LOGIN"Di rumah ini, kau punya dua pilihan: mati membusuk atau mematuhi rahasia sang Tuan Tanah." Menjadi pelayan di Manor Weatherwoods adalah keputusan paling gila yang pernah diambil Caelia. Rumah tua itu tak hanya miskin dan hantu, tapi juga dipimpin oleh Tuan Tanah berwujud telur yang bisa meledak sewaktu-waktu jika rahasianya terbongkar!
View MoreDapur manor hanya diterangi satu lampu minyak yang sumbunya mulai menghitam. Cahaya temaram menari di dinding kayu, menciptakan bayangan panjang yang meliuk seperti hantu yang tidak diundang. Bau mesiu dan hangus yang menempel pada pakaian mereka masih tertinggal, bercampur dengan aroma tajam antiseptik yang Caelia keluarkan dari lemari penyimpanan.Lucian duduk di kursi kayu dengan kaki terentang, bersandar pada meja dapur yang permukaannya sudah tergores oleh pisau koki selama bertahun-tahun. Lengan kemejanya digulung hingga siku, memperlihatkan kulit pucat yang kini dihiasi bercak merah keunguan dan lepuhan bakar akibat sihir api lawan.Caelia meletakkan baskom berisi air hangat dan kain perban kasar di atas meja. Bunyi denting porselen baskom yang beradu dengan kayu memecah keheningan. Ia tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Gerakannya presisi, dingin, dan efisien."Jika kau ingin memotong tanganku, lakukan saja dengan cepat. Tidak perlu menyiksa dengan air hangat itu," Lucian meny
Pukul 03.00 pagi. Waktu di mana dunia seharusnya mati dalam keheningan, Manor Weatherwoods justru meledak dalam kekacauan.Dentuman keras mengoyak udara malam. Pagar besi di sisi timur manor terbang menghantam tanah, menciptakan dentang logam yang memekakkan telinga. Debu mengepul, membawa aroma mesiu dan besi hangus yang menusuk hidung. Bayangan-bayangan hitam merangsek masuk—dua belas pria berzirah rantai ringan, bergerak dengan sinkronisasi predator."Valerie! Tetap di ruang bawah tanah. Kunci segelnya dari dalam dan jangan buka pintu apa pun yang terjadi!"Caelia tidak menunggu jawaban. Ia memutar tubuh di balkon lantai dua, menggenggam sebilah pedang latihan dari kayu ek padat yang ia ambil dari gudang beberapa jam lalu. Berat senjata itu memuaskan di tangannya. Dingin, padat, dan mematikan.Ia melompat.Tubuhnya melayang di udara,
Lantai lorong sayap utara manor itu sedingin es. Debu setebal lapisan salju menutupi permukaan batu, tidak terganggu oleh sapu pelayan selama puluhan tahun. Caelia berdiri di depan pintu kayu ek yang menjulang, dihiasi ukiran naga yang mulutnya terbuka lebar, seolah menolak siapa pun yang berani masuk.Lucian berdiri dua langkah di belakang, tangannya bersedekap di dada. Cahaya lilin yang ia pegang menari-nari, memantulkan bayangan panjang di dinding."Sejarah keluarga Weatherwoods bukan sekadar dongeng pengantar tidur," Lucian berbisik. "Keluarga itu menyegel perpustakaan ini dengan sisa darah terakhir sang komandan. Jika kau bukan keturunan langsung atau memegang segel komandan, pintu itu akan merobek tanganmu sebelum kau sempat menyentuh gagang kunci."Caelia tidak menoleh. Ia menarik belati kecil dari balik manset jasnya. Ujung tajamnya mengiris ibu jari kiri dengan gerakan efisie
Manor Weatherwoods menelan langkah kaki mereka dengan keheningan yang menyesakkan. Udara malam yang biasanya dingin dan lembap kini terasa kering, dipenuhi aroma ozon yang menusuk hidung—tanda jelas adanya kebocoran sihir murni dalam skala besar. Caelia melepaskan pegangan pada gagang pedangnya, namun jari-jarinya tetap siap di dekat saku celemek, tempat ia menyembunyikan sisa ramuan penstabil."Kau merasakannya?" Lucian berhenti di tengah aula utama. Ia memiringkan kepala, telinganya bergerak tipis, seolah menangkap frekuensi suara yang tidak bisa didengar manusia biasa.Caelia tidak menjawab. Ia merasakan getaran merambat dari tulang tumit hingga ke tengkorak. Lantai kayu di bawah mereka mengerang, seolah-olah fondasi bangunan itu sedang dipaksa menahan beban yang jauh melampaui kapasitasnya. Tanpa peringatan, seluruh lampu minyak di lorong padam secara bersamaan. Kegelapan pekat menyelimuti mereka, pekat dan dingin."Bawah tanah," Caelia meluncur menuju pintu masuk ruang bawah tana






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.