Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Pengganti

Menantu Pengganti

"Aku berhasil, Nyonya! Bukti kasetnya, aku kirimkan. Kau harus selamatkan adikku. Aku di pelabuhan. Mereka mencariku." Itu suara Bima. Dia berhasil. Dia tidak menunggu kode, dia sudah merilis kaset itu sebelum server dihapus. Bima berhasil. Tapi suaranya terengah-engah, penuh bahaya. Aruna tersentak. "Bima! Jangan mati! Di mana kau mengirimnya?!" "Telegram... ke... Nyonya Sinta," jawab Bima. "Kapal terakhir... ke luar kota... Selamatkan adikku!"
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai wayang resi bisma
Baca
+Pustaka
Tentang Restu

Tentang Restu

“Hmm... Baiklah, terima kasih ya Bi.” “Sama-sama Nyah, sudah tugas saya.” Nyonya Mira, Tuan Sanjaya, dan Ressa melangkah melewati Bi Wati. Mereka langsung menuju ruang keluarga. Sedangkan Bi Wati, menuju ke belakang hendak mencuci pakaian kotor Ressa yang dipakai di rumah sakit. Di ruang keluarga, di sana sudah ada keluarga Budiman yang menunggu calon menantunya. Tentu saja di sana ada Gilang, calon tunangan Ressa, dan juga Winda, calon adik ipar Ressa.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai wayang resi bisma
Baca
+Pustaka
Menikahi Suami Palsu

Menikahi Suami Palsu

Risya melahirkan dan enggak ada yang nemenin dia. Mas Bimo : Jaga dirimu. "Gimana kamu bisa menjaga hatiku sekarang, Mas Bim?" lirih Wendy terdengar bak bisikan yang langsung hilang diterbangkan angin laut. ### Bimo langsung memesan tiket pesawat secepat mungkin begitu mendapat kabar dari teman Risya jika sang mantan masuk rumah sakit akibat ketubannya pecah. Tak peduli harus merogoh kocek lebih dalam daripada harus menunggu penerbangan pertama besok pagi. Begitu ditelepon, Bimo langsung minta ijin kepada atasan agar bisa ke Yogyakarta dengan dalih ibu sakit. Memang kurang ajar tapi dia tak punya pilihan kala hanya kebohongan yang bisa dilakukan.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai wayang resi bisma
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

Banyak pikiran yang muncul dalam benaknya, rasa ingin menelpon Wijaya juga ada tetapi Arga ragu. Pukul setengah 8 Arga sampai di Bandara Soekarno Hatta. Ia bergegas mencari taksi untuk pulang kerumah orangtua angkatnya, sebelum itu ia menelpon Bisma. Belum sempat Arga menelpon Bisma tiba-tiba saja ada panggilan masuk dari Bisma, seseorang yang tadi ingin ia hubungi. "Halo." "Kamu dimana? kakak cuma mau bilang kalau mama dan papa telah tiada," kata Bisma menahan tangisnya.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai wayang resi bisma
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status