Cruel Boy
Namun, terpaksa berhenti saat mereka memanggilnya.
“Oy!” Mereka berempat berdiri di hadapan Rafan.
Rafan semakin menatap malas mereka.
“Dia diam saja. Tapi, matanya mengerikan kalau tidak sengaja ke tatap,” bisik Zean dan Brian. Mereka berdua, siswa yang selalu menemui Refan setiap kali berita tentang Rafan tersebar.
“Ya, namanya juga pemuda kejam. Pastinya memiliki mata mengerikan,” balas Azka dan Dito.
Hot Chapters