Share

2 : Ujian Alam Roh

Author: Ikaza
last update publish date: 2026-04-19 17:56:42

Tanpa ragu Jyu memasuki gua itu, hanya ada kegelapan, tak ada secercah cahaya. Dan tiba-tiba sebuah rune muncul di benaknya. Ini mengagetkan hingga membuat Jyu terjatuh, lututnya seketika lemas. Jyu terus memerhatikan rune yang ada, terus berkedip sambil mengamati informasi yang tertulis jelas di benaknya.

[Selamat datang]

Nama: [Jyu]

Peringkat: [Calon]

Atribut: -

Aspek: -

Kekuatan Aspek: -

Fragmen Sihir: [0/1000]

Kenangan: -

Hanya ada tanda tanya di otaknya. "Jadi ini sistem kekuatanku, belum ada satupun yang bisa ku banggakan"

Tapi Jyu yakin, setelah melewati rintangan di alam Darkent pasti ada kekuatan yang bangkit di dalam tubuhnya. Kekuatan mengerikan, mungkin saja dia bisa mengendalikan api atau petir. Jyu hanya tertawa saat memikirkannya.

"Semoga saja"

Akhirnya ia bangkit lagi, merapikan pakaiannya yang sudah lusuh, bersiap untuk masuk lebih dalam ke dalam gua. Dan dia pun terjatuh! Ketika kakinya baru melangkah lima langkah, Jyu malah jatuh ke dalam lubang. 

"persetan!" teriakannya yang menggema di dalam gua.

Kini dia jatuh secara vertikal, semakin lama kian cepat. Jika dia jatuh seperti ini dan menghantam tanah, sudah pasti dia bakal mati, mungkin kepala pecah atau semua tulang remuk tak ada yang utuh. Tinggal menunggu waktu hingga itu semua terjadi. Jyu harus melakukan sesuatu!

Lorong dimana Jyu terjatuh memiliki lebar tiga meter. Pencahayaan di dalamnya hanya berasal dari bebatuan yang berkilauan, memiliki pancaran cahaya biru. Meski redup tapi cahaya ini membuat Jyu bisa melakukan observasi ke sekelilingnya.

Di benaknya, ia harus bisa memperlambat kecepatannya. Caranya? Hanya ada satu, menggapai dinding lubang untuk mencari pijakan. Tapi ada masalah lain, mencari pijakan dengan kecepatan setinggi ini bisa saja membuat kaki dan tangannya patah.

Intinya hanya satu, tak boleh banyak berpikir, harus segera bertindak karena lubang akan mencapai ujungnya.

Akhirnya Jyu menendang dinding lubang hingga membuat tubuhnya sedikit bergerak ke samping. Lalu ia berbalik badan dan menendang dinding di seberangnya. Ini terus dia lakukan, meski kakinya seperti mau patah tapi nyatanya aksinya ini cukup berhasil. Kecepatan jatuhnya melambat hingga kini dia bisa melompat secara zigzag dengan berpijak ke dinding lubang. Hingga akhirnya dia bisa berhenti dan berpijak ke batu-batu biru.

Dia berhenti sejenak untuk istirahat, menenangkan otot-ototnya.

"Kenapa kau tak memperingatkanku soal ini Yomi?," gerutunya karena kesal harus menghadapi rintangan yang sudah mengancam nyawanya.

"Aku memang lahir untuk menantang kematian"

Sambil menghela nafas karena lelah, Jyu melanjutkan perjalanannya menuruni lubang mengerikan ini. Dia melompat secara zigzag, seperti terbang dari satu batu biru ke batu-batu lainnya.

Dan akhirnya dia mencapai titik terbawahnya, begitu terang karena cahaya keabu-abuan. Jyu memilih berhenti, bergelantungan di batu-batu biru terakhir di lubang tersebut. Ia menintip keluar untuk mencari tahu seperti apa alam Darkent. Dan dia hanya bisa melotot tak percaya!

