Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengejar Restu Tuhanmu

Mengejar Restu Tuhanmu

ucap Kyoyo "Kenapa tidak bareng sama aku saja makannya, kita makan di resto dekat sini, lagi pula jarak dari sini ke Shinjuku lumayan jauh bibi" ucap Rin "Tidak perlu repot Rin, kami sudah membawa bekal, dan juga kami memang sepakat ingin makan di sana" jelas Akio "Em...." Rin menganggukkan kepala sebagai jawaban Rin sekilas memandang Zeyna "em...aku ikut bersama kalian boleh? Lagi pula, tidak seru jika harus sendirian di sini" ucap Rin
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai restu kost
Baca
+Pustaka
Restu untuk Pernikahan Kedua Suamiku

Restu untuk Pernikahan Kedua Suamiku

" walau dengan tangis, Clara mengucapkan itu dengan lantang. Lara dan Clara kemudian berpelukan. " Jangan menangis Lara, nanti make up kamu akan luntur!" bisik Clara pelan, membuat Lara tersenyum simpul. Lalu tibalah giliran Anton. "Ini awal yang bagus, Anton. Kau menikah dengan restu ayah, ibu serta istrimu. Semoga Allah memudahkan jalan pernikahan kalian, semoga Allah membimbingmu supaya kau bisa adil pada istri istrimu!" kata Pak penghulu sebelum mic itu berpindah tangan ke Anton.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai restu kost
Baca
+Pustaka
Jenazah Suamiku

Jenazah Suamiku

Restu menyodorkan sepiring mie goreng ke hadapan. "Nggak deh, Res, aku nggak napsu makan. Perutku mual ini." Aku memilih menenggak jus jeruk saja. "Hmm ... Terserah deh." Dia melengos kesal dan melanjutkan makannya. Setengah jam berlalu, Restu kembali menggandeng tanganku naik ke pesawat dengan tujuan Kota impiannya Kinan alias Mamim di film 'Benang Putus' itu.
9.9261.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.7K kali sebagai restu kost
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN ISTRI TERSAKITI

PEMBALASAN ISTRI TERSAKITI

tanya si penjual itu lagi. "Iya, Bu. Kenapa?" "Owh gak papa." Si penjual itu mengangguk dan mengambilkan air botol Aqua ke Rasty. "Bukan ini, Bu. Yang pake gelas aja," Resty menolak halus, saat ini ia harus menekan dan benar-benar memotong pengeluaran, setidaknya kalau minum air putih biasa pastinya hanya diberikan gratis. Apalagi Om Danu juga sudah lama tidak berkunjung.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai restu kost
Baca
+Pustaka
Meminang Bu Dosen

Meminang Bu Dosen

tanya Inara sambil menyerahkan bungkusan dari Gala. Resta mengangguk sambil terus menatap layar laptop di hadapannya. “Kamu baru beli makan? Kok, gak bilang. Aku laper, nih.” “Itu buat kamu.” “Widih, baik bener, tumben?” Resta membuka kantong tersebut. Matanya membulat mendapati kue terang bulan dengan merk dagang yang paling terkenal akan kualitasnya se-kota Malang. “Beneran ini buatku?”
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai restu kost
Baca
+Pustaka
Rest Area

Rest Area

Nah, di sinetron itu Aliando dan kawan-kawan bibirnya pucat dan mukanya putih kayak tembok kantor pos. Pandanganku beralih pada kostum yang dia pakai. Januari mengenakan kaos lengan pendek polos berwarna putih dan kolor selutut bergambar tengkorak. Aku yakin dia belum mandi. Rambutnya yang mulai tumbuh itu acak-acakan kayak orang gila. "Rajin banget mau berangkat PKL shubuh-shubuh gini," sindirnya.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai restu kost
Baca
+Pustaka
PERSUGIHAN

PERSUGIHAN

Narnia menghela nafas nafas panjang melihat kelakuan Resti yang hobi meremas dadanya yang sintal. Saat Narnia pergi, Resti menampakkan senyumannya jahatnya. Ia sudah lama mengincar Narnia untuk di jual kepada salah satu pelanggan yang merupakan om-om mesum yang sudah mulai memasang tarif satu demi satu. Resti akan masih menunngu, siapa yang memasang tarif tertinggi. Maka saat itu ia akan menjebak Narnia untuk di setubuhi oleh para pelangannya yang menginginkan gadis sekolah dengan badan aduhai.
9.8322.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai restu kost
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
ANGELA HIKARU
Hai para hatter... ngak usah lapor2in deh ke editor dan gosip. apa lagi persulit rezeki orang. rezeki sudah di atur tuhan dan usaha dong... jangan sirik dan persulit rezeki orang. karma pasti berlaku 😘😘 sekarang kalian bisa ketawa. tapi bisa sampai kapan...
NanaMia
Kak Angela, aku udah baca hingga bab 97. Jujur deh, pada bab awal aku sakit ati sama Ardi, tapi di bab 96 hingga 97 aku merasa kagum dengan perkembangan watak Ardi. cerita kakak bikin aku merasa roller-coaster gitu. Semangat kak. Tiap hari aku menunggu bab seterusnya😭💪🏻
Baca Semua Ulasan
The Real CEO

The Real CEO

Ketika pintu lift yang dimasuki Elok sudah hampir menutup, sebuah telapak tangan tiba-tiba terselip dan kembali membuat pintu itu terbuka lebar. Restu. Pria itu masuk ke dalam lift, lalu berdiri di samping Elok. “Jangan sampai masalah rumah tanggamu justru jadi bulan-bulanan media.” Restu mengeluarkan sebuah kantung plastik dari saku jasnya, dan menyodorkannya pada Elok. Setumpuk obat yang Restu temukan di bawah kursi kerja Elok, dan baru sempat ia berikan kali ini. Ketika mendapat info bahwa obat yang ditemukannya hanya obat sakit kepala, maag, dan antibiotik biasa, rasa khawatir Restu mendadak musnah.
10106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai restu kost
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Amy
selalu suka dengan cerita mbak Kanietha aku setuju mbak Elok pisah dengan mas Harry karena buatku, tidak ada alasan pembenaran untuk perselingkuhan BIG NO untuk perselingkuhan semangat mbak Elok semangat juga buat mbak Kanietha ditunggu selalu up-nya, mbak ......
Ayu Ilma
oalaahh, ternyata disini toh asal usul cita ada. hasil selingkuhan harry sm sandra, duh kasian kmu cita... dr kmrn bingung karya prtamanya mba beb tuh yg mana, krna baca hasil muncul tiap baru buka gn. jd ngacak bngt yg trnyata nyambung² dr novel sblmnya
Baca Semua Ulasan
Menjadikanmu Milikku

Menjadikanmu Milikku

Berjalan semakin mendekat lalu merangkul keduanya. “Kangen,” ucapnya. Melepaskan pelukan tatapan Ava tertuju pada wanita yang berperut buncit, mengulurkan tangan untuk dapat menyentuhnya. "Sudah berapa bulan, Res?" Iris hazle itu kini tertuju pada si pemilik daksa yang bernama Resti. "Sudah tujuh bulan,” jawabnya. Ava menatap Resti lalu beralih pada perut yang membuncit sembari tersenyum. Pasti perasaannya bahagia sekali.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 435 kali sebagai restu kost
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status