Kesayangan Tuan Elian
Boy menatap pantulan dirinya di kaca, mengusap bibirnya pelan, lalu diam-diam tersenyum sangat lebar sampai matanya menyipit.
"Tapi ya sudahlah... karena yang nyium itu lo, gue maafin," ucap Boy sambil melirik Maya dengan tatapan manis yang lebih dalam dari biasanya. "Makasih ya, May. Makasih sudah mau 'noda-in' gue malam ini. Gue berasa jadi laki-laki paling ganteng sedunia, walaupun gaya gue tetep begini."