Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Enslaved To The Ruthless Alpha

Enslaved To The Ruthless Alpha

Claire was tagged as a wolfless and weak Alpha and with this name, she was unable to live the life she wanted. One day, in a party for only high ranked werewolves, Claire finds her mate. She sees this as an opportunity to leave the life she's always hated. She goes with Alpha Nathan but he doesn't turn out to be exactly who she thought he was. He traps Claire and makes her life very miserable. Causing her pain and punishing her for the sin of her mother. She get's Enslaved To A Ruthless Alpha
Werewolf
8.37.0K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
EX to NEXT 21+

EX to NEXT 21+

🔞 Adult content! ⚠️ Sesuaikan usia kalian untuk membacanya! Bianca merasa jika dirinya benar-benar telah berada di tepi jurang bernama hasrat yang tertutup kabut sehingga tidak terlihat dasarnya, hanya satu langkah lagi ia benar-benar akan melompat ke dalam jurang itu bersama Evander. Ketika tangan Evander  menyusup ke dalam piamanya dan membelai bagian paling pribadinya seraya bibirnya terus mencumbui bibirnya, Bianca benar-benar merasa dirinya akan menyerahkan segalanya pada Evander. Saat Evander menarik celananya, Bianca sudah tidak bisa lagi berpikir untuk menolak. Ia menantikan saat di mana rasa nyeri yang bergelung di bawah perutnya ditawarkan oleh Evander. 📌 Instagram : Cherry.blossom0311
Romansa
10101.3K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
DALAM DEKAPAN MAFIA

DALAM DEKAPAN MAFIA

21++ Cerita dewasa!!! Bijaklah memilih bacaan! "Aku... mencarimu untuk berterima kasih," ucap Luna pelan, hampir ragu. Luke baru mengangkat pandangan dan tatapannya turun, pelan, tidak sopan, seolah sedang menilai Luna. Merah gaunnya memotong hitamnya ruangan seperti luka yang belum menutup. "Berterima kasih?" tanya Luke, suaranya berat. Luna menggenggam jemarinya sendiri, caranya berdiri terlalu lurus dan kaku. Tidak ada senyum dan tidak mendekati Luke. Ia seperti seseorang yang datang ke ruang pengadilan. "Ya. Berterima kasih karena akhirnya aku mendapatkannya dan semua itu tidak akan terjadi jika bukan karena kamu," ucapnya hampir parau. Luke menyandarkan punggungnya ke sofa. Satu kakinya bergeser, memberi ruang kosong di sampingnya—gerakan kecil, hampir tak terlihat, tapi penuh makna. Sementara bibirnya mengulas senyum licik yang sangat samar. "Terima kasih tidak membutuhkan gaun seperti itu," ucapnya datar. Merah gaun itu bukan sebagai godaan yang ia minta, tapi sebagai tanda Luna tidak sedang bermain melainkan sedang belajar berjalan di wilayah yang salah. Dan Luke tahu—perempuan di hadapannya belum menjadi monster, tapi sudah berhenti menjadi korban. "Namun, kau datang sendiri, dengan warna yang sangat berani. Di duniaku, ini disebut undangan," lanjut Luke dengan tenang.
Romansa
109.1K viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
The Pretend Darkness

The Pretend Darkness

My younger brother told me he was overwhelmed by school stress and had developed depression. I tried to help by encouraging him to seek treatment, drawing from my own experience with the illness. However, my mother blamed me, accusing me of passing the depression onto him. She took me to a witch, who locked me in the house. Every day, the witch used willow branches to drive away evil spirits, beating me until my skin was raw, forcing me to drink filthy water, and making me bleed. "This is the only way to banish the evil and bless your little brother." After enduring days of torment, my depression worsened, and I chose to end my life. However, when I opened my eyes again, I was back to the day my brother first confessed his depression. I looked at my body—whole and unharmed. This time, I will make them pay for everything I endured.
Read
Idagdag sa library
The Accidental Encounter

