Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
FLOWIE

FLOWIE

tanya Natalie mengambil posisi duduk di sebelah Flowie. Flowie memandang lurus ke luar jendela, memperlihatkan perkebunan bunga matahari yang mulai bermekaran. Ini sudah memasuki musim semi. “Aku selalu berpikir bahwa aku adalah kakak yang tidak berguna untukmu Nat,” jawab Flowie dengan pandangan sendu. “Kenapa kau berpikir seperti itu?” tanya Natalie bingung.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as when the flowers bloom
Read
+Library
Perjalanan Si Gadis Penyihir Angin

Perjalanan Si Gadis Penyihir Angin

Tolvanstad, Vitania Utara. Musim semi adalah waktu di mana bunga-bunga yang indah bermekaran. Ini adalah musim favorit bagi orang-orang untuk memetik tanaman hias nan cantik itu untuk dijadikan hiasan rumahnya ataupun diberikan pada kekasihnya.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as when the flowers bloom
Read
+Library
Marriage Partner

Marriage Partner

Lelaki itu mendekatkan bibirnya di telinga Flora untuk berhitung mundur, "Tiga, dua, satu..." Adam membuka tangannya dari mata Flora, bertepatan dengan ledakan sejuta bunga yang berkilau laksana emas yang menyinari langit malam. Flora membelalak, terpukau, tak menyangka kalau akan ada kembang api malam ini. Suara desing lembut yang diikuti oleh suara ledakan serta visual gemerlap di angkasa membuat matanya berkaca-kaca.
1016.4K viewsCompletedAdded to Library 327 Times as when the flowers bloom
Read
+Library
The Beauty & The Monster

The Beauty & The Monster

“Kau, seperti bunga maehwa.” “Bunga canola juga tak kalah kuat. Mereka ditanam di suhu dingin saat salju turun, lalu berbunga saat musim semi, dan mulai dipanen saat musim panas untuk dijadikan minyak oleh sebagian orang. Aku, ingin seperti mereka.” Dan di saat itu, Moa menghilang dari pandangan Nara, hanya menyisakan canola yang menari karena sapuan angin.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as when the flowers bloom
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Dia menimpali, "Bunga kamelia di istana ini ternyata banyak banget." Luis berbicara sambil tersenyum lembut, "Hampir setiap istana punya bunga seperti ini. Gampang dirawat dan selalu terlihat indah saat mekar. Beberapa waktu lagi, saat musim dingin benar-benar tiba, bunga plum juga akan mulai bermekaran." Anggi meniupkan napas ke telapak tangannya yang dingin dan mencoba menghangatkan diri. Dia menimpali, "Waktu berlalu begitu cepat. Rasanya baru berkedip, tahu-tahu sudah berganti tahun lagi."
9.7963.6K viewsCompletedAdded to Library 25.1K Times as when the flowers bloom
Show Reviews (93)
Read
+Library
Rifda Nafisha
plisss lah thor up tiap hari banyakin yahhhh... bagus bgt critanya..seru banyak²in part luis & anggi biar yg baca giginya sampe garing cz nyengir² mulu. hehehe 2 hari ini maraton dari bab awal sampe 178 baru kelar smalem smpe koin jebol wkwkwkwk hari ini dtunggu ya upnya,, semangat thorrr & thankyou
irmayyunita20
Kalau aku di posisi Luis bakal cemburu banget sih. Bayangin aja ketika suami pergi kerja, istri malah berduaan menghabiskan waktu sama pria lain. padahal aku cewek lo, entah dianggap kakak/adik namanya beda darah ya tetep orang lain. Meskipun kasian banget sama Aska, kenapa Anggi ga mikirin Luis sih
Read All Reviews
Perawat Mantan Napi Milik Sang Pewaris

Perawat Mantan Napi Milik Sang Pewaris

Rerumputan tumbuh tinggi tersapu oleh kuningnya sinar matahari sore yan akan terbenam, hamparan bunga liar poppy dan blue irish tumbuh dengan baik saling bercampur. Ber alaskan sehelai kain, Floryn duduk memeluk lututnya di atas bukit, melihat kesibukan dermaga kota North Emith yang mana kapal-kapal tengah berlayar diantara suara ombak dan nyanyian burung camar.
9.924.6K viewsCompletedAdded to Library 960 Times as when the flowers bloom
Show Reviews (21)
Read
+Library
Tety Juniarwati Sa
Bagus sekali cerita ini, dan ini adalah Novel pertama yg membuat ku jatuh cinta, alur nya bagus, kharater Pria dan Wanita pemeran utama nya, keren, tegas dan gak plin-plan. Konfliknya jelas,. gak berbelit-belit. Gak rugi baca ini cerita. Pokoknya penulis cerita ini, keren habis
Silent Heart
Jujur, sejauh ini, ini adalah satu-satunya novel paling sering bikin mewek tapi ku baca sampai habis, gak bikin bosen, bikin penasaran, dag dig dug, mengaduk segala macam emosi. Sampai sekarang belum bisa move on. Moga ada segera ada karya baru yang bisa bikin move on...
Read All Reviews
Bunga yang Gugur, Mekar Kembali di Musim Baru

Bunga yang Gugur, Mekar Kembali di Musim Baru

"Kamu nggak mau? Kamu nggak mau, tapi lihat dulu si tengil Reza ini, dia mau atau nggak!" ... Suasana di dalam kamar rawat begitu ramai dan hangat. Sementara itu, di luar pintu, Aris menatap buket bunga di tangannya. Pada akhirnya, dia kehilangan keberanian untuk melangkah masuk. Dia pun membuang bunga itu ke tempat sampah di sampingnya, lalu mencuri pandang ke arah Rania untuk terakhir kalinya. Gadis itu terlihat sangat bahagia. Dia telah menemukan kebahagiaan yang baru.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as when the flowers bloom
Read
+Library
Flower Travel

Flower Travel

"Cuma satu bunga aja, nanti juga tumbuh." "Jangan, Nak!" Tidak kupedulikan raungan orang tua tersebut dan aku langsung memetik bunga kutukan ini dengan rasa puas sampai tersenyum lebar. "MEGAN, STOP!" Terdengar teriakan Sherly dan aku sontak menoleh hingga melihatnya yang sedang berlari sembari membawa buku flower travel tengah terbuka. Matanya membulat, seolah sedang panik.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as when the flowers bloom
Read
+Library
Cinta di Kursi Roda

Cinta di Kursi Roda

Laila menunduk, memetik bunga liar yang tumbuh di bawah pohon itu, lalu berbalik menatap Raka. “Lihatlah bunga ini,” katanya, sambil mengangkat bunga liar yang kecil namun cantik di tangannya. “Bunga ini tumbuh di antara rerumputan yang mungkin tidak diperhatikan orang. Tapi ia tetap tumbuh, tetap mekar, dan memberikan keindahan bagi siapa pun yang mau melihatnya.” Raka menatap bunga itu, mencoba memahami maksud Laila. Ia merasakan sesuatu yang hangat merambat di hatinya. “Kamu mau bilang… bahwa aku bisa seperti bunga ini?”
1.8K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as when the flowers bloom
Read
+Library
Raja Yang Agung Itu Berlutut Di Hadapanku

Raja Yang Agung Itu Berlutut Di Hadapanku

Ujung bibirnya bahkan terangkat sedikit, hampir seperti senyum. Seperti riak air pertama di kolam beku. Lentera-lentera di paviliun bergoyang pelan, bayangannya di lantai giok menyerupai bunga mekar di musim semi. Di luar, angin membawa harum bunga plum, seakan ikut menghembuskan harapan baru.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 255 Times as when the flowers bloom
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status