Teilen

Bab 34 : Rindu

last update Veröffentlichungsdatum: 15.06.2026 11:38:55

Queen berusaha memejamkan matanya, tapi tidak bisa karena selalu terbayang ucapan Anne yang mengatakan jika Atarik adalah suaminya. Setelah mengatakan itu, Anne pergi meninggalkannya tanpa menjelaskan apapun.

"Sial banget gue di sini, dan kenapa banyak rahasia di dunia ini? Gue pikir setelah masuk ke dunia novel ini gue hanya akan membalaskan rasa sakit gue ke Anjani. Meskipun Keduanya berbeda, tapi gara-gara Ala dan Atarik gue hampir melupakan tujuan awal gue di sini. Sebenarnya untuk apa sih
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas    Bab 39 : Sayang

    Queen sudah sampai di parkiran, ia sedikit linglung bahkan kedatangan seseorang pun tidak ia sadari. "Kenapa melamun, hmm?" tanya Ala menjiwil hidung mancung Queen, membuatnya tersadar kembali. "Ah, Ala? Aku anggap apa-apa," jawab Queen tersenyum berusaha menutupi kegelisahannya dari Ala. Entah kenapa semenjak menjadi Queen, ia menjadi sedikit bodoh tidak seperti dirinya menjadi Ratu yang hidup tenang tanpa ada siapapun di sisinya dan membuat ia fokus ke tujuannya. "Yakin? Kalo kamu mau cerita atau mau bertanya silahkan bilang, aku akan menjawab semuanya," ujar Ala yang tidak suka melihat gadisnya linglung. "Aku serius, aku baik-baik saja." "Baiklah, ayo naik," titah Ala tak lupa memasangkan jaket dan helm kepada Queen yang sekarang terus menatapnya memuja. "Kamu tampan, Ala," ucap Queen tiba-tiba membuat Ala terbatuk. Ia serius mengucapkan itu karena Ala memang tampan, ditambah lagi ia sangat menyukai jika Ala memperlakukannya seperti ini. Sedangkan Ala melongo melihat gadisnya

  • Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas    Bab 38 : Masalah Chip

    Sama seperti yang ia lakukan kepada keluarga Anjani. Bedanya, ia melakukan ke keluarga Zayn dengan menyebarkan tentang perselingkuhan Mr. Alvarendra bersama sekretarisnya sendiri. Queen meregangkan otot tubuhnya yang pagal karena melakukan aktifitas semalaman ini. Queen bersiap untuk pergi sekolah, saat ia sampai di ruang makan ternyata Frederick sudah ada di mansion. Dengan senyuman lebar Queen memeluknya erat, saking senangnya Queen bahkan sudah tidak canggung lagi kepada Frederick. "Dad, rindu," manja Queen, Frederick yang tidak merasa curiga pun mengelus rambutnya lembut. "Maaf, Princess, beberapa hari ini Dad Sering nggak ada di rumah menemani kamu karena urusan bisnis, Dad juga sungguh merindukanmu," jawab Frederick membalas pelukannya tak kalah erat. "Nggak masalah Dad, Queen mengerti." "Ah, Princess, Dad sudah semakin besar. Sekarang kita sarapan, nanti kamu terlambat ke sekolah," ujar Frederick. "Siap, Dad." Keduanya makan sambil membicarakan hal-hal random. "Oh iya,

  • Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas    Bab 37 : Pembalasan Dimulai

    "Ini villa milik siapa?" tanya Queen heran, posisi keduanya sekarang duduk saling berhadapan. Sedari tadi Ala terus menatap Queen tanpa berkedip membuatnya salting, sedangkan Ala merasa senang karena gadisnya mau menerimanya. "Ala, stop lihatin aku!" seru Queen menutup mata Ala dengan tangannya, Ala terkekeh lalu melepaskan tangan gadisnya di matanya. "Sekarang jawab pertanyaan aku?" tanya Queen lagi sambil cemberut. "Aku dan kamu," jawab Ala santai, Queen terdiam belum mengerti. "Maksudnya?" "Iya, aku beli villa ini buat kamu bahkan atas nama kamu juga." Queen melongo menatap kekasihnya yang memang gila. "Ala, kamu memberikan villa ini cuma-cuma ke aku? Atau kamu mau hal lain dari aku gitu?" Ala lagi-lagi menjiwil hidung Queen. "Aku serius Sayang, dan aku nggak meminta apapun dari kamu, aku hanya ingin mengucapkan terima kasih karena kamu mau menerima aku." Jelas Ala, barulah Queen mengerti bahkan matanya berubah berbinar. "Berarti jika aku baik sama kamu, aku juga akan menda

  • Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas    Bab 36 : Masa Lalu Ala

    POV Ala. Alaric Athallaah Charleston, anak pertama dari keluarga Charleston dan mempunyai saudara satu. Charleston, marga dari Spanyol yang ditakuti di seluruh dunia karena pernah membantai keluarganya sendiri dan hal lainnya juga. Apakah itu memang benar atau hanya sebuah berita saja? Jawabannya benar, karena orang tuanya dulu menikah tanpa direstui membuat keduanya nekat kawin lari membuat kepala keluarga Charleston terdahulu marah besar putri semata wayangnya menikah dengan orang biasa bahkan dibawa kabur. Setelah beberapa tahun tidak bertemu dengan putrinya, kepala keluarga terdahulu yang bernama Ricard Charleston mendatangi kediaman anaknya yang rumahnya biasa saja. Setelah itu, menculik putrinya membuat Suami sang putri dan anak-anaknya yang masih kecil merasa marah dan juga sedih secara bersamaan. Ala, yang waktu berumur lima tahun mengetahui ibunya menghilang oleh orang jahat merasa marah besar dan juga sedih karena takut tidak bisa bertemu dengan ibunya lagi, bahkan bisa

  • Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas    Bab 35 : Menceritakan Tentang Ala

    Suara bola memantul terdengar di lapangan yang sunyi, sekarang kelas Queen dan Zayn dkk sedang melakukan olahraga bersama atas perintah guru. Queen menatap Atarik yang sikapnya berubah dingin, tadinya ia tidak masalah. Hanya saja, ia masih penasaran dengan kejadian di cafe itu. Ia kira Atarik akan menjelaskan tahunya malah bersikap cuek. Baiklah, jika memang itu kemauan dia, maka Queen pun bisa seperti itu juga."Zayn! Gue bilang nggak mau!" seru Anjani terdengar di telinganya. Queen melihat apa yang terjadi, ternyata Zayn sedang berusaha membujuk kekasihnya agar mau belajar bersama.Guru tadi memang membiarkan kelas Queen dan Zayn disatukan, bahkan menyuruhnya belajar basket bersama dengan senior yang mengajari Junior, di saat orang-orang berlarian Ingin diajari Zayn dkk, berbeda dengan Queen yang malah santai duduk sambil melihat orang-orang yang berisik."Cih, murahan!" gumam Queen saat melihat seorang siswi menempelkan dadanya ke punggung Fatar, mungkin berniat menggodanya."Mau g

  • Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas    Bab 34 : Rindu

    Queen berusaha memejamkan matanya, tapi tidak bisa karena selalu terbayang ucapan Anne yang mengatakan jika Atarik adalah suaminya. Setelah mengatakan itu, Anne pergi meninggalkannya tanpa menjelaskan apapun. "Sial banget gue di sini, dan kenapa banyak rahasia di dunia ini? Gue pikir setelah masuk ke dunia novel ini gue hanya akan membalaskan rasa sakit gue ke Anjani. Meskipun Keduanya berbeda, tapi gara-gara Ala dan Atarik gue hampir melupakan tujuan awal gue di sini. Sebenarnya untuk apa sih gue di sini, sedangkan semua masalah nggak ada hubungannya sama gue," gerutu Queen kesal. Padahal ia ingin tidur dan istirahat, tapi ia selalu memikirkan perkataan Anne, akhirnya Queen bangun dan mengambil ponsel. Tertera nama SayangAla, seketika sudut bibir Queen tertarik menjadi sebuah senyuman, tapi Queen menggelengkan kepalanya berusaha mengenyahkan ingatan tentang Ala yang romantis. "Kayaknya gue beneran udah gila deh, dulu gue nggak suka nama kontak ini, tapi kenapa sekarang saat meliha

  • Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas    Bab 33 : Menemani Ata

    "Atarik, lo di sini mau bela gue, ya?" tanya Yoana percaya diri membuat kedua orang tuanya berpikir jika pria tampan yang datang adalah salah satu yang mengejar anaknya. "Nak, terima kasih sudah membela anak saya. Setelah semuanya selesai, kami akan melihat bagaimana kamu memperjua

  • Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas    Bab 32 : Ruang BK

    Pagi harinya. Seperti biasa, Queen diantar oleh Frederick ke sekolah. Entah kenapa, semenjak Ala mengatakan tidak akan menemuinya beberapa hari ini membuat semangat Queen menyusut. "Princess, kenapa?" tanya Frederick, saat melihat anaknya melamun melihat ke samping menampilkan pema

  • Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas    Bab 31 : Resmi Jadian

    "Will you be my girlfriend, Shaqueena?" tanya Ala lembut dengan tatapan memuja miliknya, tangan Queen gemetar karena syok Ala melakukan ini untuknya. "Ala, lo serius?" tanya Queen masih tidak percaya, apalagi saat ia menjelaskan nembak cewek itu seperti apa. Dan sekarang, Ala berhasil melakukannya

  • Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas    Bab 30 : Pasar Malam

    "Ala, mau sampai kapan lo peluk gue?" ujar Queen jengah membiarkan Ala memeluk dirinya, bahkan keduanya berada di posisi ini sudah hampir sepuluh menit. "Kalo perlu selamanya saja sayang, aku nyaman pake banget peluk kamu kayak gini." Ala malah mempererat pelukannya.

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status