KEPINCUT CINTA IDOLA
“Ih, Mas Dirga! Jangan sok merendah gitu. Mas Dirga itu perfect banget. Ganteng, tinggi, suaranya bagus, pinter bikin lagu, jiwa sosialnya tinggi, ngomongnya lembut, nggak suka cari sensasi, nggak norak, tetap humble, nggak sok ngartis, masih mau makan di warung pinggir jalan. Intinya keren, deh.”
Nami masih tersenyum riang saat menjelaskan itu semua. akan tetapi saat ia sadar jika tak seharusnya ia memuji Samudra blak-blakan di hadapan orangnya langsung. Di sanalah Nami akhirnya berbalik perlahan, melingkarkan tubuh di tempat tidur dan menarik selimut.
Wajah Nami memerah total. Sama seperti Samudra yang entah mengapa merasakan seperti ada terjangan ribuan kupu-kupu memenuhi perutnya.
Sikat na Kabanata