Aku Menikah Dengan Pria Yang Seharusnya Membunuhku

Aku Menikah Dengan Pria Yang Seharusnya Membunuhku

last updateLast Updated : 2026-09-25
By:  Aksara HandiniUpdated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
13Chapters
9views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Pada malam aku mati, suamiku memelukku sambil berkata... 'Maaf. Kali ini aku tetap harus membunuhmu.' Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Dan kali ini... aku yang akan mencarinya lebih dulu." ​Hujan badai menghantam kaca jendela kamar tidur utama dengan beringas. Di atas ranjang berseprai satin merah tua—warna yang kelak menyerupai genangan darah—aku terbujur lemah. Napasku tersengal, berat, dan berbau logam amis. Racun itu bekerja dengan sangat cepat, melumpuhkan setiap jengkal saraf di tubuhku. ​Sosok pria berjas hitam legam itu berdiri tepat di atasku. Wajahnya yang rupawan, pahatan rahang yang tegas, serta sepasang mata kelam yang biasanya memancarkan kehangatan, kini terlihat dingin tanpa jiwa. Namun, di balik kengerian itu, aku melihat kilat keraguan yang teramat tipis. ​Tangan dinginnya membelai leherku, seolah memastikan nadi terakhirku berhenti berdetak. ​"Kenapa..." suaraku tercekat, nyaris tak terdengar di antara deru guntur. ​Ia mendekatkan wajahnya, membisikkan kalimat yang meremukkan sisa kewarasanku sebelum gelap total merenggut kesadaranku. ​Lalu... semuanya sunyi.

View More

Chapter 1

BAB 1: Kembalinya Sang Korban

Hujan badai menghantam jendela Grand Ballroom keluarga Sterling. Di dalam ruangan yang diterangi ratusan lampu kristal, suara dentingan gelas porselen dan musik orkestra menciptakan suasana perayaan yang sempurna.

Namun, tidak bagiku.

Aku berdiri di depan cermin besar di ruang tunggu VIP, menatap pantulan diriku dengan napas memburu. Usiaku kembali dua puluh tahun. Tidak ada sisa racun yang membakar kerongkonganku, tidak ada rasa sakit saat organ tubuhku berhenti berfungsi, dan tidak ada lagi rasa dingin kematian yang mencekam.

Malam ini adalah malam pertunanganku—malam di mana takdirku seharusnya mulai terikat dengan pria yang kelak menjadi algojuku di masa depan.

“Pada malam aku mati, suamiku memelukku sambil berkata... Maaf. Kali ini aku tetap harus membunuhku.”

Bisikan itu bergema jelas di kepalaku, begitu nyata dan menusuk. Aku mengepalkan tangan di balik gaun merah anggur, merasakan detak jantung yang dipenuhi amarah membara. Di masa lalu, aku adalah gadis naif yang percaya cinta bisa mengubah segalanya. Aku menyerahkan hidupku pada keluarga yang menjadikanku alat tukar, lalu mati di ujung jarum suntik suamiku sendiri.

Tapi itu dulu. Clara yang bodoh sudah mati di atas ranjang berseprai darah. Clara yang berdiri di sini sekarang adalah wanita yang kembali dari masa depan dengan membawa dendam kesumat.

Pikiran tentang detik-detik terakhir kematianku masih terekam tajam di dalam memori. Bau antiseptik rumah sakit yang menusuk hidung, suara monitor detak jantung yang melambat menjadi garis lurus yang memekakkan telinga, serta tatapan dingin tanpa belas kasihan dari Alexander saat ia mencabut selang oksigenku. Semua siksaan itu membakar jiwaku, membentuk sebuah tekad baja yang tidak akan pernah bisa dihancurkan lagi oleh kelembutan palsu atau ancaman apa pun.

Keluarga Hartono—keluargaku sendiri—menjualku tanpa ragu demi melunasi utang perusahaan yang menumpuk. Mereka menjadikanku tumbal dalam permainan politik tingkat tinggi para kaum elit. Dan Alexander Sterling adalah eksekutor utamanya. Pria berdarah dingin yang tidak memiliki hati nurani, yang memandang pernikahan bukan sebagai ikatan suci, melainkan kontrak bisnis yang bisa diakhiri kapan saja saat sudah tidak menguntungkan.

"Nona Clara? Anda tampak pucat. Ada yang kurang berkenan dengan dekorasinya?"

Suara Martha, pelayan paruh baya yang merawatku sejak kecil, menyadarkanku dari lamunan kelam itu. Ia membawakan segelas air es di atas nampan perak, matanya menatapku dengan ketulusan yang dulu sering aku abaikan. Di kehidupan sebelumnya, Martha adalah salah satu orang pertama yang dipecat dengan tidak hormat oleh keluarga Sterling setelah kematianku, dengan tuduhan palsu atas pencurian. Kali ini, aku tidak akan membiarkan takdir buruk itu menyentuhnya ataupun orang-orang yang berharga di sekitarku.

Aku menarik napas dalam-dalam, menatapnya lewat cermin, lalu tersenyum tipis. "Tidak, Martha. Semuanya sempurna. Malah... hidupku baru benar-benar dimulai malam ini."

Martha tampak bingung dengan perubahan nodal bicaraku yang terdengar begitu dingin dan tegas, namun ia hanya bisa mengangguk patuh demi menjaga profesionalismenya. "Baik, Nona. Tamu-tamu penting dari berbagai kalangan sudah mulai berkumpul di luar ruangan utama."

Sebelum Martha sempat beranjak, pintu kayu jati di ujung ruangan terbuka lebar. Udara dingin masuk bersamaan dengan keheningan mendadak yang meredam perbincangan para tamu di luar sana.

Seorang pria berjas hitam buatan desainer Italia melangkah masuk dengan langkah pasti. Posturnya tinggi tegap, rahangnya tegas, dan sepasang mata kelamnya memancarkan aura intimidasi yang pekat.

Alexander Sterling.

Pria yang merenggut nyawaku demi ambisi keluarganya.

Dari balik pintu, tatapan kelam itu langsung menembus kerumunan dan terkunci pada pantulan cermin tempatku berdiri. Ada kilat keterkejutan di matanya, menyadari ada sesuatu yang berbeda dari calon istrinya malam ini.

Dulu, aku akan menunduk gugup dan salah tingkah.

Tapi kali ini, aku tidak bergeming. Aku membalas tatapannya lurus-lurus, mengangkat dagu, dan tersenyum tipis.

Kali ini, bukan aku yang memohon belas kasihan. Tapi kau yang akan berlutut di hadapanku.

Aku mengangkat gelas wine merah di sampingku. Racun yang sama yang membunuhku dulu, masih ada di dalamnya.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
13 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status