Friend with Benefit (Bahasa Indonesia)
Tapi sesekali temannya itu bertanya tentang kabar Elena yang sudah beberapa bulan menetap di indonesia.
Elena sedikit bingung dengan perasaannya, sejak semalam, ia merasa tidak nyaman dengan Yogie, apa karena lelaki itu tidak berhenti menyebut nama wanita lain saat bercumbu dengannya? Apa karena alasan itu? Tidak!! Sepetinya bukan karena itu. Elena tahu, seharusnya ia tidak peduli apa yang di ucapkan Yogie, yang harusnya ia pedulikan adalah lelaki itu yang dapat memuaskan hasrat seksualnya, hanya saja, semalam.... ia merasa tidak puas. Ia merasa jika Yogie menyentuhnya seperti sentuhan Gilang, guru les privatnya yang setengah gila.
Elena menggelengkan kepalanya dan kembali menatap layar mon