusia delapan tahun. Desanya diterjang banjir bandang yang menghancurkan segalanya. Orangtuanya meninggal dunia, para korban yang selamat termasuk dirinya, berada di tenda pengungsian yang penuh sesak dan pengap.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai ten years ago
Baca
+Pustaka
Thousand Years

Thousand Years

Senyum lebar terukir di wajahnya. ”Setelah sepuluh ribu tahun, aku kembali melihat Kaisar tampak bahagia. Aku turut senang melihat itu—” ucap Heris. Seorang Dewi cuaca menyerobot ucapan Heris dan berdiri di samping Heris, ”siapa gadis itu? Akhir-akhir ini aku sering melihatnya berkeliaran di istana. Dia bukan mahluk abadi, kan?”
104.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai ten years ago
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status