Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

katanya. “Ada satu hal lagi yang belum kamu katakan.” Zhong Long mengangkat kepalanya sedikit, terkejut. He Sura menatap lurus ke dalam jiwanya. “Sepuluh juta tahun lalu,” ucap He Sura, “kamu tidak hanya melihat mereka.” “...” “Kamu melihat aku, bukan?” Zhong Long membeku. Dunia seakan berhenti. Ia tak mampu menjawab.
109.2K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as long time ago
Read
+Library
Seumur Hidup Terlalu Lama

Seumur Hidup Terlalu Lama

cecar Uma lagi. “Kapan ya…” Genta pura-pura berpikir. “Aku lupa sejak kapan. Aku bahkan sudah lupa bagaimana rasanya tidak mencintaimu karena rasa cinta itu sudah terlalu lama menetap di hatiku," imbuhnya puitis. “Gombal, ih!” Uma pura-pura mencibir, padahal hatinya berbunga-bunga. “Kok gombal sih? Cintaku padamu itu seperti senja yang menunggu malam—akan dan selalu kutunggu hingga saat itu tiba.”
1021.4K viewsCompletedAdded to Library 448 Times as long time ago
Read
+Library
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Dia berkata, “Ribuan atau bahkan puluhan ribu tahun bukanlah apa-apa. Kalau kamu bisa tinggalkan tempat ini dalam waktu puluhan ribu tahun, itu pasti karena kamu beruntung.” “Anak muda, kamu tahu ku sudah berapa lama di sini? Jujur saja, aku sudah masuk ke dunia ini sejak zaman antigo. Bahkan setelah zaman antigo, zaman hemel, zaman kuno berakhir, aku tetap saja nggak mampu melewati bencana langit ini.” Chandra terkejut bukan main ketika mendengar hal itu. “Se-selama itu? Kamu bercanda, kan?” ujar Chandra tak percaya.
9.11.9M viewsCompletedAdded to Library 59.5K Times as long time ago
Show Reviews (251)
Read
+Library
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Read All Reviews
TimeLess

TimeLess

18 tahun kemudian "Pagi Ma, apa kamu tidur nyenyak selama ini? hari ini pertama kali nya aku datang menemuimu setelah sekian lama. sudah dari dulu aku meminta papa mengantarkanku kesini, tapi papa selalu saja sibuk dengan pekerjaannya. Kamu tahu Ma, aku kesini tanpa bilang ke Papa. Entah reaksi apa yang akan Papa lakukan saat papa tahu aku tidak ada dikamar pagi ini. ckckc" ucap Viona sambil duduk di samping makam Keiko yang di Jerman.
9.95.0K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as long time ago
Read
+Library
10 Years Ago

10 Years Ago

Dia melihat Andin sudah berjalan jauh. "Tur, Man, jangan bikin rusuh," pesan Dirga. Cowok itu masih memperhatikan Andin hingga batas jarak pandangnya. Meysa melirik benda penunjuk waktu yang melingkar di pergelangannya. Waktu menunjukkan sepuluh menit lagi bel masuk akan berbunyi. Dia menggelengkan kepala seraya memperhatikan seseorang berjalan menujunya.
1014.9K viewsOngoingAdded to Library 431 Times as long time ago
Read
+Library
Turn Back Time

Turn Back Time

ucap Marshal. "Masalahnya keluar dari trauma itu enggak segampang membalikkan tangan, Marshal. Kemungkinan butuh waktu yang cukup lama," sahut Yudha yang sedari tadi menyimak pembicaraan mereka berdua. Marshal menghela napas panjang. “Andaikan ada mesin pemutar waktu, akan kukembalikan segalanya pada malam itu. Astaghfirullah ....” "Sekarang kamu menyesal karena sudah menyakiti Karinaz ‘kan?" celetuk Yudha dengan sedikit mengejek.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as long time ago
Read
+Library
Melawan Takdir Langit 2

Melawan Takdir Langit 2

Kata-kata Ming He membuat Ling Yanyue mengerutkan keningnya, dan dengan penasaran bertanya, "Apa artinya ini?" Menarik dan mengembuskan napas panjang terlebih dahulu, Ming He menjawab, "Dimasa lalu, tepatnya 10.000 tahun lalu ketika Bencana Alkimia melanda seluruh Benua Changlong, masa-masa keemasan dari umat Manusia mulai menurun dan menyebabkan kekacauan di seluruh Dunia."
9.642.6K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as long time ago
Show Reviews (30)
Read
+Library
Sape Piye
bang..kapan update ny??jgn kecewakan peminat novel mu bang...mgkin dugaan yg kamu hadapi berat tapi bykkan bersabar bang..insyaAllah nati byk kebaikan yg kamu dapat bang..teruskan update bang walau 1 bab 1 hari bang..tetap semangat bang...ak tetap tggu update ny bang..gemku semua tuk novel mu bang!!
Djisamsoe
Untuk pembaca setia dan merasa cerita ini harus terus berjalan, tolong bantuan share dan votenya, agar author tetap semangat untuk bekerja. Karena beberapa musibah yang terjadi baru-baru ini, author tampak sedikit kurang bersemangat..... 🥲🥲
Read All Reviews
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Lintang mengerutkan kening. “Pa-panjang ceritanya tuan, i-ini terjadi ratusan tahun silam dimana saat itu, banyak orang yang penasaran terhadap keberadaan nagari Agartha. Termasuk semua kerajaan,” tutur pak tua pemilik warung. “Aku bersedia mendengarnya paman,” ucap Lintang. Sesaat pak tua pemilik warung kembali ragu, namun tumpukan emas di atas meja membuatnya tidak bisa menolak bujukan Lintang.
1020.1K viewsCompletedAdded to Library 643 Times as long time ago
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status