Impossible Love
Bulan POV
Angin berhembus kencang, ketika ku sedang asik membaca buku di sebuah hutan yang tak jauh dari penginapan keluargaku, ada seseorang yang menyapaku dibawah hembusan angin yang mampu menyibakan rambut panjangku.
Lelaki yang terlihat lebih tua dariku namun memiliki wajah yang cantik dibanding tampan menyapaku seraya menjulurkan tangannya padaku, rambut pirangnya terkibas oleh angin seraya tersenyum lembut padaku.
"Hey, siapa namamu?" tanya anak padaku, kukira awalnya dia akan berbicara bahasa asing padaku ternyata dia fasih berbahasa pribumi juga.
Hot Chapters