author-banner
Razi Maulidi
Razi Maulidi
Author

Romances de Razi Maulidi

Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

*Sinopsis:* Alessia, seorang wanita bahagia dengan suami dan keluarga, hancur ketika tahu adiknya, Dania, berselingkuh dengan suaminya, Adrian. Setelah koma berbulan-bulan, Alessia bangun dengan tekad balas dendam. Dengan identitas baru, dia mulai menghancurkan Adrian dan Dania. Tapi, bisakah dia melupakan rasa sakit, atau malah jatuh cinta lagi? yuk lanjut baca ..🥰
Ler
Chapter: Bab 70. Mekar Dalam Keabadian (TAMAT)
Pagi itu, gedung A-Legacy berdiri lebih angkuh dari biasanya. Tidak ada lagi gosip miring di kantin karyawan, tidak ada lagi bisikan tentang pengkhianatan di ruang direksi. Nama Raka dan Dania telah terhapus dari sejarah perusahaan, terkubur di balik jeruji besi yang dingin. Alessia telah berhasil melakukan apa yang dianggap mustahil oleh banyak orang: ia membersihkan kerajaannya dari akar hingga ke pucuk.Di ruang kerjanya yang luas, Alessia berdiri di depan jendela kaca besar. Ia tidak lagi menatap ke bawah, ke arah jalanan yang sibuk, melainkan menatap jauh ke cakrawala. Di tangannya, ia memegang sebuah foto kecil yang sudah menguning—foto ayah angkatnya yang sedang tersenyum."Sudah selesai, Pa," bisiknya. "Semuanya sudah kembali ke tempatnya."---# Warisan yang DibersihkanLangkah kaki Rico yang mantap terdengar mendekat. "Nona, semua dokumen pelimpahan dana untuk yayasan panti asuhan sudah selesai ditandatangani. Sesuai permintaan Anda, sebagian besar laba dari penyitaan aset k
Última atualização: 2026-06-19
Chapter: Bab 69. Konfrontasi Terakhir di Menara Kaca
Pagi itu, langit Jakarta tampak kelabu, seolah-olah awan sedang menahan napas menyaksikan babak terakhir dari sebuah drama panjang. Ruang rapat utama di lantai 70 gedung A-Legacy telah diatur sedemikian rupa. Meja oval panjang dari kayu mahoni yang mengkilap menjadi saksi bisu berkumpulnya para pemegang saham dan jajaran direksi.Raka duduk di ujung meja dengan posisi yang sangat santai, hampir terkesan meremehkan. Ia mengenakan setelan jas abu-abu mahal, tangannya sibuk membolak-balikkan map proposal merger Singapura yang sempat ditolak Alessia. Di sampingnya, dua direktur senior tampak berbisik-bisik dengan wajah tegang. Mereka telah dijanjikan posisi yang lebih tinggi jika mosi tidak percaya terhadap Alessia berhasil hari ini."Mana Nona Alessia? Kita tidak punya waktu seharian untuk menunggu seorang pemimpin yang tidak disiplin," ujar Raka dengan suara keras, sengaja agar didengar oleh seluruh ruangan.Tepat saat kalimat itu selesai, pintu ganda ruang rapat terbuka lebar. Alessia
Última atualização: 2026-06-19
Chapter: Bab 68. Duri di Balik Tahta
Keheningan malam di kantor pusat A-Legacy biasanya terasa menenangkan bagi Alessia, namun malam ini, keheningan itu terasa seperti predator yang sedang mengintai. Setelah perjamuan yang melelahkan, ia tidak segera pulang. Ia duduk di kursi kerjanya, memutar-mutar sebuah pulpen perak, sementara pikirannya melayang pada laporan rahasia yang baru saja diberikan oleh Rico sebelum ia pergi.Laporan itu bukan tentang Adrian, melainkan tentang Raka.Selama beberapa bulan terakhir, Raka telah menjadi tangan kanan yang sangat efisien. Namun, ambisi pria itu mulai menunjukkan tanda-tanda yang mengkhawatirkan. Rico menemukan beberapa aliran dana kecil yang dialihkan ke perusahaan cangkang di luar negeri—metode yang sangat mirip dengan apa yang dulu dilakukan oleh keluarga Adrian. Sepertinya, kursi kekosongan kekuasaan yang ditinggalkan Dania mulai menggoda Raka untuk mengisi posisi "penguasa di balik layar"."Kau terlalu cepat merasa menang, Raka," gumam Alessia pada kegelapan ruangan.---# Per
