LOGIN"Hal yang paling kutakutkan adalah jika samudera cintaku tak bertepi, namun Tuhan mentakdirkanmu hanya sebatas langit biru yang jauh untuk kupandang." Ratusan hari berlalu, namun Annora tak pernah benar-benar merasa bebas. Hidupnya adalah napas yang tertahan dan langkah yang dibayangi kewaspadaan. Di balik pundaknya, sesosok pria kekar terus membuntuti, memastikan bahwa trauma tahun 2000 tak akan pernah terkubur. Ledakan hotel itu bukan sekadar tragedi; itu adalah awal dari fitnah keji dan kematian sang ayah yang disaksikan Annora dengan mata kepalanya sendiri. Kini, di tengah upaya mengungkap kebenaran yang terkunci rapat, dua pria berkuasa masuk ke dunianya: Lee Jae Won dan Mateo. Di antara perlindungan yang ditawarkan dan rahasia yang mereka simpan, Annora harus memilih. Namun, sanggupkah ia jatuh cinta saat bayangan misterius di kegelapan mulai melangkah maju ke arah cahaya?
View MoreLangkah Mateo terasa berat, seolah setiap jengkal tanah yang ia pijak di Seoul ini menyimpan beban dari masa lalu yang belum terselesaikan. Kantor pusat administrasi rumah sakit tempat otopsi jenazah korban kebakaran hotel dilakukan lima belas tahun lalu tampak angkuh dan dingin. Gedung itu sudah direnovasi berkali-kali, namun bagi Mateo, tembok-temboknya masih menyisakan bau anyir darah dan keputusasaan.Ia telah menghabiskan dua hari terakhir dengan berpura-pura menjadi mahasiswa hukum yang sedang meneliti kasus kebakaran bersejarah, sebuah alibi yang ia gunakan untuk mendekati staf kearsipan. Namun, keberuntungan sepertinya sedang berpihak padanya.Di lorong arsip yang pengap, ia bertemu dengan seorang perawat muda bernama Hana. Saat Mateo menyebutkan nama "Lee Soman", mata Hana sedikit menyipit."Kenapa kau mencari berkas Lee Soman?" tanya Hana, suaranya sarat dengan kecurigaan. "Kasus itu sudah ditutup lima belas tahun lalu. Tidak ada lagi yang berani mengungkitnya. Apalagi b
Matahari sudah meninggi di ufuk Swiss, menyinari kamar utama vila Jae Won dengan cahaya keemasan yang hangat, namun Annora masih meringkuk di bawah selimut tebal. Kepalanya terasa berdenyut hebat, seolah ada palu yang memukul-mukul bagian dalam tempurung kepalanya. Tubuhnya terasa begitu berat, seakan setiap inci ototnya telah kehilangan tenaga.Pintu kamar terbuka perlahan. Jae Won melangkah masuk dengan langkah ringan, membawa senampan kayu berisi roti panggang, buah-buahan segar, dan segelas susu hangat. Saat melihat Annora yang masih belum bergerak, raut wajahnya yang tadinya tenang berubah menjadi cemas."Sayang?" Jae Won meletakkan nampan itu di meja nakas dan duduk di tepi ranjang. Ia menyentuh dahi Annora dengan punggung tangannya. "Ya Tuhan, kau demam. Wajahmu pucat sekali."Annora membuka matanya perlahan, menatap Jae Won dengan pandangan sayu. "Aku tidak tahu... tiba-tiba saja aku merasa sangat lemas. Kepalaku terasa ringan sekali, Jae Won.""Kita ke dokter," putus Jae
Waktu terasa berjalan lebih lambat bagi mereka yang menyimpan rahasia, namun berlari kencang bagi mereka yang sedang mengejar kebenaran. Satu bulan telah berlalu sejak kepergian Jae Won dan Annora ke Swiss, meninggalkan kekosongan yang memicu keruntuhan di Seoul.Keluarga Choi, yang memegang otoritas kunci atas pembangunan pulau, akhirnya mengambil langkah tegas. Tanpa peringatan, mereka memutuskan kontrak kerja sama dan secara resmi menolak memberikan pengesahan tanah. Bagi Mark Young, ini adalah bencana. Proyek ambisius yang ia bangun di atas fondasi kebohongan itu kini retak di hadapannya sendiri.Di dalam ruang kerja pribadinya yang mewah, Mark Young tampak seperti singa yang terluka. Ia menyapu bersih deretan piala dan guci keramik mahal dari atas meja mahogani dengan satu sentakan tangan. Suara pecahan kaca memecah kesunyian malam yang mencekam. Napasnya memburu, matanya memerah menahan amarah yang meledak-ledak."Jae Won!" teriaknya pada dinding kosong. "Kau pikir dengan be
Danau itu seperti cermin raksasa yang memantulkan kebiruan langit Swiss yang tanpa noda. Udara pagi terasa menusuk, namun hangat matahari yang mulai naik memberikan kenyamanan tersendiri bagi Annora dan Jae Won yang sedang duduk di atas dermaga kayu kecil.Jae Won tampak sangat berbeda. Ia mengenakan jaket tebal dan topi kupluk, sedang sibuk mengatur umpan pada kail pancingnya dengan ekspresi yang sangat serius—seolah-olah sedang merancang strategi bisnis paling rumit."Kau tahu, Annora," Jae Won memecah kesunyian dengan suara rendah yang menenangkan. "Dulu, aku berpikir memancing adalah kegiatan yang paling membosankan di dunia. Tapi sekarang, aku mengerti kenapa orang melakukannya. Ini bukan tentang ikannya, tapi tentang menunggu sesuatu yang tenang datang padamu."Annora tersenyum, menatap profil wajah Jae Won dari samping. "Dan menurutmu, apa yang sudah datang padaku?"Jae Won meletakkan joran pancingnya, lalu menoleh. Tatapannya kini penuh dengan kejujuran yang telanjang. "K
Namun, Mateo sudah tidak berada dalam kondisi yang bisa mendengarkan permohonan. Pria Amerika itu mengabaikan sepenuhnya rintihan Annora. Kain kimono satin hitamnya tersingkap sepenuhnya, dan dalam hitungan detik, ia mulai memainkan miliknya sendiri di bawah sana dengan gerakan yang kian cepat.Su
Suara gemericik air dari kamar mandi perlahan mereda, digantikan oleh sunyi yang kembali mencekam. Annora masih berdiri mematung di tepi ranjang berukuran king size itu, tidak berani menggeser kakinya bahkan satu sentimeter pun. Kepalanya tertunduk dalam, menatap kosong pada pola permadani tebal d
Ruang tamu bernuansa hitam dan emas itu mendadak diselimuti keheningan yang canggung. Hanya ada suara detak jarum jam dinding mewah dan isak tangis Annora yang masih tertahan di sudut sofa. Pria flamboyan di hadapannya, Mateo, kini tidak lagi mencondongkan tubuh. Ia justru menarik diri perlahan, m
Jae Won menoleh sesaat, namun pandangannya sengaja dialihkan dari Annora. Ia hanya mengangkat alisnya ke arah Mateo, memberi kode bahwa subjek di depan mereka adalah barang yang dijanjikannya.Mateo seketika bersiul nyaring, matanya berbinar lapar saat menatap siluet tubuh Annora yang dibalut gaun






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.