Teilen

Bab 123

last update Veröffentlichungsdatum: 01.07.2026 21:17:31

Carsein ingin mengatakan sesuatu, tetapi suaranya tertahan ketika terdengar suara dari dalam gua.

“Yang Mulia Grand Duke... Anda membakar semuanya?”

Semua kepala menoleh ke arah sumber suara itu. Salah satu ksatria Utara baru saja keluar dari dalam, wajahnya penuh kebingungan saat melihat sisa-sisa kain, kayu, dan perlengkapan yang tinggal abu.

Lereg menoleh sekilas, ekspresinya tetap datar.

“Di dalam sangat dingin,” katanya singkat. “Ratu tidak mungkin kubiarkan kedinginan, jadi aku membakar a
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel
Kommentare (8)
goodnovel comment avatar
Sridewi Novianty
lati langsung ngomong, maaf yg mulia saya butuh waktu utk sendiri. puih.... sorry ya carsein. lu kira dirimu siapa.
goodnovel comment avatar
bakso mercon
nyawa anaknya harus di byr dgn kejam oleh dua manusia manipulatif itu.jgn JD bodoh leti.mana sikap angkuh dan omongan pedasmu.jgn menye2!
goodnovel comment avatar
bakso mercon
berakhir tergantung penulis..bodoh aja KLO sampai sama cascein.jijik bekas cewek.apalagi begitu membela gundiknya.cerai jln tepat.ngak perlu bertele-tele dan muter-muter.
ALLE KOMMENTARE ANZEIGEN

Aktuellstes Kapitel

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 167

    Langkah Carsein terhenti. Koridor utama istana yang semula hanya dipenuhi suara langkah kaki para pelayan kembali diliputi keheningan. Cahaya matahari sore yang masuk melalui jendela-jendela tinggi memantulkan warna keemasan di lantai marmer, tetapi kehangatan itu sama sekali tidak mampu mengurangi jarak yang kini terbentang di antara keduanya.Carsein menatap Laticia tanpa berkedip. Selama beberapa saat, ia tidak mampu mengucapkan sepatah kata pun.Dahulu, setiap kali ia membutuhkan sesuatu, Laticia akan langsung mengerti bahkan sebelum ia mengatakannya. Tidak pernah ada penolakan. Tidak pernah ada syarat. Perempuan itu selalu menyelesaikan semuanya dengan tenang, seolah memang itulah tugasnya sebagai seorang ratu.Namun sekarang Laticia tidak lagi berdiri di hadapannya sebagai wanita yang akan menerima semua permintaannya begitu saja.Ia telah berubah dan perubahan itu begitu jelas hingga Carsein tidak bisa lagi berpura-pura tidak menyadarinya."Aku tahu," ucapnya akhirnya dengan su

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 166

    Derap roda kereta perlahan memasuki halaman utama Istana Kekaisaran. Puluhan kesatria kekaisaran telah berbaris rapi di sepanjang jalan menuju tangga utama istana. Para pelayan, pejabat, hingga dayang istana berdiri menundukkan kepala, menyambut kepulangan wanita yang selama beberapa bulan terakhir menjadi pembicaraan di seluruh penjuru kekaisaran.Ratu telah kembali.Di puncak anak tangga, Carsein berdiri dengan jubah kebesarannya. Wajahnya tetap tenang, tetapi sejak fajar ia telah beberapa kali keluar masuk halaman istana hanya untuk memastikan laporan terakhir mengenai perjalanan Laticia.Kini, penantian itu akhirnya berakhir.Kereta berhenti.Seorang kesatria membuka pintu dengan hormat.Laticia turun lebih dahulu. Gaun yang dikenakannya bergerak lembut tertiup angin musim dingin. Wajahnya tetap tenang, tanpa sedikit pun menunjukkan keraguan meski kini kembali menginjakkan kaki di tempat yang pernah hampir merenggut nyawanya.Tatapan Carsein langsung tertuju kepadanya. Entah menga

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 165

    Pricilla membeku di tempatnya. Selama ini ia hanya mengetahui bahwa hubungan kedua kekaisaran cukup baik. Namun ia tidak pernah menyangka perempuan yang selama ini ia anggap hanya duduk diam sebagai ratu ternyata menjadi orang yang membangun fondasi hubungan tersebut.Carsein kembali melanjutkan langkahnya."Nanti, ketika Kaisar Barat tiba orang pertama yang akan beliau cari bukanlah aku." Ia berhenti sesaat. "Melainkan Laticia."Karena bagi dunia luar Ratu Kekaisaran bukan sekadar pendamping seorang kaisar. Ia adalah wajah diplomasi kekaisaran. Dan tidak ada seorang pun di istana ini yang mampu menggantikannya.Sepeninggal Carsein, koridor istana kembali dipenuhi kesunyian.Pricilla masih berdiri di tempat yang sama. Kedua tangannya mengepal begitu erat hingga kuku-kukunya meninggalkan bekas kemerahan di telapak tangan. Wajahnya yang biasanya selalu dihiasi senyum lembut kini dipenuhi amarah yang sulit disembunyikan.Dadanya naik turun menahan emosi.Setiap ucapan Carsein terus berpu

