Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam
Shara, berdiri dengan gaun sutra yang meliuk sempurna, senyum manis terpampang di bibirnya.
Reve segera berdiri, sebuah gerakan otomatis yang telah menjadi rutinitas. “Kenapa ke sini, Sayang?” tanyanya, mendekati Shara.
“Apa kamu bosan di rumah?”
Shara mengangguk, matanya berbinar. “Iya. Jujur saja, aku ingin kita bulan madu, Reve. Sudah satu tahun kita menikah, tapi bulan madu kita selalu tertunda.” Ucapannya polos, seperti anak-anak merengek pada orang tuanya. Sebagai istri yang pernikahannya diwarnai oleh ketidakhadiran dan keanehan suaminya, keinginan untuk memiliki momen romantis adalah hal yang wajar bagi Shara.
Hot Chapters