Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Happiness is Unwanted

Happiness is Unwanted

Ia adalah karyawannya yang teladan, pasti ada yang tidak beres jika dia tak menghilang tanpa alasan. "Tidak, Pak. Saya sudah mencoba menghubunginya namun tidak ada jawaban. " Jelas Shinta panjang lebar. Hembusan nafas kecewa keluar dari bibir Rakha. Ia bahkan sudah sangat merindukan gadis itu. "Baik lah kalau begitu. Terima kasih untuk informasinya. " Ucap Rakha. Shinta mengangguk sopan, "Sama-sama Pak. '
9.99.5K viewsOngoingAdded to Library 293 Times as unattainable
Read
+Library
Broken

Broken

“Pagi ini sebelum bapak mengumumkan hasil kerja keras kalian, bapak ingin bilang ke kalian semua, kalau kalian sudah bekerja keras dan berusaha sebaik mungkin. Bapak harap kalian dapat menerima apa pun hasil dari kerja keras dan usaha kalian.” “Bapak minta kalian jangan kecewa atau merasa sedih saat hasilnya diumumkan. Kalian harus ingat, kalau hasil hari ini bukanlah akhir dari segalanya. Karena jalan kalian masih panjang untuk mencapai impian kalian.” Pak Anton tak ingin murid-muridnya berpikir, jika hasil dari kerja keras mereka sia-sia hanya karena sebuah nilai. Pak Anton ingin para murid tahu, jika jalan mereka untuk menempuh impian bukan hanya sekedar tentang nilai. “Jika kalian merasa
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 476 Times as unattainable
Read
+Library
RETAK

RETAK

Rasa hangat dia rasakan ketika Samuel mengelus puncak kepalanya. "Ayah doakan semoga kamu mendapatkan gantinya dengan yang jauh lebih baik. Laki-laki sseperti Sebastian enggak pantas memiliki kamu." "Ayah enggak boleh bilang gitu. Sekarang laki-laki itu sudah menjadi menantu Ayah." "Ayah tahu, tetapi Ayah belum bisa menerimanya. Apa lagi Ayah merasa kecewa sama Nesya. Padahal Ayah ingin dia berkuliah, melihat dia wisuda dulu. Bukan malah menikah dulu."
103.4K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as unattainable
Read
+Library
Unperfect Story

Unperfect Story

Selanjutnya, naik ke atas sepeda motor dan melenggang pergi. Sedangkan pemuda itu hanya dapat melihat Amara menjauh, kedua tangannya lalu bergerak meremas kepala karena usahanya untuk berbicara dengan Amara kembali gagal. Bintang merasa frustasi, bingung memikirkan cara agar dapat melunakkan hati cinta lamanya. Sial! #
104.0K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as unattainable
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Bibir Dev melengkung lebar dengan mata berselimut kaca. The End
108.9K viewsCompletedAdded to Library 302 Times as unattainable
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

"KARENA AKU ADALAH SEORANG PSIKOPAT!!" "Aku tidak memiliki perasaan untuk perduli dengan orang lain, hasrat dan keinginanku lah yang utama bagi ku." Nafas Speranza naik turun. Xaviera tersenyum, dia menepuk bahu Speranza dengan pelan. "Itulah yang berusaha kami jelaskan. Kamu tidak memiliki perasaan, kamu tidak perduli dengan orang lain dan kamu hanya mementingkan hasrat mu. Jadi, bagaimana bisa psikopat seperti mu memiliki kekasih dan jatuh cinta dengan orang lain?" Xaviera mengakhiri kalimatnya dengan senyuman.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as unattainable
Read
+Library
Fated

Fated

kata bosku. Ketakutan dan ketidakberdayaan mencengkeram aku dengan kuat. Aku bisa merasakan kalau hidupku akan semakin menderita. Aku merasa sangat putus asa, aku bahkan tidak bisa lagi mengatakan kepada diriku untuk tetap kuat dan tabah. ******
109.1K viewsCompletedAdded to Library 283 Times as unattainable
Read
+Library
Patah

Patah

“Gue nggak bisa, Gee.” “Lu harus bisa! Lu harus paksa diri lu sendiri.” “I’ve been f*ck*ng trying so hard, D*mn you!” Nayara mendesis sebagai ganti berteriak. “Not yet. Sampai lu bisa hilangkan semua isi kepala lu yang absurd itu, baru namanya lu beneran trying so hard.” “Gia…”
1028.3K viewsCompletedAdded to Library 736 Times as unattainable
Read
+Library
Unforgettable

Unforgettable

Tatapan Brandon kosong, ia merasa seperti sudah tak ada harapan lagi untuk meraih Anna, ia tak ingin memaksakan perasaannya pada seorang perempuan yang jelas-jelas tak pernah menganggap serius usaha juga perasaannya selama ini. Apakah sudah cukup sampai sini dirinya dan Anna bertemu, apakah ini adalah akhir dari pertemuannya dengan Anna, semua hal yang mereka alami semata-mata memang akan pudar menjadi sebuah memori. Brandon benar-benar pasrah dengan keadaan saat ini. Rasanya Brandon ingin pergi saat ini juga ke tempat di mana tak ada seorang pun sama sekali untuk mencurahkan pikirannya.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 294 Times as unattainable
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status