共有

Jamuan yang Panjang

last update 公開日: 2026-05-12 09:33:52

Pagi itu Aruna pulang dari rumah sakit dengan tubuh yang terasa seperti habis diperas sampai tidak menyisakan tenaga sedikit pun ,langit masih pucat ketika ojek online yang membawanya berhenti di depan rumah besar Oxavio ,udara pagi sebenarnya cukup sejuk, tetapi kepalanya terasa panas dan berat ,shift malam selalu melelahkan, namun hari ini terasa jauh lebih panjang ,dua pasien gawat darurat datang hampir bersamaan ketika ia sedang membantu jaga IGD ,Satu korban kecelakaan dengan luka parah

この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Aku ,Target balas dendam CEO   Ketenangan yang Pahit

    Satu minggu berlalu ,Oxavio menatap layar ponselnya setelah menerima laporan bahwa Saraswati sudah menerima uang tersebut ,kemudian ia meletakkan ponselnya, ia tidak melakukan itu untuk menyelamatkan Aruna ,jika ia ingin menyelamatkan Aruna, ia bisa saja memberikan tiga puluh juta itu sejak awal namun ia tidak ingin Aruna bebas dari tekanan ,ia hanya ingin mengubah sumber tekanan itu ,ia ingin Aruna berhenti memikirkan ibunya ,berhenti memikirkan uang. Oxavio ingin Aruna memikirkan dirinya , memikirkan apa yang akan terjadi jika ia terus menolak. Namun sebelum sepenuhnya fokus pada Aruna, ada urusan bisnis yang harus ia selesaikan malam ini juga ,urusan yang selama berminggu-minggu menggerogoti fondasi perusahaan warisan kakek-neneknya. Oxavio berdiri ,di sana dokumen audit final sudah tersusun rapi ,hasil penyelidikan tim eksternal yang independen telah rampung ,sudah diverifika

  • Aku ,Target balas dendam CEO   Bertahanlah Selama Kamu Bisa !

    Namun .. Aruna tidak pernah memohon ,dan justru itulah yang membuat Oxavio semakin ingin menekanya ,selama ini Aruna selalu menemukan cara setiap kali Oxavio memberinya tekanan, ketika ia ingin Aruna bergantung kepadanya, Aruna memilih bertahan sendiri ,ketika ia membuka satu-satunya jalan keluar, Aruna justru memilih menjual sesuatu yang masih menjadi miliknya ,bahkan yang harus dikorbankan adalah mas kawinnya sendiri. Oxavio menatap tangga yang baru saja dinaiki Aruna, rahangnya mengeras ,ia bisa saja memaksa ,bisa saja menggunakan kekuasaannya untuk menutup semua celah, membuat Aruna benar-benar tidak memiliki pilihan ,namun apa gunanya? Oxavio tidak ingin Aruna datang kepadanya karena dipaksa sampai ke titik itu , ia tidak ingin kemenangan yang terasa seperti perampasan ,ia ingin Aruna menundukkan kepalanya karena akhirnya menyadari bahwa tidak ada lagi tempat lain untuk dituju ,ia ingin perempuan itu menyerahkan dirinya dengan kemauannya sendiri ,itulah satu-satunya kemen

  • Aku ,Target balas dendam CEO   jadii ??

    Sebelum berangkat bekerja, Aruna masih duduk dalam diam di kamarnya ,ia bersandar pada sisi tempat tidur, punggungnya menempel pada kasur yang dingin ,lampu hanya menyala redup, menciptakan bayangan panjang di dinding ,ponselnya tergeletak di samping dengan layar mati sejak lama, seolah menolak dunia luar masuk ke dalam kesunyiannya ,jam dinding berdetak pelan ,setiap detiknya terasa menekan dada ,menghimpit napas "sembilan puluh juta " Angka itu terus berputar di dalam kepalanya seperti pita rusak yang macet , Aruna sudah menghitung semua kemungkinan ,tabungan? Habis ,rekening? Kosong ,uang pinjaman? Tidak akan ada yang memberinya sebanyak itu dalam waktu semalam ,Bank pun butuh proses yang tidak mungkin selesai dalam semalam. Aruna menutup wajahnya dengan kedua tangan ,air mata jatuh perlahan, membasahi telapak tangannya yang dingin karena kenyataan pahit bahwa hidupnya tidak pernah benar-benar lepas dari masa lalu ,setiap kali ia merasa bisa bernapas, masa lalu selalu d

  • Aku ,Target balas dendam CEO   Kenapa Harus Kamu ?

