LOGINHardy membenci hidupnya. Dia memiliki segala yang diinginkan manusia, kecuali kebahagiaan. Milka sangat mencintai hidupnya. Dia memiliki mimpi untuk membuat ayahnya bangga. Dia hanya menginginkan satu hal, ayahnya tidak lagi menyebutnya anak sial.
View MoreDi depan toko, Hardy berhenti tiba-tiba seolah-olah teringat sesuatu, kemudian berbalik dan berkata sesantai mungkin kepada Milka, “Tolong pilihin satu buat Glo. Terserah yang mana aja, yang menurutmu bagus.”Milka mengulum senyum. Di toko-toko sebelumnya pun, Hardy memilih tidak ikut-ikut masuk ke area sports bra. “Oke,” kata Milka, “berapa ukuran Kak Glo?”“Ukuran?” Hardy menggaruk kening, menatap bagian dada Milka yang ditutupi ransel sambil menata debar jantungnya. “Ehem, berapa? Hmm, mungkin sekitar satu atau dua ukuran lebih kecil darimu.”Milka menghela napas, agak tidak nyaman diperhatikan dengan cara seperti itu. Disilangkannya tangan di depan ransel. “Apa
Matahari hampir terbenam saat Hardy membelokkan motor ke parkiran basement mall. Setelah memarkir motor dan melepas helm, ia menyerahkan sebuah T-shirt kepada Milka. “Kamu pasti ngga bawa baju ganti,” katanya santai.Milka menerima dengan kening berkerut. “Kenapa harus ganti baju?”“Anak sekolah ngga boleh masuk mall,” balasnya, melepas jaket dan membuka kancing-kancing seragamnya.Milka membuang pandang ke kaus putih di tangannya. Seorang lelaki melepas pakaian di hadapannya, benar-benar tidak tahu malu. “Aku bawa baju olahraga,” katanya, meletakkan kaus itu di atas ransel yang tergeletak di jok motor.Hardy mengembus napas. &ldquo
Jam makan siang, Hardy sengaja mencari Gloria dan duduk di sampingnya. Teman-teman yang duduk semeja dengannya satu per satu pergi, seolah-olah sengaja meninggalkan mereka berdua. Hardy tak peduli, dia hanya ingin mengatakan satu hal pada Gloria, “Malem minggu nanti, batalin acara peresmian pertunangan.”“Kenapa?”“Gua ngga mau nikah sama lu.”Gloria mendengkus. “Kena pelet, lu?”Hardy menuang kuah sup ke nasinya sambil berkata, “Lu yang kena pelet, mau aja disuruh kawin sama gua.”Gloria membalas dengan tawa sinis. “Bilang aja, lu mau maen-maen sama cewek itu, kan?”“Cewek mana?”
“Ditunggu Bapak di perpus, Mas,” kata Pak Karna ketika Hardy tiba di rumah.Dibukanya jaket dan diserahkannya kepada Pak Karna. “Bilang sama dia, aku capek, mau tidur,” balasnya tak acuh.“Tapi ….”Hardy langsung berlalu menuju kamarnya, meninggalkan Pak Karna yang memandang punggungnya sembari menghela napas.Setelah mandi dan berganti pakaian, sebuah ketukan halus menghentikan Hardy dari niatnya untuk tidur. “Hardy,” suara lembut Mama terdengar mengiringi ketukan pintu.Dibukanya pintu dengan agak malas. “Mama belum tidur?” tanyanya, mempersilakan Mama masuk.“Capek banget hari ini?”
Milka masuk ke ruang guru untuk menemui Pak Lukito yang menjadi pembimbing biologi. Beliau baru saja akan meninggalkan mejanya ketika Milka mengucap salam dan memperkenalkan diri.Pak Lukito mengembuskan napas lem
Hardy duduk dengan santai di sofa tamu ruang Bimbingan dan Konsultasi. Ruang itu hampir seperti rumah kedua baginya. Tiada hari tanpa mampir ke ruang BK. Hari itu saja, dia sudah hadir dua kali di ruang keramat itu.
Milka mempercepat laju larinya. Dia sudah terlambat, jelas-jelas terlambat. Itu adalah hari pertamanya bersekolah di SMA Kusuma Bangsa dan namanya akan langsung tercatat di daftar murid terlambat. Milka hanya bisa pasrah.
Matahari makin redup saat mereka tiba di hutan kota. Tempat itu begitu sepi, kuping Milka seperti berdenging dipenuhi suara jangkrik. Pohon-pohon rimbun yang menaungi hutan membuat suasana menjadi temaram dan sedikit menakutkan.
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews