Belle Vue

Belle Vue

last updateปรับปรุงล่าสุด : 2021-09-06
โดย:  Crystal Lake Publishingจบแล้ว
ภาษา: English
goodnovel4goodnovel
10
1 คะแนน. 1 ทบทวน
39บท
5.3Kviews
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด

แชร์:  

รายงาน
ภาพรวม
แค็ตตาล็อก
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป

History student Alex Palmer is thrilled when his girlfriend, Claire Ryan, buys an apartment in Belle Vue Manor, formerly a Victorian lunatic asylum. But as Alex begins to discover the dark truth about the asylum’s past, he, Claire, and their friend Marianne find themselves on a nightmarish journey. Each will face the deadly consequences of the evil that began with the construction of the first Belle Vue Manor by an aristocratic French émigré in 1789, as well as the cruelty and satanic practices that continued when it became an asylum for the insane. As the two strands—past and present—unfold, Alex uncovers a supernatural mystery where revenge is paramount and innocence irrelevant—without being aware of the price he, and those around him, will pay. ©️ Crystal Lake Publishing

ดูเพิ่มเติม

บทที่ 1

Prologue

Suara lengguhan terlontar dari bibir merah Arumi, saat ia merasakan sentuhan hangat dari seorang pria, yang terlihat samar di kedua manik mata bening coklatnya.

Kedua jemari lentik sang gadis yang baru genap berusia dua puluh satu tahunan itu, spontan menahan dada bidang menjeda aktifitas sang pria yang tidak bisa dia hindari lagi.

“Hentikan!” Arumi memohon dengan suara serak parau dan netra berkabut saat kesadaran dirinya perlahan mulai menghilang berharap sang pria mengabulkan permintaannya.

Namun nihil bukannya berhenti, pria itu malah semakin menuntaskan hasrat yang menyelimuti dirinya saat ini.

Buliran air mata membasahi wajah Arumi. Saat merasakan hal yang sangat berharga dalam dirinya telah hilang di tengah-tengah ketidakberdayaannya.

Beberapa kali Arumi berusaha meronta, namun tenaganya tak sebanding dengan sang pria. Hingga membuat pandangannya yang jelas perlahan menjadi buram dan..

Suara desahan dan erangan memenuhi kamar hotel dalam suasana pencahayaan temaram saat kedua insan itu tengah sama-sama di kuasai pengaruh alkohol yang di iringi derit ranjang berukuran king size semakin terdengar nyaring, seolah menjadi saksi bisu insiden satu malam penuh gelora.

Sampai keduanya merasakan getaran surga dunia yang tak bisa terlukiskan oleh perasaan dan tak bisa di ungkapkan dengan sebuah kata-kata, peluh bercucuran menyelimuti hingga mereka tertidur lelap dalam satu ranjang yang sama.

Malam berganti pagi, cahaya matahari menyinari gordeng masuk ke dalam celah-celah jendela. Suara burung berkicau seolah memperjelas suasana dingin pagi itu.

Arumi yang masih terjaga, perlahan mulai membuka kedua pelupuk mata lalu mengucek dengan kedua tangan, netranya yang buram perlahan menjadi jelas. Melihat langit-langit kamar yang terasa asing, membuat ia terperanjat kaget lalu menggeserkan tubuh dan bersandar di ujung ranjang.

“Akh, kepala ku sakit sekali, di mana ini?” Arumi mendesis, seraya mengedarkan pandangan, saat seluruh tubuhnya terasa sakit dan remuk seperti telah tertindih sesuatu yang berat.

Nafas Arumi seolah tercekat di tenggorokan, saat mendapati seorang pria asing terbaring di bawah selimut yang sama dengannya. Beberapa pertanyaan mulai menyeruak dalam benaknya dengan apa yang sudah terjadi.

“Dia siapa? Da-dan apa yang sudah terjadi?” Arumi tercengang, wajah cantik seketika memucat saat melihat jelas ternyata pria di sampingnya bukan Daniel sang kekasih hati.

Tangan Arumi gemetar, ia mengumpulkan keberanian untuk menyingkap selimut sampai keringat dingin pun membasahi seluruh tubuhnya.

Kedua bola mata sipit Arumi membulat, jantungnya seperti berhenti berdetak saat melihat tubuh polos-nya tanpa sehelai benang pun serta jejak-jejak tanda-tanda merah menghiasi leher dan beberapa bagian tubuh lain membuat ia semakin syok dan panik, hatinya hancur berkeping-keping setelah kehilangan mahkota suci yang selama ini dia jaga, demi pria yang sangat ia cintai kini seolah telah pupus sudah.

Sungguh ia tidak mengerti bagaimana bisa dirinya tidur bersama pria asing yang tidak ia kenal, padahal semalam jelas-jelas merayakan birthday party bersama teman-teman dan sang kekasih.

