Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Nakal Anak Ustadz

Istri Nakal Anak Ustadz

Ustazah Naima memejamkan kedua matanya dan berkata dalam hati, “Astagfirullah, maafkan hamba-Mu yang sudah berdosa ini Ya Allah. Hamba tidak bermaksud untuk berbohong.” Ustazah Hana mengangguk paham. “Sebaiknya Ustazah Naima istirahat saja dulu di UKS. Pergantian jam juga masih ada beberapa menit lagi.” Naima menggeleng cepat. “Tidak usah, Ustazah. Ada beberapa hal yang harus Naima kerjakan sebelum memulai kelas nanti.” “Ya sudah. Kalau begitu saya permisi dulu.”
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai ustadzah nakal
Baca
+Pustaka
Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Zahra tersenyum dan menyisir rambut Ridwan dengan jari-jemarinya, "Kenapa ekspresimu begitu, Mas?" Ridwan menghangat dengan perlakuan istrinya itu dan tersenyum, "Papa marah, Ra!" Tentu Zahra tau apa yang Papanya perdebatkan sebagai seorang muslim, tentu saja nasab. Karena nasab adalah urusan akhirat. Garis hubungan yang tidak akan pernah putus sampai akhirat, bukan hanya di dunia. Ketetapan Allah. Zahra tersenyum, "Menikahlah dengan Delena, Mas! Agar kamu bisa bersama dengan putramu! Zahra, Ridho!"
1028.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai ustadzah nakal
Baca
+Pustaka
ISTRI TANPA NAFKAH BATIN

ISTRI TANPA NAFKAH BATIN

Ustadz itu kembali berucap istighfar sangat pelan, tapi masih bisa kudengar. "Begini, saja. Kita coba untuk diruqyah, kadang kala ada campur tangan bangsa jin, guna menggelincirkan hambanya yang beriman. Cuma untuk hari ini, saya tidak bisa membantu, karena ada urusan yang sangat penting, jadi saya harus ke Jakarta setelah ini." Ada binar di wajah Mas Hendra. "Jadi kapan, Ustadz ada waktu?" tanya Mas Hendra memburu.
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai ustadzah nakal
Baca
+Pustaka
CEO Nakal Kekasihku

CEO Nakal Kekasihku

tanya Ingrid. “Ah, aku tidak tahu harus bagaimana. Anakku terlibat masalah dengan tuan putri keluarga Dawson. Mereka tidak terima.” “Ha! Yang benar?” Zahwa menempelkan telunjuk di mulutnya. “Husss, jangan kencang-kencang. Itu benar. Hah! Aku tidak tahu harus bagaimana? Aku sendiri tidak berpengalaman dengan urusan hukum.” Ingrid menggeser kursinya yang beroda agar lebih dekat dengan sahabatnya itu.
9.7213.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai ustadzah nakal
Baca
+Pustaka
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

“Papa memang jahat, tapi dia tidak mungkin membunuh istrinya sendiri.” “Kau terlalu naif,” potong Damian pendek. Ia berdiri, memutus kontak mata sepihak. “Habiskan makan malammu. Aku tidak punya waktu untuk mendebat isi kepalamu yang penuh dongeng itu.” “Uncle, tunggu! Kau tidak bisa melempar bom seperti itu lalu pergi begitu saja!”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai ustadzah nakal
Baca
+Pustaka
Dikhianati Tunangan, Dilamar Mantan Tampan

Dikhianati Tunangan, Dilamar Mantan Tampan

Apa yang terjadi padanya? “Begini....” Dia mengatur napas. Sedang aku, sedikit menggeser posisi darinya. Saat ini, Nizar berbalik ke arahku. Matanya menatap lurus pada dua bola mataku. “Kamu ingat ceramah Pak Ustadz waktu kita akad kemarin gak?” tanyanya sukses membuatku termangu memandanginya penuh tanya. “Tentang hak dan kewajiban suami istri dalam rumah tangga? Dan soal istri yang dilaknat malaikat sampai pagi karena menolak melayani suaminya?”
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 473 kali sebagai ustadzah nakal
Baca
+Pustaka
NAFKAH YANG TERBAGI