Alam Darkent merupakan tempat yang sungguh mengerikan. Hanya ada hamparan pasir berwarna abu-abu, dengan batu-batu berbentuk kerucut berwarna hitam serta berukuran besar, tingginya pun bervariasi, dari dua meter hingga puluhan meter.

Dan yang paling mengerikan adalah tempat di bawah lorong dimana Jyu berada. Ada beberapa makhluk mistis yang sedang berpesta memangsa tubuh-tubuh Surcy yang terjatuh dari atas. Tubuh-tubuh mereka tercerai berai, tak ada lagi kepala atau bagian tubuh lainnya, serta darah seperti membanjiri tempat tersebut.

Makhluk-makhluk mistis itu memiliki tubuh yang mengerikan. Kepala dan tubuhnya menyatu, dua matanya besar, termasuk mulutnya dengan taring tajam menyembul keluar. Tangan dan kakinya kecil, tapi terlihat kuat dengan otot-otot besar serta cakar tajam. Mereka tergolong makhluk mistis berpangkat Beast.

Sejatinya makhluk mistis terbagi dalam beberapa golongan, Beast, Monster, Demon, Devil, dan Arabai. Semuanya memiliki tingkat kekuatannya sendiri. Beast dan Monster adalah tingkatan makhluk mistis yang masuk akal untuk dilawan para Surcy yang belum memiliki kekuatan iblis.

Jyu bisa melawannya, tapi cedera sudah pasti didapatkannya. Meski berperingkat rendah, tapi kekuatan mereka tak bisa disepelekan. Alhasil Jyu memilih untuk menghindari pertarungan. Kabur adalah pilihannya!

Ada batu besar yang bisa menjadi tempat mendarat baginya. Semakin menguntungkan lagi, sebab para makhluk mistis itu tak memiliki leher, sehingga tak bisa mendongak ke atas untuk melihat dirinya yang sedang melayang di udara. Monster tanpa leher, itu artinya mereka hanya bisa memandang lurus. Bisa saja mereka memandang ke atas, tapi harus tiduran di tanah. Merepotkan sekali!

Jyu akhirnya mengayunkan tubuhnya beberapa kali. Setelah ayunannya cukup kuat, dia langsung melompat menuju batu besar yang ada di sisi kiri makhluk mistis menjijikkan itu. 

Dia mendarat tepat di balik batu itu. Tapi Suara pendaratannya cukup keras, mengusik monster-monster yang sedang asyik menyantap mangsanya. Dari balik batu Jyu mendengar ada sejumlah derap langkah kaki mendekatinya. Keberadaannya hampir ketahuan!

Tak ada cara lain selain sembunyi. Jyu menenggelamkan tubuhnya ke dalam pasir, menutupi seluruh anggota tubuhnya hingga tak terlihat lagi oleh mereka. Ia cuma bisa memejamkan mata sambil berdoa tubuh kecilnya tak diinjak oleh makhluk mistis dengan tinggi hampir empat meter itu.

Sedetik kemudian monster tanpa leher itu muncul di dekatnya.

"Pergilah! Cepat pergilah!," Jyu panik karena kaki-kaki mereka nyaris menginjak wajahnya.

Hentakan kaki mereka membuat pasir tersingkap, memerlihatkan sebagian wajahnya. Jyu mencoba membuka mata kirinya, terlihat jelas ada satu monster sedang memunggunginya.

Ada tiga monster yang sedang mencarinya, tapi keberadaannya tak bisa diketahui. Para makhluk mistis itu sejatinya tak bisa menemukan Jyu. Usaha mereka baru berhasil jika mereka tengkurap ke tanah, itupun jika tubuh mereka menindih tubuh Jyu seutuhnya.

Tiga monster itu pergi, Jyu selamat!

Setelah menunggu beberapa saat sampai mereka hilang, Jyu baru berani keluar. Menahan nafas beberapa detik cukup melelahkan. Ia juga harus mengucek matanya berulang kali karena kemasukan pasir. Sungguh menyiksa!

