Share

Bab 122

Author: Lalapoo
last update publish date: 2026-07-01 21:01:36

Laticia tak tahu sejak kapan rasa dingin yang tadi mencengkeram tubuhnya mulai perlahan menghilang. Sedikit demi sedikit, mati rasa yang membeku di ujung jemarinya berubah menjadi hangat yang menjalar pelan, merambat dari kulit hingga ke dalam tulang. Awalnya ia mengira itu hanya karena mantel tebal yang membungkus mereka, atau bara api kecil yang masih menyala di sudut gua. Namun semakin lama ia sadar bukan itu sumbernya.

Itu Lereg.

Ciuman pria itu yang semula hanya singkat dan hati-hati kini
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 193

    Carsein tertegun mendengar ucapan Laticia. Untuk beberapa saat, ia hanya menatap perempuan itu tanpa tahu harus menjawab apa. Pada akhirnya, ia menghela napas panjang dan mencoba meredakan keadaan."Lati, biarkan aku yang mengurusnya."Laticia tidak menjawab. Ia hanya menatap Carsein beberapa detik sebelum akhirnya mengalihkan pandangan. Namun Pricilla justru tidak terima."Tidak!"Carsein langsung menoleh.Pricilla berdiri dengan wajah memerah, air mata masih menggenang di sudut matanya. "Saya ingin berbicara dengan Ratu."Carsein mengerutkan kening."Untuk apa?""Saya ingin menjelaskan semuanya.""Pricilla." Suara Carsein terdengar lebih tegas. "Apa sebenarnya yang ingin kau bicarakan? Berhenti mempermalukan dirimu sendiri."Pricilla tertegun. Wajahnya berubah, seolah tidak menyangka Carsein akan mengatakan hal seperti itu di hadapan Laticia dan para pengawal.Namun bukannya mundur, ia justru semakin emosional."Mempermalukan diri saya sendiri?"Ia menunjuk dadanya sendiri dengan ta

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 192

    Pengawal itu langsung membungkuk."Baik, Yang Mulia."Namun Pricilla segera menyela."Yang Mulia Ratu, Anda tidak perlu memanggil Kaisar ke sini!"Laticia kembali menatapnya."Ini urusan wanita istana."Senyum tipis muncul di wajah Laticia, tetapi sama sekali tidak mengandung kehangatan."Kalau begitu seharusnya kau mengingat hal itu sebelum berdiri di hadapanku dan berteriak."Pricilla terdiam. Laticia melangkah mendekat."Namun sekarang aku berubah pikiran." Tatapannya menjadi jauh lebih dingin. "Sebaiknya Kaisar datang."Pricilla menelan ludah. Laticia kemudian berkata dengan suara rendah, tetapi cukup jelas untuk membuat semua orang di lorong mendengarnya."Panggil Kaisar sebelum aku benar-benar kehilangan kesabaranku dan memenggal kepala wanita yang berani berdiri di hadapanku sambil berteriak seolah-olah aku adalah bawahannya."Wajah Pricilla langsung pucat. Para pengawal menundukkan kepala. Tidak ada satu pun yang berani bergerak tanpa perintah.Laticia kemudian berdiri tegak d

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 191

    Melisa terdiam cukup lama. Ia tidak tahu apakah Laticia sedang benar-benar bertanya atau hanya sedang membayangkan kemungkinan yang paling buruk.Namun dari cara sang ratu mengatakannya, tidak ada sedikit pun kegembiraan di sana. Hanya rasa ingin tahu yang dingin."Yang Mulia..."Laticia menghela napas pelan dan mengambil kembali dokumen di hadapannya."Aku tidak mengatakan aku akan melakukan apa pun.""Saya tahu.""Aku hanya bertanya."Melisa mengangguk kecil. Laticia kemudian menatap keluar jendela. Langit ibu kota tampak cerah, tetapi entah mengapa suasana istana terasa jauh lebih gelap daripada sebelumnya."Selama anak itu masih ada, dia akan merasa memiliki alasan untuk bertahan."Melisa diam."Kalau suatu hari alasan itu hilang..." Laticia berhenti sejenak. "Aku hanya ingin tahu, apa yang tersisa dari dirinya."Setelah mengatakan itu, Laticia kembali menunduk dan melanjutkan pekerjaannya seolah percakapan tersebut tidak pernah terjadi.Sementara Melisa hanya berdiri di tempatnya

