Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

“Takut sendiri. Takut memulai dari awal. Takut menghadapi kenyataan bahwa delapan bulan hidupku habis untuk seseorang yang bahkan tidak mencintaiku.” “Kamu nggak buang-buang waktu. Kamu belajar sesuatu.” “Belajar apa?” “Belajar apa yang tidak kamu inginkan. Belajar seperti apa cinta yang tidak seharusnya. Dan belajar bahwa kamu lebih kuat dari yang kamu bayangkan.” “Aku nggak merasa kuat.” “Orang kuat tidak selalu merasa kuat. Tapi mereka tetap memilih bertahan.” “Itukah yang sedang kulakukan?”
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai tulisan keep strong
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Sang Hafidz

Istri Kontrak Sang Hafidz

Alya tersenyum, “Iya, aku lagi coba ubah pola hidup. Mulai dari hal kecil, tapi konsisten.” Rafi mengangguk, “Keren! Aku juga pengen coba kayak kamu.” Mereka berbincang panjang lebar, saling memberi motivasi. Saat malam tiba, Alya menulis di buku hariannya, *Hari ini aku merasa lebih kuat. Aku tahu perjalanan ini tidak mudah, tapi aku akan terus berjuang. Aku ingin menjadi pribadi yang lebih baik, bukan hanya untuk diriku sendiri, tapi juga untuk orang-orang yang aku sayangi.*
656 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai tulisan keep strong
Baca
+Pustaka
Istri yang Ternoda: Mengandung Benih Tuan Vancroft

Istri yang Ternoda: Mengandung Benih Tuan Vancroft

Di setiap foto, dia terlihat seperti seseorang yang hidup dengan tertata. Ardi terus menggulir. Video-video pendek bermunculan. Suaranya terdengar lembut tapi tegas. “Jika Anda merasa hubungan mulai melelahkan, tanyakan kembali pada diri sendiri… apa yang ingin Anda pertahankan?” “Orang kuat bukan berarti tidak menangis. Orang kuat tahu kapan meminta pertolongan.” “Pasangan bukan tempat pelarian. Pasangan adalah tempat pulang.”
9.986.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai tulisan keep strong
Baca
+Pustaka
Luka Cinta Aluna

Luka Cinta Aluna

Fatma sudah berubah tanpa Aluna tahu apa alasannya. Aluna kembali membuka lembaran diary, banyak tulisan berisi kenangan tentang orang-orang yang pernah menyakiti. "Pembulian akan tetap ada, selama yang kuat menganggap rendah orang lemah. Sedangkan, orang lemah tidak mampu membalas perbuatan orang yang kuat. So, berusahalah menjadi kuat agar tidak di rendahkan." Kalimat itu tertulis jelas di bagian bawah buku diary Aluna. Aluna mengusap tulisan itu dengan ibu jari. "Iya, Aluna. Kamu harus jadi orang kuat! Jangan lemah!" lirihnya.
1011.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai tulisan keep strong
Baca
+Pustaka
Kukembalikan Suamiku Pada Mantan Istrinya

Kukembalikan Suamiku Pada Mantan Istrinya

Sementara di layer pertama terdapat aneka kertas warna-warni dan sebuah tulisan. [Kamu mampu berdiri kuat meraih kebahagiaan dan impianmu sendiri, maka tetaplah berjuang dan tetap semangat] [Kamu harus tahu bahwa kamu dapat melewati ini. Kamu kuat. Kamu pasti bisa] [Aku suka bila mengingat dirimu. Selalu ada senyuman yang merekah, bahkan ketika kita berjauh-jauhan] [Menjadi temanmu adalah yang aku inginkan. Tapi, untuk menjadi pasanganmu adalah semua hal yang pernah aku impikan]
10255.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.2K kali sebagai tulisan keep strong
Baca
+Pustaka
Menjadi Kuat Setelah Ditinggalkan

Menjadi Kuat Setelah Ditinggalkan

Suara tersebut melarang Fransiska meninggalkan butik itu. Fransiska menoleh mencari siapa sebenarnya yang telah mengucapkan kalimat sakti itu. Seorang laki-laki tampan dengan jaket casual berwarna putih berdiri tegak diantara kami. Beberapa pelayan menundukkan kepala mereka. "Kalau kamu ingin berbelanja di sini lanjutkan saja!" Hanya itu yang diucapkan oleh laki-laki tampan tersebut. Kemudian dia mengedipkan mata kirinya pada Fransiska.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai tulisan keep strong
Baca
+Pustaka
Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Ia memandangi langit-langit, mencoba menenangkan pikirannya yang terus berisik. Ia menuliskan hal-hal kecil di buku hariannya, kalimat-kalimat untuk meyakinkan diri: _"Aku kuat."_ _"Aldo bukan Rehan, dan itu bukan hal buruk."_ _"Aku akan bahagia, suatu hari nanti."_ Setiap kalimat itu ditulis dengan getaran tangan. Tapi ia tidak berhenti. *
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai tulisan keep strong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status