    Aruna keluar dari rumah makan itu dengan langkah yang terasa tidak nyata, karena Aruna tahu betul ibunya tidak pernah mengancam tanpa benar-benar melakukannya ,jika Saraswati mengatakan akan datang dan membuat keributan di tempat kerja Aruna, maka kemungkinan besar ia benar-benar akan melakukannya "Sembilan puluh juta " angka itu terasa seperti sesuatu yang tidak mungkin ia dapatkan dalam waktu semalam ,gajinya cukup untuk hidup ,cukup untuk membantu kebutuhan sehari-hari ,cukup untuk memberikan sebagian kepada ibunya namun tidak pernah cukup untuk menyelesaikan masalah sebesar ini ,tangannya sedikit gemetar ketika ia membuka aplikasi perbankan di ponselnya ,ia memeriksa rekeningnya satu per satu ,menghitung tabungan ,menghitung uang yang bisa ia gunakan ,menghitung segala kemungkinan namun hasilnya tetap sama jumlahnya bahkan tidak sampai sepersepuluh dari yang diminta Saraswati ,Aruna menutup layar ponselnya ia berdiri cukup lama di depan rumah makan itu ,orang-orang berlalu-lalan

  • Aku ,Target balas dendam CEO   Hutang yang Tidak Pernah Selesai.

    Aruna pulang ketika matahari mulai naik ,rumah masih cukup tenang begitu memasuki kamar, ia langsung meletakkan tas dimeja ,ia bahkan tidak langsung mengganti pakaian hanya duduk sebentar di tepi tempat tidur kemudian mandi ,setelah itu ia memeriksa Helena yang masih tidur ,wanita itu belum bangun dan Aruna tidak membangunkannya hanya memastikan obat dan air minum sudah tersedia di dekat tempat tidur setelah semuanya selesai, barulah Aruna kembali ke kamarnya ,ia mengisi daya ponselnya yang hampir habis kemudian berbaring dan akhirnya ia tertidur. -- Pagi berlalu dengan tenang, Aruna baru terbangun beberapa jam kemudian ia menghabiskan waktu dengan rutinitas biasa merapikan tempat tidur ,membantu menyiapkan makanan ,memeriksa kondisi Helena kemudian duduk sebentar sambil menikmati sarapan dan mungkin justru karena itulah pagi itu terasa menyenangkan Aruna bahkan sempat berbicara dengan Ibu mertuanya meskipun tetap tidak terlalu ramah ,Helena masih memasang wajah

  • Aku ,Target balas dendam CEO   Ditahan Pulang ?

    Aruna menjalani shift malam dengan suasana yang cukup tenang ,ketika tiba di rumah sakit, Aruna menemukan Nina sudah berada di ruang VK sedang memeriksa beberapa berkas sambil sesekali menguap ,begitu melihat Aruna masuk, Nina langsung mengangkat wajah. "Dih baru datang?" Aruna meletakkan tasnya di loker. "Kenapa bu Nina ? ." "Telat tiga menit." Aruna menoleh. "Serius?" "Serius." Aruna melihat jam di dinding ,kemudian menatap Nina. "Kamu menghitung Nin?" "Nggak." "Terus kok tahu?" "Karena aku sudah menunggu." Aruna tertawa kecil. "Haha Drama." Nina mendengus dan tertawa bersama ,lalu kembali beraktifitas seperti biasa . Jaga malam ini tidak sepi ,juga tidak terlalu melelahkan ,beberapa pasien datang ,beberapa membutuhkan perhatian lebih tetapi semuanya masih berada dalam batas yang dapat mereka tangani ,saat Aruna duduk sebentar di ruang istirahat, Nina meletakkan sebotol air mineral di hadapannya.

  • Aku ,Target balas dendam CEO   Kendali Gelap

    Hari hari berlalu ,Aruna tetap bekerja seolah tidak terjadi apa-apa jam di dinding menunjukkan hampir tengah malam ,suasana rumah sakit malam itu relatif sepi hanya ada suara langkah perawat yang sesekali terdengar di koridor panjang dan bunyi monitor pasien dari beberapa ruangan yang terdengar s

  • Aku ,Target balas dendam CEO   Ruang sunyi

    Pintu kamar tertutup perlahan di belakang Aruna ,tawa kecil para tamu masih sesekali naik sampai ke lantai atas seperti gema yang terus menghantam kepalanya yang sedang berdenyut ,begitu berada sendirian tubuh Aruna seperti kehilangan seluruh tenaga yang tadi ia paksa untuk bertahan. Aruna bersan

  • Aku ,Target balas dendam CEO   Kendali yang Tidak Diminta

    Pagi datang tanpa benar-benar memberi jeda setelah malam yang panjang dan melelahkan itu, Aruna tidak benar-benar merasakan tidur ,tubuhnya memang sempat terbaring di atas kasur namun pikirannya terus terjaga, seolah tidak diberi kesempatan untuk beristirahat ,bayangan percakapan dengan ibunya m

  • Aku ,Target balas dendam CEO   Demam yang Disembunyikan

    Setelah pulang dari rumah sakit, Aruna tidak mengatakan apa pun ,tidak ada sapaan, ia hanya melangkah masuk melewati ruang tengah tanpa menoleh, lalu menaiki tangga dengan langkah yang berat, sendal rumah yang dikenakannya berderap pelan di lantai marmer, suaranya terdengar kosong seperti tidak

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status