Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gadis Desa Kesayangan Tuan Muda Kejam

Gadis Desa Kesayangan Tuan Muda Kejam

kecam salah satu anak buah Christian dengan nada dingin dan tanpa belas kasihan. Para warga yang terluka parah hanya bisa terbaring tak berdaya, dengan darah mengalir dan rasa sakit yang mendera tubuh mereka. Wanita dan anak-anak menangis histeris, saling berpelukan dalam ketakutan dan ketidakberdayaan, merasakan beban kehilangan dan ancaman yang menggantung di atas kepala mereka.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai tidak belas kasihan kejam
Baca
+Pustaka
Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai

Dia memaksaku menatapnya meskipun aku terus memohon. "Ngapain nangis? Dulu kakakmu juga begitu ke kakakku! Kamu nggak punya hak untuk nangis!" Nada suaranya kejam, matanya merah. Setelah selesai, dia melempar segepok uang ke atas tempat tidur, menutupi noda darah merah di seprai putih. "Kalau berani mati, aku pastikan kakakmu segera menyusulmu. Isla, kamu harus hidup dan merasakan semua penderitaan."
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai tidak belas kasihan kejam
Baca
+Pustaka
Lebih Baik Kejam daripada Penuh Kasih Sayang

Lebih Baik Kejam daripada Penuh Kasih Sayang

“Mama, aku begitu takut kau nggak bisa sadar lagi.” Pada umumnya cowok tidak boleh menangis sembarangan, tapi sekarang dia merasakan tetesan air mata di punggung tangannya. Mata Shane juga berlinangan air mata. Akan tetapi, air mata mereka berdua tidak membuatnya terharu. Dia hanya merasa ironis.
32.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai tidak belas kasihan kejam
Baca
+Pustaka
Obsesi Cinta sang Mafia Kejam

Obsesi Cinta sang Mafia Kejam

Tangannya gemetar, wajahnya penuh peluh, dan matanya memohon belas kasihan. "J-jangan, Bastian… Aku berjanji akan membayar… Beri aku sedikit waktu lagi…" Bastian menatap pria itu tanpa ekspresi, bibirnya bergerak sedikit seolah meresapi kata-kata pria itu. "Waktu?" Suara Bastian rendah, tajam seperti sembilu. "Kamu sudah melewati batas waktu yang kuberikan." Pria itu semakin putus asa.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai tidak belas kasihan kejam
Baca
+Pustaka
Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Hal itu menunjukkan seberapa kejam dan sadisnya pria yang tak sedikit pun menaruh belas kasihan kepada orang-orang yang dia cintai. Pria semacam ini, sekalipun memiliki kelemahan, dia tetap akan bersikap sadis bahkan jauh lebih kejam terhadap orang yang sudah melukai miliknya. Cara teraman ialah menjauh, jangan pernah sesekali menyinggung Jihan dan jangan pernah melukai orang kesayangannya, kalau tidak, siapa pun itu, nasib mereka akan jauh lebih buruk daripada nasib ibu Jihan sendiri.
9.5954.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20.1K kali sebagai tidak belas kasihan kejam
Tampilkan Ulasan (255)
Baca
+Pustaka
Novelia222
1.077 kenapa makin kesini JIHAN makin lembek thor, masa mau menyerahkan Wina ke IVAN demi kebahagiaan IVAN gila lu ndro ga masuk akal!!! penuh kasih sih sih blh tapi tegas itu karakter, jls Wina ssh payah di dapatkan dan juga WINA sendiri yg memilih Jihan, bahkan pria lemah aja akan menjaga ISTRINYA
Indah sabiq Sabiq indah
Ga mungkin peran utamanya Jihan meninggal... coba scroll deh, dulu pernah baca komenan ada yang bilang, Wina akan punya anak 2, atau 3 dari Jihan, dan Jihan pun akan tegas ke anak2nya... Ga mungkin lah Jihan nya Mati, gara2 Pembedahan Otak, bakalan End ini novel.. logika di Medan Hitam ada Winata
Baca Semua Ulasan
Obsesi Bos Mafia Kejam

Obsesi Bos Mafia Kejam

Karena ia adalah orang yang kejam dan tidak mengenal rasa kasihan. “Sakit sekali.” Karina menangis, ia tidak kuat menahan sakit di bagian intimnya. Ia menutup mata, mengigit bibir bawahnya, dan mencengkram sisi kanan kiri sofa. “Arrghh.” Joshua berhasil mendapatkan puncak fantasi yang ia inginkan.
1016.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 502 kali sebagai tidak belas kasihan kejam
Baca
+Pustaka
Jerat Gairah Mafia Kejam

Jerat Gairah Mafia Kejam

Jengah mendengar rengek dan tangis memohon, Astin mengayunkan pedangnya tepat ke arah alat vital Alard dan berhenti saat menyentuh kulit benda kecil yang ketakutan. "Kamu tau? Manusia-manusia bejat seperti kalian ini yang telah membuat aku kehilangan keluargaku, membuat kakakku sengsara. Apa kamu pikir aku akan memberimu ampun?" ucap Astin. Kali ini volume suaranya meninggi dipenuhi amarah yang memuncak hingga menghasilkan gema.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai tidak belas kasihan kejam
Baca
+Pustaka
MAFIA KEJAM

MAFIA KEJAM

Alhasil wanita itu kembali berteriak dan meringis kesakitan. "Bagus, itu yang aku mau." Setelah mengatakan itu Malik tertawa keras dan menikmati apa yang dilihatnya. Tidak ada rasa kemanusiaan yang membuat Malik empati, yang ada Malik berulangkali menempelkan alat kejut listrik itu sambil anak buahnya melakukan kegiatannya disana. "DASAR IBLIS!!!" Anita tidak bisa menahan dirinya lagi, ia keluarkan semaunya air matanya.
1015.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 404 kali sebagai tidak belas kasihan kejam
Baca
+Pustaka
Kubuat Mantan Suamiku Menyesal

Kubuat Mantan Suamiku Menyesal

Apa yang dirasakan Fattan saat ini bukan hal yang mudah untuk diterima. Terlihat kejam? Ya memang kejam. Aku memang ingin Fattan merasakan rasa sakit lebih dari yang aku rasakan. Walau sekarang, kesakitan Fattan membuatku tidak nyaman tapi aku sama sekali tidak ingin memberikan belas kasihan. Aku telah belajar bahwa belas kasihan adalah kelemahan yang mudah dimanfaatkan. Aku melihat ke arah Aslan. Sambil menyandarkan punggung ke kursi dan melipat tangan di dada.
1091.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai tidak belas kasihan kejam
Baca
+Pustaka
Lembah Awan Berkabut

Lembah Awan Berkabut

Ini adalah bentuk belas kasihan yang paling ia benci, belas kasihan yang memahami. “TUTUP MULUTMU!” desisnya, auranya meledak keluar, membuat kerikil di tanah bergetar dan dedaunan ginkgo berputar liar. “Kamu tidak tahu apa-apa! Kamu dibesarkan dalam kedamaian lembah ini! Jangan berani-berani kamu bertingkah seolah kamu mengerti penderitaanku!”
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai tidak belas kasihan kejam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status