Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nilakandi

Nilakandi

Jovyan sok menggurui sambil menahan tawa karena ucapannya sendiri, lantas memencet bel berkali-kali. "Diwana? Sama cewek? Hahahaha... ini Diwana Rajinbaikhati Derurindu ya, bukan Jovyan Buayalokal Easton.. Kalo sampe iya nih, Hyundai kantor yang tadi kita pake kesini buat kamu deh. Ngaco banget kamu tuh." Tama merotasikan bola mata, malas menanggapi lebih jauh lagi.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as tu hi jannat meri
Read
+Library
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

tanya Adnan. “Nggak papa, Nan. Sana, siap-siap! Ingat, sholat yang benar. Jangan lupa kirim doa untuk ayah kalian!” sahutku, mencoba tersenyum. Mereka bertiga segera beranjak pergi. Aku duduk sendiri di ruang tengah, menyiapkan makanan untuk mereka saat pulang nanti. Malam ini terasa begitu hening. Hanya suara jangkrik di luar rumah yang menemani.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as tu hi jannat meri
Read
+Library
TEH ... AKU DI SINI

TEH ... AKU DI SINI

Ia mengambil air wudhu, meski dinginnya sangat menusuk tulang. Wanita ini membuka lemari, matanya sudah memanas lebih dulu saat melihat mukenah berwarna merah muda tergantung begitu lama di sana. Ia seakan melupakan Rabb-nya, dan kini ia datang bersimpuh untuk memohon ampun dan meminta petunjuk. Dua raka'at tahajjud telah ia selesaikan, kini kedua tangannya menengadah di depan dada, air matanya sudah sangat deras.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 226 Times as tu hi jannat meri
Read
+Library
Humaira (Hati yang Mendua)

Humaira (Hati yang Mendua)

Aku tunggu jawaban indahmu dan kita bisa menikmati bulan madu kita. Emran berbisik dan bangkit dari duduknya. "I love you. Aku pulang dulu." Humaira masih bengong dengan semua ucapan Emran. Dia memegangi buket mawar yang diberikan Emran.Buket mawar itu indah dan wangi tapi dia segera membuangnya ke tong sampah takut bermasalah dengan Dimas. Humaira melangkah ke kamarnya. Dia menjatuhkan tubuhnya di ranjang mewahnya yang berukurukan king size. Entah kenapa kedatangan Emran tadi membuatnya berbunga-bunga serasa di hipnotis. Laki-laki keturunan Turki dengan badan atletis, tinggi, bercambang dan bulu-bulu halus yan tumbuh di dadanya menambah seksi. Pernah Humaira melihatnya sekali saat Emran kel
103.1K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as tu hi jannat meri
Read
+Library
Genggam Tanganku menuju Jannah-Nya

Genggam Tanganku menuju Jannah-Nya

Isakan tangis itu terdengar sangat memilukan bagi siapa saja yang mendengar nya Seseorang dari balik pembatas penghubung antara pria dan wanita itupun serasa prihatin mendengar isakan tangis yang begitu memilukan "La tahzan innallaha ma'ana, janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita," Suara seorang wanita membuat Nayyara menoleh ke sumber suara tersebut. Senyum manis terukir di wajah gadis muda yang perkiraan usianya seusia Rania itu berjalan menghampiri nya "Maaf jika aku mengganggu" ucap Nayyara merasa tidak enak hati
101.7K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as tu hi jannat meri
Read
+Library
Janji Setia

Janji Setia

Bahira seperti mengulur-ngulur waktu. “Oke, ada kabar baik berarti ada kabar buruk.” Dayyan berhasil duduk walau rasanya sakit luar biasa. “Tidak ada kabar buruk, Dayyan. Feme benar-benar sudah tenang. Dia bersama dengan penghuni surga lain, Insya Allah, yang aku tahu dia perempuan soleha. Dia pasti akan lebih cantik daripada bidadari surga. Aku yakin dia akan menunggumu di sana.” Tidak tega Hira menyebutkan bahwa Feme sudah meninggal.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as tu hi jannat meri
Read
+Library
Jatah Bulanan Ibu Mertuaku

Jatah Bulanan Ibu Mertuaku

Kata pepatah kasih ibu seperti mentari yang tidak mengharap balasan, mentari seperti apa ibu mertuaku ini? Aku berjanji akan setia, takan membuat Mas Pamujiku patah, akan kugantikan kasih ibu dengan cintaku yang tulus. Akan kujaga hati Mas Pamuji dengan sepenuh jiwa. Akan kuobati luka-lukanya yang perih. Sesampainya di rumah kubaringkan tubuh bersama Bagas dan Tika, kupeluk dan kuciumi mereka satu per satu.
74.9K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as tu hi jannat meri
Read
+Library
Hati Suamiku, Milik Pujaan Hatinya

Hati Suamiku, Milik Pujaan Hatinya

"Gimana kalau iga panggang dengan saus manis pedas, ditambah sebotol bir?" Aku menelan ludah tanpa sadar, terkejut menyadari bahwa kata-katanya membuatku ngiler. Dia menyeringai melihat ekspresi kagetku, lalu mengusap kepalaku dengan lembut. "Lihat tuh, kamu sampai menjilat bibirmu seperti seorang pecinta makanan sejati. Itu makanan favorit Ibu untuk malam Sabtu yang santai."
8.1126.4K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as tu hi jannat meri
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status