Kesucian yang telah di jaga bertahun-tahun seharusnya di berikan pada calon suaminya Daniel, tapi tadi malam malah terenggut begitu saja.

“Tidak! Kenapa bisa jadi seperti ini?” Arumi bertanya-tanya dengan suara isak tangis seraya merutuki diri sendiri dan menjambak rambut dengan kedua tangan, beberapa kali wanita cantik itu berusaha mengingat insiden semalam, namun nihil bayangannya gelap tidak ingat sama sekali.

Mendengar suara tangisan Arumi terdengar jelas di gendang telinga, membuat pria berparas tampan itu perlahan membuka kedua pelupuk mata seraya berdecak kesal.”Ck, berisik!”

Arumi terkejut saat sorot mata elang pria itu membidik ke arahnya. Kesal, marah berkecambuk dalam hati sampai ia memberanikan diri melontarkan beberapa pertanyaan.

“Kamu siapa? Kenapa bisa berada di kamar ini dan berani sekali mengambil kesempatan dari ku, dasar pria brengsek!” Maki Arumi terlihat sangat kesal.

Senyuman smrik tersungging di bibir merah pria itu, saat mendengar pertanyaan Arumi yang membuatnya tak habis pikir. “Kau bertanya seperti itu padaku? Seharusnya pertanyaan itu untukmu sendiri, ini adalah kamar ku lihat itu.” Tunjuk sang pria tepat ke arah pintu yang bertuliskan VIP enam.

Seketika wajah Arumi memucat dan merasa kikuk, bagaimana bisa dia sampai salah masuk kamar. Padahal jelas-jelas semalam masuk kamar yang benar.

“Benar-benar trik licik dan murahan, kau sendiri yang sengaja masuk ke dalam kamar ku kan? Katakan berapa harga yang harus aku bayar?!”

Kata-kata pria itu membuat Arumi tersulut emosi, lalu dia membalas. “Tuan, jaga ucapanmu kamu pikir aku jual diri apa? Aku tidak butuh uang mu,” tolak Arumi lalu segera beranjak dan memunguti pakaiannya yang berserakan di bawah lantai.

Tak ingin sampai ada orang yang tahu, atas apa yang telah terjadi, Arumi berjalan ke arah kamar mandi untuk merapihkan diri, lalu setelah beberapa menit setelah memakai kembali pakaian lengkap ia segera pergi tanpa menghiraukan pria asing yang tak dia kenal sama sekali.

“Ck, sok jual mahal,” decih sang pria sembari memijat kening. Namun melihat bercak noda darah di sprei membuatnya terkejut. Dan tidak menyangka jika tadi malam adalah pertama kali untuk Arumi.

Di sepanjang jalan Arumi terus merenung, bagaimana nanti dia bisa menghadapi Daniel setelah mengalami insiden satu malam yang tidak pernah dia bayangkan bersama pria lain.

“Arumi tenanglah,” Arumi terus meyakinkan diri, dengan kedua tangan yang meremas ujung dress.

Satu jam berlalu, setibanya di rumah Arumi terkejut saat Daniel, Rania dan kedua orang tuanya sudah duduk menunggu dari tadi.

“Arumi! Dari mana saja kamu? Semalam aku dan Rania mencari mu, sekarang kau baru pulang?!” Daniel mencecar beberapa pertanyaan pada Arumi dengan rahang yang mengeras dan menatap penuh selidik.

“Iya Arumi, aku sangat mengkhawatirkan mu,” sambung Rania, tersenyum penuh arti.

Wajah Arumi memucat, tubuhnya gemetar ketakutan. Bibirnya seolah terkunci saat akan menjawab pertanyaan sang kekasih.

“Maafkan aku mas Daniel, semalam aku..” belum sempat Arumi menjawab. Rania sengaja memotong perkataan sang Kaka. Bahkan Rania sengaja bertanya saat melihat banyak tanda kiss mark di leher Arumi, membuat semua orang tercengang terutama Daniel.

“Astaga! Arumi anak gadis macam apa kamu pagi-pagi begini baru pulang? Penampilan mu juga sangat kusut, memalukan sekali apa kamu tidak tahu Daniel dan adikmu mencarimu semalaman?” cibir Marisa yang sengaja memprovokasi.

Seketika Daniel naik pitam, kedua bola matanya berapi-api, lalu menghampiri dan mencengkram erat leher Arumi sampai tercekik.

“Keterlaluan! Dasar wanita tidak tahu diri, berani sekali kau mengkhianati ku. Katakan padaku Arumi, pria liar mana yang telah menyentuh dan bermain gila denganmu?”

แสดง
บทถัดไป
ดาวน์โหลด

บทล่าสุด

บทอื่นๆ

ถึงผู้อ่าน

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

ความคิดเห็น

Abel Taiwo
Abel Taiwo
it's direct, good nd short..... it's worth my time ......️
2021-09-12 19:47:02
1
0
39
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status