Cinta Orang Ketiga
Dia tak pernah mengira, keromantisan yang dia lihat dulu, bukan karena sejak awal kedua orang tuanya saling mencintai.
"Emang enggak video call, dulu. Kan, bisa?"
"Mana ada telepon pinter dulu, yang ada telepon buat ngobrol aja. Kalau mau liat, ya harus ketemu atau kirim foto." Ratna tersenyum mengingat kisahnya bersama almarhum sang suami, dulu. "Emang kenapa, ada masalah sama Adel?" Imbuhnya.
Anta mengembuskan napas keras. Dia menunduk dengan wajah semakin mendung. "Apa aku harus lepasin Adel?"