Última atualização: 2026-06-19
Chapter: Bab 67. Residu Kehancuran
Pagi hari di Jakarta tidak pernah peduli pada tragedi semalam. Matahari terbit dengan angkuh, menyinari gedung-gedung pencakar langit yang tetap berdiri tegak, termasuk menara A-Legacy yang kini menjadi simbol kekuasaan tunggal Alessia. Namun, di dalam dinding kaca yang dingin itu, suasana tidak sesegar udara pagi. Alessia duduk di meja kerjanya, bukan untuk merayakan kemenangan, melainkan untuk menandatangani tumpukan dokumen penyitaan yang dikirimkan oleh tim hukumnya.Setiap lembar kertas yang ia tanda tangani adalah paku terakhir di peti mati finansial keluarga Adrian. Rumah utama di Menteng: disita. Koleksi mobil mewah: disita. Apartemen rahasia di Dharmawangsa yang sempat disebut-sebut Mami Widya: juga masuk dalam daftar sita berkat informasi dari mata-mata Rico. Alessia tidak menyisakan ruang sedikit pun bagi mereka untuk bernapas dalam kemewahan."Nona, tim kurator akan bergerak jam sepuluh pagi ini," lapor Raka yang masuk dengan wajah cerah. Ia tampak sangat menikmati kehancu
Última atualização: 2026-06-11
Chapter: Bab 66. Gema di Ruang Kosong
Kepergian Dania yang diseret oleh pihak berwenang tidak serta-merta membawa kedamaian ke koridor lantai ICU itu. Sebaliknya, yang tersisa hanyalah keheningan yang menyesakkan, jenis keheningan yang biasa mengikuti ledakan besar—telinga berdenging, napas berat, dan aroma antiseptik yang bercampur dengan bau hujan yang terbawa masuk dari pakaian mereka yang basah. Alessia masih berdiri di depan jendela besar, menatap pantulan dirinya yang samar di kaca. Di belakangnya, Adrian mematung. Pria itu tampak seperti reruntuhan dari sosok yang dulu pernah memikat hatinya; bahunya merosot, wajahnya penuh lebam, dan matanya mencerminkan kehancuran yang tidak bisa diperbaiki oleh kata maaf mana pun.Di dalam ruangan, suara monitor jantung Prabowo kembali ke ritme yang stabil namun lemah. Mami Widya terdengar menggumamkan doa-doa yang terdengar hampa, sesekali memanggil nama suaminya dengan nada putus asa. Wanita yang dulunya memuja kemewahan itu kini hanya bisa memeluk tas kulit buayanya ya
Última atualização: 2026-06-11
Chapter: Bab 65. Sisa Sisa Harga Diri di Ujung Napas
Suasana di dalam ruang ICU berubah menjadi medan pertempuran emosional yang menghancurkan. Sementara di koridor luar Alessia dan Rico menahan pergerakan Dania, Adrian berlutut di samping tempat tidur ayahnya. Pemandangan di depannya jauh lebih buruk dari yang ia bayangkan. Wajah Prabowo tampak membiru, dan mesin ventilator mengeluarkan bunyi peringatan yang melengking, menandakan adanya gangguan pada suplai oksigen akibat sabotase kecil yang dilakukan Dania sebelumnya."Dokter! Suster! Kemari!" teriak Adrian dengan suara serak. Ia tidak memedulikan tangannya yang gemetar saat mencoba merapikan letak masker oksigen ayahnya. Di sudut ruangan, Mami Widya mulai tersadar dari pingsannya, namun ia hanya bisa merangkak mendekat dengan isak tangis yang memilukan. Keserakahannya selama ini telah menguap, digantikan oleh kengerian melihat suaminya sedang meregang nyawa di depan matanya sendiri.---# Konfrontasi Dua RatuDi luar, ketegangan antara Alessia dan Dania mencapai puncaknya. Dan
Última atualização: 2026-06-05
Mengandung Benih Majikan Arogan

Mengandung Benih Majikan Arogan

Nathan Septian, seorang pria yang terkenal arogan bertemu dengan gadis desa tanpa sengaja. Pertemuannya melibatkan mereka ke jenjang pernikahan yang tidak dilandasi dengan cinta. Apakah pernikahan itu bertahan lama? Bisakah mereka jatuh cinta?