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 164

    Suasana ruang kerja Kaisar pagi itu dipenuhi ketegangan yang nyaris dapat dirasakan oleh setiap orang yang berada di dalamnya. Tumpukan dokumen memenuhi meja kerja yang besar, sementara para menteri, pejabat istana, dan kesatria berdiri berjajar menunggu keputusan berikutnya. Sejak kepergian Laticia ke Utara, hampir tidak ada satu hari pun berlalu tanpa masalah baru yang muncul di istana.Tidak ada seorang pun yang berani bersantai. Tiba-tiba, suara kepakan sayap terdengar dari luar jendela.Seekor elang pembawa pesan melesat turun dengan cepat dan mendarat di ambang jendela ruang kerja. Salah seorang kesatria segera menghampiri burung itu, melepaskan tabung kecil yang terikat di kakinya, lalu menyerahkannya kepada Carsein.Seluruh ruangan mendadak sunyi.Carsein membuka gulungan surat itu tanpa berkata apa-apa. Tatapannya bergerak cepat membaca setiap baris tulisan tangan yang begitu dikenalnya.Laporan dari Elton.Isinya tidak panjang. Namun hanya beberapa kalimat saja sudah cukup m

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 163

    Elton terdiam. Ia teringat bagaimana selama ini Laticia selalu melindungi banyak orang di istana, termasuk dirinya. Berkali-kali sang ratu menutupi kesalahan orang lain dan menyelamatkan mereka dari hukuman.Kini, justru Laticia yang berdiri di hadapannya dan memintanya memilih.Berpihak kepada kaisar atau kepada ratu.Elton kembali menundukkan kepala. Untuk pertama kalinya, kesetiaan yang selama ini ia pegang mulai goyah. Bukan karena Laticia memaksanya berkhianat, tetapi karena ia akhirnya melihat kenyataan yang selama ini ia abaikan.Keheningan yang menggantung di aula terasa semakin menyesakkan setelah ucapan Laticia berakhir. Elton masih berdiri dengan kepala tertunduk, seolah sedang bergulat dengan pikirannya sendiri. Wajahnya memperlihatkan keraguan yang belum pernah terlihat sebelumnya."Kembalilah, Elton." Nada suaranya tetap tenang, tanpa sedikit pun kemarahan. "Aku tidak akan kembali."Kalimat itu menjadi jawaban yang begitu jelas. Tidak ada keraguan. Tidak pula memberi rua

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 162

    Laticia menatap Lereg yang terlihat bersungguh-sungguh."Aku akan menunggu sampai hari ketika kau percaya bahwa kau tidak lagi harus memikul semua beban itu seorang diri. Sampai hari ketika kau mampu memberikan apa yang menurutmu belum bisa kau berikan kepadaku."Laticia menggigit pelan bibir bawahnya.Dadanya kembali dipenuhi rasa sesak yang kali ini bukan berasal dari kesedihan, melainkan dari kehangatan yang perlahan memenuhi ruang kosong di dalam hatinya.Lereg mengangkat tangan yang lain, mengusap perlahan pipi perempuan itu dengan ujung jarinya. Tatapannya tidak pernah berubah. Tetap setenang dan seyakin saat pertama kali ia mengutarakan isi hatinya."Karena bagiku..." Ia tersenyum tipis. "Tidak pernah ada pilihan lain, Laticia. Sejak dahulu hingga sekarang hanya kau yang aku inginkan."Bukan karena ia seorang ratu. Bukan karena darah bangsawan yang mengalir dalam dirinya. Bukan pula karena kedudukan atau kekuasaan yang dimiliki Laticia.Lereg menginginkannya karena ia adalah La

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 5

    Laticia menatap Carsein tanpa mengalihkan pandangannya sedikit pun. Wanita itu perlahan mendongakkan wajahnya, menahan tekanan dari tatapan dingin sang kaisar yang berdiri tepat di hadapannya.“Urusan wilayah utara sudah Anda serahkan pada saya,” ucapnya tenang. “Dan sekarang Anda berpikir saya diam

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 4

    Lereg menatap Laticia cukup lama. Tatapan birunya tajam dan berat, seolah sedang mencoba membaca isi pikiran wanita di hadapannya.“Apakah Anda secara tidak langsung sedang menyuruh saya memberontak?” Suara rendah itu memecah keheningan ruangan.Namun Laticia hanya tersenyum kecil. Ia duduk tenang d

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 3

    “Apa kau kerasukan setan?”Laticia tertegun sebelum perlahan menghela napas, ekspresinya tetap tenang.“Yang Mulia,” ucapnya pelan, “saya serius.”Tatapan Carsein langsung berubah tajam. Ia melepaskan tangannya dari bahu Pricilla lalu berjalan mendekati Laticia perlahan.Langkahnya berhenti tepat di

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 2

    Langkah kaki Carsein menjauh tanpa ragu, gema sepatunya perlahan menghilang di balik lorong istana. Pintu ruang makan tertutup, menyisakan keheningan yang terasa begitu berat.Laticia tetap duduk di kursinya, punggungnya masih tegak seperti seorang ratu, namun napasnya perlahan terlepas. Ia memejamk

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status