Bara di Hati Mikha
Mustahil jika ia tidak tau siapa aku, karena seantero negri Konoha ini tau siapa aku.
Lelah melihatnya yang terus mencoba mengabaikanku, aku berdeham yang membuatnya menoleh menatapku sebentar dan kembali lagi ia meminta minuman beralkohol tinggi itu. Aku hanya bisa menggelengkan kepalaku. Sepertinya kini ia sudah mulai hampir mabuk karena kini ia menaruh kepalanya di atas meja sambil menatapku dengan senyuman manisnya. Aku menahan napas saat ia mengangkat tangan kanannya dan ia menepuk pipiku pelan berkali kali.
"Ganteng juga lo, mirip Mas Rio," Katanya singkat lalu ia meringis.