NAFKAH YANG TERBAGI

Keesokan harinya "Saga, Papa ingatkan sama kamu, ya. Kamu sudah dewasa, mana janji kamu untuk membawa calon istri kamu ke hadapan kami? Kalau kamu terus saja begini, Papa dan Mama bisa saja mencarikan kamu jodoh. Papa sama Mama sudah tua, Saga. Kami tidak tahu umur kami akan sampai mana. Papa dan Mama ingin segera menimang cucu. Papa juga ingin kamu menggantikan posisi Papa di kantor. Kamu jangan seperti ini terus, Nak. Biarkan usaha bengkel yang kamu kelola, percayakan saja kepada teman kamu atau siapa."
1032.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai ustadzah nakal
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Naila

Takdir Cinta Naila

Fa alhamahaa fujuurahaa wataqwaahaa Qad aflaha man zakkaahaa Waqad khaaba man dassahaa Kadz dzahabat tsamuudu bithaghwaahaa Idzimba'atsa asyqaahaa Faqaala lahum rasuulullahi naaqatallaahi wasuqyaaha Fakadz dzabuuhu fa'aqaruuhaa fadamdama 'alaihim rabbuhum bidzambihim fasawwaaha Walaa yakhaafu 'uqbaaha.. Naila tersenyum puas mendengar bacaan Nayra. Wanita itu mengacungkan jempolnya. "Alhamdulillah, sudah bertambah lagi hafalan anak mama." "Besok Nayra setor hafalan surah Al Balad. Dari ayat 1 sampai 7," ucapnya sambil mengamati kolom tikrar di mushafnya.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai ustadzah nakal
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Ursa Mayor
Karakter Si Naila sudah bisa ketebak dan terasa sekali kalau dia itu janda alim. Lalu, aku membayangkan Si Ammad yang pasti gantengnya war biasah dan di pikiranku perfect man banget. Dan terakhir, akan kunantikan gimana takdirnya ini.
Ucu nurhayati
kata2 nya rapih dan tidak berbelit2 jadi bacanya enak ngalir, penggambaran settingnya juga lumayan detail, kisahnya juga true life bgt, jadi janda memang sering kali jadi tempat fitnah, ayo tunjukan naila kalo kamu bukan janda sembarangan ...
Baca Semua Ulasan
Syahadat Cinta

Syahadat Cinta

ucap Ustaz Hanafi setelah menghentikan tawanya. Ahda tidak mengerti maksud dari guru besarnya itu, demi kesopansantunan ia hanya sanggup menganggukkan kepalanya dan tersenyum, meskipun senyum itu terlihat sangat dipaksakan. “Sudah jangan dipikirkan, makanlah sarapanmu, waktu kita tidak banyak,” Ustaz Hanafi kembali berbicara, Ahda kembali mengangguk takzim. ∞
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai ustadzah nakal
Baca
+Pustaka
Nafkah yang Disunat Suamiku

Nafkah yang Disunat Suamiku

Ya, dalam waktu yang berdekatan, yakni satu tahun, saat pertama menjadi istri, aku telah memiliki dua orang anak, yang membuat aku kelimpungan dengan keberadaan mereka. Sementara Mbak Husna dan Pak Hanan, harus bersabar lebih lama lagi, karena tanda-tanda itu belum muncul juga. Astaghfirullah … apakah aku sedang membandingkan kondisi kami? Do'a-do'a panjang kulangitkan untuk mereka berdua, semoga segera diberikan momongan. Terima kasih, Mbak Husna, darimu … aku banyak belajar tentang arti menerima dan menjalani takdir yang telah dituliskan dalam kitab Lauhul Mahfudz.
1029.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 878 kali sebagai ustadzah nakal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status