Ini dia lakukan sambil berlari menjauh dari pusat pembantaian para Surcy tersebut. Ada batu kerucut yang ukurannya lebih besar, dia ingin ke sana karena dari penglihatannya tempat itu cukup aman. Paling tidak, tak ada makhluk mistis disana.

Tempat ini sungguh gersang, memang pantas jika hanya dihuni oleh makhluk mistis. Bagi manusia atau Surcy tentu merepotkan, mereka butuh minum dan makan. Lalu apa di sini ada sumber makanan yang layak dimakan oleh mereka termasuk Jyu?

Tampaknya tak ada! Pilihannya mungkin hanya satu, memakan mentah-mentah daging monster serta meminum darahnya. Memang menjijikkan, tapi inilah satu-satunya cara bertahan hidup di alam ini. Meski sebatas roh, tapi para Surcy tetap merasakan lapar dan haus, termasuk rasa sakit.

Jyu telah sampai di batu kerucut besar itu. Dan setelah mengamati alam Darkent, ia pun jadi paham akan kesulitan yang harus dihadapi. Bertahan hidup di sini menjadi tantangan yang sulit untuk ditaklukkan.

Tapi dia juga harus segera bergerak, waktu tiga hari disini tergolong singkat. Membangkitkan kekuatan iblisnya pun sulit, caranya pun dia sendiri juga tak tahu. Ia hanya teringat satu pesan dari Yomi:

"Kekuatan inti jiwamu yang akan menuntunmu menemukan kekuatan iblismu"

Jyu memang harus segera bergerak mencari kekuatan iblisnya, tapi ini bukanlah strategi yang bagus baginya. Tubuhnya masih begitu lelah, rasa sakit juga terasa kian menyakitkan. Istirahat untuk sedikit memulihkan tenaganya menjadi pilihan tepat. Apalagi memahami inti jiwanya sendiri juga perlu dilakukan.

Yomi juga berpesan, "bermeditasilah untuk menemukan inti jiwamu"

Bagi para Surcy, meditasi menjadi sangatlah penting untuk melatih fokus dan memahami inti jiwanya sendiri. Mereka harus menyelami alam bawah sadar dengan tenang dan penuh kesunyian. Sejatinya kebangkitan inti jiwa hanya bisa dicapai jika Surcy mampu membuat otaknya selaras dengan inti jiwanya sendiri. Perlahan mereka akan ditemukan dan diarahkan untuk berjalan menuju kekuatan sejati.

Tak ada cara lain selain melakukannya.

Jyu akhirnya bersembunyi di balik celah bebatuan. Ia duduk bersila dan melemaskan seluruh otot tubuhnya. Kini matanya terpejam, fokus tapi tak kosong. Kesunyian segera menghampirinya, membawanya semakin dalam masuk ke dalam jiwanya.

Sebenarnya ketika masih hidup, Jyu sudah pernah melakukan meditasi, tapi hasilnya tak seperti sekarang. Di alam Darkent sungguh berbeda, bermeditasi menjadi menyenangkan. Ia seperti sedang mengumpulkan energi untuk memulihkan tubuhnya.

Bahkan ini terkesan mudah, meditasinya perlahan berhasil. Dalam kegelapan, kini Jyu mampu menemukan secercah cahaya di dalam dirinya, inilah inti jiwa.

"Apa ini?," Jyu panik ketika bayangan mengerikan muncul di benaknya. Ia tetap berada dalam meditasinya, tapi bayangan beruang besar dengan wujud mengerikan muncul di benaknya. Sedetik kemudian Jyu diperlihatkan jalur untuk menuju ke sana, sebuah gua kecil yang berada di utara. Gua ini diapit bebatuan kerucut dengan ukuran besar dan menjulang tinggi.

Perlahan matanya terbuka, "jadi di sana tempat kekuatan iblisku berada, baiklah!"