The Accidental Encounter

After encountering problems at work, I lose myself in a virtual reality game. I randomly meet a male player in there and depend on my amorous interactions with him to escape reaity. We flirt with each other and have roleplay; he grunts and groans over the microphone. Everything changes when I accidentally reveal my true identity. The young man next door pins me underneath him and roams his hands over my body. When he speaks, his voice is hoarse. "You were great at flirting in the game, weren't you? Why can't you make those noises now?"
Read
Idagdag sa library
Membawa Lari Anak Duke

Membawa Lari Anak Duke

"Oh tidak! Aku benci anak-anak!!" Irina Fernandaliz, terus mengumpat ketika pertama kali menginjakan kakinya di panti asuhan. Irina sangat anti dengan anak-anak apalagi yang sudah menginjak usia 5 tahun, menurut Irina mereka sangat menyebalkan! Jika bukan karena suruhan ibunya yang menyuruhnya untuk mencari muka di depan publik demi menutupi skandalnya yang sudah menjadi headline, ia tidak akan sudi beramah tamah disini. Saat ia akan kembali pulang dari panti asuhan, tiba-tiba mobil yang dikendarai oleh supirnya oleng menembus pembatas jalan hingga hancur dan merenggut nyawa nya dan sang supir. Ketika detik terakhir nya saat ia benar-benar merasakan tubuhnya hancur dan sakit luar biasa, ia melihat sebuah cahaya menghampiri nya kemudian menariknya hingga ia benar-benar menutup mata. _______________________ Verona Van Helsing "Kau jahat Alexander! Aku baru saja melahirkan putra putri kita, aku baru saja kehilangan ayah ku dan sekarang? Kau menambah penderitaan lagi kepada ku dengan membawa perempuan ini Alexander? kau sungguh pria yang kejam!" Verona sudah tidak bisa bertahan lagi, ia sudah pasrah jika ia harus meregang nyawa dengan cara tenggelam. Namun ia berdoa di akhir hayatnya, ia meminta jika anak-anak nya dapat hidup dengan bahagia tanpa merasakan kurangnya kasih sayang. Verona menyesal atas apa yang telah ia perbuat kepada anak-anaknya. Bagaimanapun mereka tidak bersalah, mereka hanya korban dari keegoisan orang tua mereka.
Fantasi
106.4K viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
Her Mate, His Redemption

Her Mate, His Redemption

"It's not so simple to seek death," Zedex groaned coldly. "Living will be a torment, that I will grant you for the rest of your life." “Ughhh…!” I let out a piercing scream, feeling overwhelmed by the situation. This man was a monster, a demon disguised as a human. **** After discovering her best friend Sia's ultimate betrayal with boyfriend Leo on their three-year anniversary, Camila Stone's world shattered. The devastating blow worsened when Leo rejected her upon learning about her terminal heart disease, courtesy of Sia's malicious revelation. Heartbroken and seeking solace, Camila stumbles upon Alpha Zedex at a clubhouse. Their passionate night together ignites an unquenchable desire. Unknown to Camila, Alpha Zedex possesses the cure for her heart disease. Alpha Zedex, haunted by past rejections and crudity from the human hunters, vowed to keep emotions at bay and seek revenge. However, Camila's determination to claim him as hers threatened to dismantle his defenses. Will she succeed, Even at the stake of her life? Will Alpha Zedex push behind his hunted past and accept her as his mate? Will he accept to be redeemed?
Werewolf
101.3K viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
My Family Fell Apart After I Died Serving as My Sister's Blood Bank

My Family Fell Apart After I Died Serving as My Sister's Blood Bank

My sister was the golden child, the pride of our family, but she had a rare blood disorder that required treatments costing thousands every month. To keep her alive, I became her personal blood donor, working nonstop to pay for her care and delivering food all day and night. But one day, she nearly died from hemorrhaging after trying to abort a pregnancy. That’s when I learned the child she was carrying belonged to my boyfriend. When I confronted him, he didn’t even flinch. Instead, he dragged me to the operating table himself. “You were born to be her blood bank. Dying for her? It’s the best thing you’ll ever do.” I was left there, bleeding out, my life slipping away with every drop. But as death closed in, something changed. The people who once hoped I’d disappear—the ones who used me, betrayed me—they all began to unravel, losing their insanity.
Maikling Kwento · Romance
4.1K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
NO SAFE WORD: A Collection OF Dark Desires

