Hasrat Liar Sang Kakak Ipar
Begitu ia duduk, pelayan itu menyerahkan menu, dan Lea dengan cepat memesan secangkir cappuccino serta croissant almond.
Saat menunggu pesanannya datang, ia menyandarkan tubuhnya pada kursi dan menghela napas perlahan. Untuk sesaat, ia bisa melupakan kekacauan yang memenuhi pikirannya. Tentang Kayden, tentang batas yang telah mereka lewati, dan tentang perasaan yang semakin sulit ia pahami.
Namun, kebebasannya tidak bertahan lama.
Suara notifikasi ponselnya tiba-tiba berbunyi dan membuatnya mengerutkan kening. Saat ia meraihnya dan melihat layar, napasnya hampir tersangkut di tenggorokan.
人気のチャプター