Senyum kepuasan tergambar jelas di bibirnya. Jyu seperti tak sabar ingin segera sampai di sana. Ia yakin kekuatan iblis yang bakal ditemukannya memiliki kekuatan overpower. Beruang dengan taring dan cakar tajam, serta tubuh penuh otot yang membuat serangannya pasti mematikan.

Tapi ancaman sudah tergambar jelas di depan. Banyak monster berkeliaran, cepat atau lambat sudah pasti dia akan melawan mereka. Hanya satu yang harus dia lakukan, membunuh mereka.

Ia perlu senjata. Jyu mengamati sekitarnya, hanya ada bebatuan. Kemudian Jyu mengingat sesuatu, di alam purba sejatinya senjata adalah bebatuan yang dibuat runcing seperti pisau atau tombak. Akhirnya Jyu menemukan ide!

Setelah melihat sekelilingnya, terutama bebatuan runcing, ia menemukan satu bagian yang bisa dijadikan pedang. Dengan semangat penuh kobaran api, Jyu mengambil batu tumpul untuk memecah bebatuan runcing itu. Berulang kali dia memukulnya, bebatuannya cukup keras tapi perlahan retakan tipis tercipta.

Dan batu itu pun terpecah. Jyu merapikan setiap sisinya agar benar-benar runcing dan bisa dipakai sebagai pedang. Tak lupa juga ia membuat pegangan agar tangannya tak terluka saat menjadikannya senjata. Ia menyobek kain jubahnya, lalu melilitkannya ke batu tersebut.

Kini selesai sudah senjata mematikan ciptaan Jyu, sebuah pedang dengan ukuran setengah meter. Semua sisinya bergelombang, tapi sangat runcing, nyaris sempurna seperti pedang dari baja atau logam. Di ujung bawahnya adalah pegangan dan cukup nyaman juga untuk tangannya.

"Mari kita berburu"

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Boneka Beruang: Evolusi Sang Iblis Terkutuk   68: Sebuah Takdir

    Jyu dan Sizhi berpikir keras atas tawaran kesepakatan ini. Tentu sangat menguntungkan baginya, tapi juga menyulitkan bagi para prajurit DV Army lainnya. Jika tak boleh membunuh makhluk mistis, maka harus berbuat apa mereka?"Aku tak bisa memutuskannya. Aku tak memiliki kewenangan itu" kata Jyu yang menyadari bahwa dirinya hanyalah prajurit biasa. Setuju atau tidak, seharusnya Taffie yang memutuskannya."Bawa kami kepadanya!" kata Mamba dengan penuh percaya diri.Kini mereka telah berada di dalam mobil, berkendara dengan kencang menuju markas DV Army. Di tengah-tengah perjalanan, Elveryn terus menutup portal dimensi yang muncul. Cara kerja kekuatannya sungguh istimewa, lebih hebat dibandingkan Jyu. Elveryn hanya perlu mengedipkan mata untuk menutup portal dimensi. Berbeda halnya dengan Jyu yang harus berkonsentrasi penuh untuk melakukannya.Apa yang dilakukan Elveryn sangatlah cepat, sehingga tak cukup banyak makhluk mistis yang masuk ke alam manusia. Mungkin hanya satu atau tiga yang