NO SAFE WORD: A Collection OF Dark Desires

***Warning: Mature Audience Only*** No Safe Word is a sinful collection of short stories where control is the ultimate game, and surrender is inevitable. From ruthless CEOs to dangerous strangers and forbidden rivals, every short stories teases the edge of pleasure. Each story pulses with obsession, domination and a passion that burns through every rule… just when you think you’ve had enough, it pulls you deeper into a world where there is no safe word. Dare to play? There’s no turning back once you say yes.
Romance
827 viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
The Tycoon's Scandal (Indonesia)

The Tycoon's Scandal (Indonesia)

Warning ! Cerita dewasa (21+) Harap bijak memilih bacaan ! Seuaikan usia kalian. ⚠️⚠️ Cerita dewasa!  Bukan bacaan anak kecil, sesuaikan usia kalian membaca ini! "Crys...." Crystal kembali menginterupsi ucapan Chiaki, ia menempatkan jadi telunjuknya di depan bibirnya dengan posisi vertikal. "Kau harus menurut, oke?" Apa-apaan? Menurut? Memakain es krim malam hari? Chiaki semakin terbengong-bengong saat menyaksikan Crystal meletakkan ember es krim di atas nakas, tetapi bukan itu yang membuat Chiaki terbengong-bengong. Yang paling menakjubkan adalah Crystal melucuti pakaiannya sendiri kemudian melucuti pakaian yang Chiaki kenakan dengan cara yang luar biasa berani seperti bukan Crystal yang selama ini ia kenal. "Crys, apa yang kau lakukan?" Crystal menyeringai. "Aku bilang tadi, 'kan?" Kerutan di kedua alis Chiaki bertambah dalam. "Tapi, untuk apa kau mengambil es krim?" Kulit pipi Crystal memerah dan demi Tuhan, Chiaki sangat menyukai setiap kulit pipi Crystal memerah, terlebih lagi mereka berdua telah polos. "A-aku hanya ingin menikmati es krim." Crystal meraih ember es krim. "Kau harus berbaring," ucap Crystal malu-malu. Meski pikirannya diselimuti dengan keheranan, Chiaki mengejawantahkan perintah Crystal juga, ia berbaring di atas tempat tidur. "Crys, jangan katakan...." "Itu benar," sahut Crystal, ia membuka penutup ember es krim lalu menyendok sedikit es krim, meletakkannya di atas dada Chiaki. Chiaki menggeram karena sensasi dingin yang melanda kulitnya. "Crys, akan kubalas kau." Crystal justru tertawa. "Kau ternyata rewel juga, ya?" Chiaki juga tertawa, tetapi dalam sekejap ia menggeram karena Crystal menjilati es krim yang ada di dadanya menggunakannya lidahnya membat  Chiai mencengkeram seprei dengan erat karena gairah menerpa dirinya setiap kali lidah Crystal yang menjelajahi kulitnya. Gadis itu meletakkan es krim di dadanya kemudian menjilatinya hingga es krim itu dengan cara yang sangat nakal, bahkan Crystal melumuri kejantanan Chiaki dengan es krim lalu menikmati es krim menggunakan lidahnya yang hangat.  
Romansa
9.9141.9K viewsKumpleto
Ipakita ang mga Review (69)
Read
Idagdag sa library
p33kh13
tuisan chery yg kedua yg kubaca. selain panas, ceritanya tidak dipanjang2kan, tapi tak terlalu ngebut sehingga rasanya kepingan puzzle lengkap dan pada tempatnya meski tidak berurut dr atas ke bawah, kiri ke kanan. Good job, Cherry!
Hareudang
ini cerita ke 3 dri karya kak Cherry yg aku baca setelah "a bankrupt billionaire" dan "i win you". tp yg d "a bankrupt billionaire" itu agak kesel endingnya smpe baper aku😭😭 smua nya bagus2 walaupun ada konflik tp gak bertele2. semangat ya kak
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
89101112
...
47
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status