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 190

    Carsein langsung terdiam. Pricilla berdiri di hadapannya dengan mata yang masih dipenuhi air mata. Napasnya terdengar tidak teratur, seolah semua emosi yang sejak tadi ia tahan akhirnya tumpah begitu saja."Saya mendengarnya sendiri," katanya pelan. "Anda bahkan mengatakan akan datang ke kamar Ratu malam ini.""Itu bukan urusanmu."Jawaban Carsein terdengar datar, tetapi justru membuat wajah Pricilla semakin pucat."Bukan urusan saya?" Ia tertawa kecil, getir. "Saya mengandung anak Anda."Carsein menatap perutnya sesaat sebelum kembali menatap wajahnya."Aku tahu.""Dan saya adalah selir Anda.""Aku juga tahu.""Kalau begitu mengapa Anda masih memperlakukannya seperti itu?"Carsein mengernyit."Seperti apa?""Seolah-olah saya tidak pernah ada.""Pricilla." Suara Carsein mulai terdengar berat. "Laticia masih istriku."Pricilla terdiam."Laticia adalah Ratu Kekaisaran ini. Apa pun yang terjadi di antara kami, kedudukannya tidak berubah.""Tapi Anda memilih saya sebelumnya.""Aku tidak p

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 189

    Carsein segera menyusul Laticia yang baru saja meninggalkan ruang rapat. Langkahnya terdengar semakin dekat di lorong istana hingga akhirnya pintu ruang kerja Laticia terbuka. Ia masuk tanpa mengetuk, membuat Laticia yang baru saja meletakkan beberapa dokumen di atas meja menoleh."Ada sesuatu yang terjadi?"Carsein tidak langsung menjawab. Ia menutup pintu di belakangnya, kemudian berjalan mendekat dengan wajah yang sulit dibaca. Ada ketegangan yang terlihat jelas dari sorot matanya, seolah ada sesuatu yang sejak tadi ingin ia katakan."Laticia," ucapnya akhirnya, "apa sekarang kau ingin menghancurkan semua orang?"Laticia hanya mengangkat alis. Sudut bibirnya terangkat tipis, bukan karena merasa geli, melainkan karena pertanyaan itu terdengar begitu tidak masuk akal."Untuk apa aku melakukan itu?" Laticia menatap Carsein. "Mereka semua adalah orang-orangmu."Carsein terdiam.Laticia menatapnya,"Mereka semua adalah orang-orang Anda, Yang Mulia."Carsein tetap diam."Mereka adalah pej

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 188

    Carsein terdiam karena Laticia kemudian memberikan pilihan yang jauh lebih berat."Jadi pilihannya sederhana. Adili mereka secara terbuka dan biarkan rakyat melihat bahwa kau masih mampu menjaga kekaisaran."Carsein tidak mengalihkan pandangan."Atau..." Tatapan Laticia berubah dingin. "Beri mereka waktu untuk melarikan diri, menghancurkan bukti, menghubungi keluarga, dan mempersiapkan pembelaan sebelum kita sempat menyentuh mereka."Beberapa orang langsung menelan ludah. Mereka tahu persis apa yang dimaksud Laticia.Carsein pun mengetahuinya.Mereka semua adalah orang-orang yang selama ini dipilih dan dipercaya olehnya. Sebagian bahkan telah berdiri di belakang takhta Carsein sejak awal pemerintahannya. Jika mereka dihukum, maka bukan hanya jabatan mereka yang akan runtuh.Reputasi Carsein juga akan ikut terseret. Karena jika orang-orang kepercayaannya terbukti melakukan korupsi selama bertahun-tahun, rakyat tentu akan bertanya bagaimana mungkin seorang kaisar tidak mengetahuinya.Ca

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 4

    Lereg menatap Laticia cukup lama. Tatapan birunya tajam dan berat, seolah sedang mencoba membaca isi pikiran wanita di hadapannya.“Apakah Anda secara tidak langsung sedang menyuruh saya memberontak?” Suara rendah itu memecah keheningan ruangan.Namun Laticia hanya tersenyum kecil. Ia duduk tenang d

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 3

    “Apa kau kerasukan setan?”Laticia tertegun sebelum perlahan menghela napas, ekspresinya tetap tenang.“Yang Mulia,” ucapnya pelan, “saya serius.”Tatapan Carsein langsung berubah tajam. Ia melepaskan tangannya dari bahu Pricilla lalu berjalan mendekati Laticia perlahan.Langkahnya berhenti tepat di

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 2

    Langkah kaki Carsein menjauh tanpa ragu, gema sepatunya perlahan menghilang di balik lorong istana. Pintu ruang makan tertutup, menyisakan keheningan yang terasa begitu berat.Laticia tetap duduk di kursinya, punggungnya masih tegak seperti seorang ratu, namun napasnya perlahan terlepas. Ia memejamk

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 1

    “Aku setuju bercerai.”Suara itu memecah keheningan ruang makan yang luas, menggema di antara dinding marmer dan langit-langit tinggi yang biasanya terasa begitu megah.Laticia Valcren de Ascham, Ratu Kekaisaran Ascham, duduk dengan punggung lurus. Tatapannya terarah lurus ke depan, pada suaminya—Ka

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status