Ler
Chapter: Bab 44.
## BAB 44: Benih di Atas Puing**Lima Tahun Kemudian...** Suasana di halaman *Bramanto House* riuh dengan tawa anak-anak. Gedung yang dulunya adalah bangunan tua tak terawat itu kini telah berubah menjadi pusat rehabilitasi dan pendidikan yang asri. Dinding-dindingnya dicat dengan warna pastel yang menenangkan, dipenuhi dengan lukisan-lukisan tangan karya anak-anak penghuninya. Tina berdiri di balkon lantai dua, memperhatikan Arka dan Aruna yang kini sudah berusia enam tahun. Mereka tampak sedang asyik mengajari anak-anak lain cara menanam bibit bunga matahari di taman depan. "Mereka tumbuh sangat mirip dengan kakeknya," sebuah suara lembut mengejutkan Tina. Tina menoleh dan tersenyum melihat kakaknya, Rina, berdiri di sana membawa dua cangkir teh hangat. Rino kini mengelola aspek operasional yayasan, sementara Tina fokus pada pendampingan psikologis para korban. "Iya, Kak Rina. Terutama semangatnya. Terkadang aku takut melihat ada kemiripan fisik d
Última atualização: 2026-04-20
Chapter: Bab 43.
## BAB 43: Sisa-Sisa Hujan Enam bulan telah berlalu sejak ketukan palu hakim mengakhiri kekuasaan Nathan Adijaya. Dunia luar mungkin mulai melupakan skandal besar itu, tertutup oleh berita-berita baru, namun bagi Tina, setiap detik adalah perjuangan untuk merajut kembali jiwanya yang sempat koyak. Tina kini menetap di sebuah kota kecil di pesisir Jawa. Rumahnya tidak besar, hanya sebuah bangunan bergaya kolonial sederhana dengan halaman luas yang dipenuhi pohon kamboja dan melati. Tidak ada marmer dingin atau kamera pengawas yang mengintainya setiap sudut. Di sini, satu-satunya suara yang membangunkannya di pagi hari adalah deburan ombak dan celoteh kedua anaknya, Arka dan Aruna. Warisan yang Terbuang Suatu sore, sebuah mobil pengacara mendatangi kediamannya. Itu adalah perwakilan dari kurator yang mengurus aset Nathan yang disita. "Nyonya Tina, ada beberapa barang pribadi yang menurut hukum tidak bisa disita karena merupakan hak milik Anda sebel
Última atualização: 2026-04-20
Chapter: Bab 42.
## BAB 42: Pengadilan Akhir Dinding ruang sidang utama Pengadilan Negeri tampak lebih dingin dari biasanya. Aroma kayu tua dan wangi pembersih lantai yang tajam menusuk hidung siapa pun yang masuk ke dalamnya. Di luar gedung, ratusan orang berkumpul membawa poster-poster berisi foto para korban. Teriakan "Hukum Mati!" dan "Keadilan untuk Korban!" menggema hingga ke dalam ruangan, menciptakan tekanan psikologis yang nyata bagi siapa pun yang duduk di kursi pesakitan. Nathan duduk di sana. Wajahnya yang dulu angkuh kini tampak tirus. Rambutnya yang biasanya tertata rapi kini berantakan, dan lingkaran hitam di bawah matanya menunjukkan bahwa tidur adalah kemewahan yang tak lagi bisa ia nikmati. Di sampingnya, seorang pengacara publik yang ditunjuk negara duduk dengan wajah enggan, semua pengacara mahal yang dulu disewa keluarganya telah membatalkan kontrak mereka setelah aset Nathan dibekukan oleh negara. Di barisan kursi penonton, Marissa duduk terisak, sesekali
Última atualização: 2026-04-20
Chapter: Bab 41.