  • Boneka Beruang: Evolusi Sang Iblis Terkutuk   67: Pentagram

    "Asumsiku, akan ada hal mengerikan yang terjadi saat gerhana bulan selanjutnya" kata Higson yang dipenuhi kekhawatiran.Kini semuanya meyakini memang akan terjadi hal buruk ke depannya. Jyu tampak marah saat melihat pentagram di bulan tersebut. Simbol kutukan ini pasti membawa bencana yang lebih mengerikan bagi umat manusia. Namun apa yang akan terjadi tak ada yang tahu.Jika melihat kalender yang ada, tersisa 3 hari lagi sebelum gerhana bulan berikutnya. Para prajurit DV Army harus segera menemukan cara untuk berangkat ke bulan demi mengalahkan Alber secepatnya.Semua orang kini terdiam, sedang memikirkan cara terbaik untuk memecahkan masalah ini. Semua mata tertuju pada layar besar yang menunjukkan pentagram kutukan tersebut.Taffie tiba-tiba mendekat, dia melihat pentagram itu dengan teliti. "Aku rasa, aku pernah melihat pentagram seperti ini. Tapi dimana? Aku sedikit lupa!"Jyu ikut mendekat, "aku rasa, aku juga pernah melihatnya"Jyu dan Taffie langsung saling pandang. "Kutukan

  • Boneka Beruang: Evolusi Sang Iblis Terkutuk   66: Kemunculan Higson

    Segala informasi sudah dikumpulkan oleh intel DV Army. Dugaan kuatnya memang manusia biasa tak akan bisa bertahan di bulan. Hanya iblislah yang mampu hidup di sana dengan tenang tanpa takut kehabisan oksigen dan gravitasi.Iblis adalah makhluk tak bermassa, sehingga tak akan terpengaruh gaya gravitasi. Iblis pun bukan hidup karena oksigen, melainkan menyedot energi hitam yang dikeluarkan alam atau manusia.Alhasil ide untuk melakukan penyerbuaan ke bulan untuk menghajar Alber sangat tidak mungkin. Hanya ada satu orang yang bisa melakukannya, yakni Jyu. Hanya dialah yang telah menjadi iblis sepenuhnya. Namun melakukan pertempuran cuma mengandalkan Jyu adalah kebodohan, sulit menang jika lawannya adalah Alber dan puluhan pasukan hebatnya.Taffie sebagai pimpinan sementara DV Army benar-benar pusing dengan hal ini. Dia harus bertindak cepat untuk mengembalikan kejayaan DV Army dan menghapuskan ancaman Alber.Pasalnya teror iblis terkutuk itu mulai dilakukan. Karena bulan adalah sumber ke

  • Boneka Beruang: Evolusi Sang Iblis Terkutuk   65: Krisis

    Kini DV Army krisis kepemimpinan, sebab para Master telah terbunuh. Sekarang menyisakan para senior yang harus meneruskan kepemimpinan menjalankan fungsi DV Army sebagai prajurit pemerintah dalam menumpas makhluk mistis.Sebenarnya Taffie adalah senior yang sangat dipercaya. Hanya saja kini kondisi fisiknya tak sempurna, karena itulah banyak prajurit yang mulai meremehkannya. Mereka tak percaya dengan kemampuan Taffie lagi, dengan fisik cacat, dia bisa apa?Namun Taffie bersama senior lainnya tetap menjalankan tugasnya. Mereka sibuk melakukan penyelidikan, serta kemungkinan-kemungkinan untuk melakukan penyerbuan dalam misi menyelamatkan Master Jenna.Ada satu hal yang kini telah mereka ketahui, bagaimana cara Alber bisa menyegel Master Jenna?Dalam rekaman CCTV, Master Jenna berhasil membunuh puluhan makhluk mistis. Bahkan iblis di tingkatan Arabai pun tak berkutik saat Master Jenna memunculkan sosok Dewa Kematian. Dalam sekali serang mereka semua mati, dan jiwanya tersegel ke dalam D

