Pendekar Bukit Meratus
Juga tak punya teman buat curhat, sehingga semuanya dia pendam sendiri.
Di usianya yang jalan 16 tahunan dan tinggal 3 bulanan lagi 17 tahunan, membuat pikirannya buntu.
Padahal kalau ia berpikir realistis, kenapa tidak mengunjungi kakeknya atau pamannya itu, lalu berterus terang saja, maka akan bereslah semua urusan!
Tapi…itulah tadi, si Putul masih labil, karena masih muda dan tak punya kawan buat tumpahkan segala uneg-uneg di hatinya.