BAB 41: Runtuhnya Dinasti DarahSuasana di ruang tamu kediaman megah itu mendadak berubah menjadi mencekam. Udara terasa tipis, seolah oksigen dihisap keluar oleh pengakuan jujur yang baru saja dilontarkan Tina. Marissa, wanita yang biasanya tampil elegan dengan perhiasan mahal yang berkilauan, kini tampak seperti raga kosong yang kehilangan nyawa. Ia merosot di atas lantai marmer yang dingin, menatap foto pria tua yang dipegang Tina dengan tatapan yang sulit diartikan—antara ketakutan, rasa bersalah, dan penolakan."Putri... Bramanto?" suara Marissa bergetar hebat. Bibirnya yang dipoles lipstik merah mahal tampak pucat. "Bagaimana mungkin dunia sekejam ini, Tina? Kamu... anak dari laki-laki yang menjadi bayang-bayang kegelapan Nathan?"Tina berdiri tegak, tidak ada lagi sorot mata lemah lembut yang biasanya ia tunjukkan sebagai menantu yang berbakti. Dagunya terangkat, matanya menyala oleh api kemarahan yang telah ia pendam selama berbulan-bulan. "Kejam? Tidak, Ma. Kejam adalah keti
Última atualização: 2026-04-19
Chapter: Chapter 40.
Chapter 40. Satu bulan kemudian, polisi menemukan lagi lebih banyak korban ulah Nathan. Polisi kali ini tidak bisa lagi membantunya. Nathan segera di giring ke kantor polisi. Masih saja, setiap pertanyaan bisa dia jawab dengan mudah. "Bagaimana bisa kamu melakukan semua itu, Nathan? Sayangnya kali ini kami tidak bisa lagi membantumu." Ucap ketua polisi. "Tapi aku tidak melakukan semua itu. Dari awal aku tidak terlibat di sini. Bagaimana mungkin?" Bahkan Nathan pun bingung tentang apa yang melibatkan dirinya. 'Apakah Tina yang melakukan nya? Ahh tidak mungkin. Dia mana tau semua ini. Mana mungkin dia. Apakah ada seseorang yang sengaja menjatuhkan ku? Kurang ajar!' batinnya. "Bagaimana kalian bisa membawa putraku ke sini? Kalian akan membayar mahal. Dasar biadab." Terdengar begitu nikmat suara Marissa yang datang memaki polisi. Tina sengaja datang dan menikmati semuanya. Polisi pun menjelaskan dengan detail semua yang terjadi. Kejahatan yang dilakukan Nathan buka
Última atualização: 2025-11-11
Chapter: Chapter 39.
Chapter 39. "Kenapa kamu menjauhi ku, Tina?" Tanya Nathan dengan mata memerah. "Karma berlaku untuk mu, Nathan. Lihat saja karma pasti datang dan melilitmu." Jawab Tina dengan tegas. "Karma apa yang datang untukku? Tidak ada karma apapun. Kamu mengerti! Kamu milikku. Dan pria tua bangka itu sama sekali tidak berguna." "Cuih! Kau menyebutnya tua bangka? Bagus. Jadi apa yang kau lakukan pada tua bangka itu?" Dengan kesel Tina meludahi Nathan. Namun, pria itu hanya tersenyum menikmati kemarahan istrinya. Baginya ini adalah permainan nya. Semakin Tina marah maka semakin membuat Nathan bergairah. Tina sempat kebingungan. Namun, dirinya berhasil membuat Nathan marah. Nathan mendekat dengannya, dengan nafsu yang tinggi. Seolah Nathan ingin pelepasan segera. Namun, Tina menolak untuk di sentuh. "Kenapa kamu menghindar? Selama kamu jadi milikku kamu tidak bisa menghindar." "Aku tidak sudi." Jawab Tina datar. "Tidak sudi katamu? Dulu kamu paling bersemangat d
Última atualização: 2025-10-31
Você também pode gostar
Membawa Lari Anak Kembar CEO
Membawa Lari Anak Kembar CEO
Romansa · Almiftiafay
187.4K visualizações
Jerat Ambisi Cinta sang Dokter
Jerat Ambisi Cinta sang Dokter
Romansa · Selfie Hurtness
187.1K visualizações
Berawal Dari Kontrak, Berakhir Menetap
Berawal Dari Kontrak, Berakhir Menetap
Romansa · Erna Azura
186.6K visualizações
Derita Terjebak Gairah Dokter Tampan
Derita Terjebak Gairah Dokter Tampan
Romansa · Rachel Kim
186.3K visualizações
Simpanan Istri Pejabat
Simpanan Istri Pejabat
Romansa · agneslovely2014
185.2K visualizações
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status