  • Boneka Beruang: Evolusi Sang Iblis Terkutuk   64: Master Jenna Tersegel

    BLARRR!!!Bom itu pun meledak, menciptakan ledakan dahsyat yang turut menyebarkan asap beracun yang mematikan. Gas beracunnya menyebar begitu cepat merusak setiap kehidupan yang ada. Pepohonan pun mati, tanah pun menghitam, bebatuan langsung lapuk, mayat Wirtz yang masih tergeletak di tanah seperti semakin mengering.Jyu hanya bisa berlari untuk menghindari ledakan itu. Dalam wujud bonekanya, dia terus berlari, melompat kesana kemari agar tak menghirup gas beracun. "Aku harus menciptakan jarak"Jyu semakin kencang berlari menghindarinya. Demi bisa menghambat laju gas beracun, Jyu memukul tanah agar permukaannya tak rata. Usahanya ini cukup sukses, laju gas beracun cukup terhambat hingga memberikan dirinya cukup ruang untuk beraksi.Jyu melompat tinggi dan langsung berubah wujud menjadi monster beruang. Dengan sekali tarikan nafas, dia mengaum lagi hingga menciptakan gelombang udara super kuat. Badai miliknya pun menghantam gas beracun, tanah bergetar hebat saat dua entitas kekuatan b

  • Boneka Beruang: Evolusi Sang Iblis Terkutuk   63: Strategi Brilian

    "Sizhi, ingat strategi kita agar bisa lolos dari badai di alam Darkent?" tanya Taffie pelan.Sizhi mengangguk, "Aku ingat! Apa strategimu?""Sama seperti saat kita lolos dari badai di alam darkent"Strategi Taffie cukup simpel, ia ingin Svider (iblis milik Sizhi) membuat bola-bola besar yang elastis. Setiap bola yang dibuat akan dimasuki oleh para prajurit DV Army. Kemudian ada satu orang yang bertugas melemparkannya hingga melewati benteng beracun milik Meito.Cara ini lebih masuk akal dan cepat daripada harus mengalahkan Meito terlebih dulu. Arabai itu akan ditangani oleh Jyu seorang diri."Aku mengerti!" kata Sizhi saat mendengarkan secara seksama strategi Taffie tersebut."Jyu! Kita akan meninggalkanmu di sini sendirian, jangan sampai kalah!" teriak Taffie.Jyu hanya melambaikan tangan kecilnya yang dipenuhi bulu. Wujud boneka beruangnya siap melawan Meito sendirian tanpa ada rasa takut.Sementara itu, Sizhi langsung memerintahkan Svider untuk membuat banyak bola. Dalam sekejap bo

  • Boneka Beruang: Evolusi Sang Iblis Terkutuk   7 : Tujuan yang Terlihat

    Kini Jyu merasakan lelah dan sakit di seluruh tubuhnya. Rasanya tubuhnya tak mau lagi bergerak, hanya bisa berbaring di atas tanah dengan suasana gelap dan sunyi di dalam gua. Ia pun hanya bisa menutup mata dan mengatur nafasnya agar bisa tenang.Apa yang dilakukan Jyu sekarang seperti med

  • Boneka Beruang: Evolusi Sang Iblis Terkutuk   6 : Ludah Tyrex

    Satu hantaman lagi bebatuan ini benar-benar hancur. Jyu semakin panik karena sebentar lagi dia akan tertangkap monster Tyrex menjijikkan yang ada di depannya. Ia harus berpikir cepat untuk meloloskan diri.Dengan kepanikan yang terus memuncak, Jyu mengamati sekitarnya. Area bebatuan ini memanjang d

  • Boneka Beruang: Evolusi Sang Iblis Terkutuk   5 : Tyrex

    Beruntung!Kali ini Jyu benar-benar beruntung, makhluk mistis itu tak sadar akan keberadaannya. Dia memilih pergi dengan terbang, begitu cepat, dan dalam sekejap sudah hilang. Jyu yakin makhluk mistis ini memiliki tingkat kekuatan yang cukup tinggi, melawannya sudah pasti kematian.Perlahan Jyu dud

  • Boneka Beruang: Evolusi Sang Iblis Terkutuk   4 : Gerbang Dimensi

    Ular itu menyemburkan bisanya, berulang kali tanpa belas kasihan. Jyu tak mau berpasrah diri, dengan cepat ia menghindar, melompat atau berguling-guling di pasir.Pergerakan ular itu sungguh cepat. Tubuh panjangnya seperti tak menghambatnya bergerak. Dengan sekali loncatan ular bertubuh ke

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status