MasukTidak ada kata terlambat untuk jatuh cinta. Dihina perawan tua, hingga hampir diperkosa, membuat Marcella ingin membuktikan bahwa dirinya juga wanita yang diinginkan seorang pria! Dewi Fortuna mengulurkan tangan, di hari ketika Marcella dipertemukan dengan seorang pria dalam sebuah kecelakan. Pria yang jauh lebih muda darinya namun memiliki kharisma yang sulit untuk Marcella abaikan. Bisakah cinta tumbuh setelah keduanya berakhir dengan ikatan yang tiba-tiba?
Lihat lebih banyak“Dan dia jatuh cinta padamu.” Bayu menyimpulkan. Marcella tersenyum sedih. “Katakanlah begitu. Tapi, Avan bukanlah alasan aku memutuskan untuk tidak kembali padamu. Itu adalah dia hal yang berbeda.” “Apakah dia lebih baik dariku?” tanya Bayu. Marcella mengerling. “Kenapa aku harus membandingkan k
Bayu meraih tangan Marcella. Hatinya bergetar. Semula dia memang berniat untuk tetap memberikan investasi itu pada Naomi Company. Jika itu berarti kemenangan Marcella dan membalaskan sakit hatinya pada Bayu, maka dia akan dengan senang hati memberikan kemenangan itu pada Marcella. Namun ternyata, j
Pria yang sejak tadi memilih diam itu pun melihat ke arah Nirina. “Apa kau sedang mengancamku?” tanya Bayu. “Tentu saja tidak, Bayu. Ini bukan ancaman, ini adalah hal yang akan tampil menjadi kenyataan. Video pelecehan yang pernah kau lakukan pada Marcella, ada di tangaku.” Nirina menoleh ke salah
Kamera wartawan berkilatan di depan mereka. Itu sama sekali tidak mengganggu bagi Nirina. Dia tersenyum bangga dan bahagia dengan para pewarta yang ada bersama mereka. Marcella duduk tenang dan anggun di sebelahnya sementara Bayu duduk di sisi yang lain. Itu adalah ruang pertemuan di dalah satu hot
“Tidak mungkin Marcella melakukan itu, Kak. Dia bukan wanita yang bisa membalas dendam dengan cara yang kejam.” Aryani menyangkal. “Bukankah itu menurutmu. Kenyataannya tidak seperti itu. Orang paling baik sekali pun bisa melakukan hal kejam ketika mereka melewati batas rasa sakitnya.” Bayu memijat
Itu adalah tempat yang lain di hari yang berbeda. Bayu baru saja masuk ke mansion keluarganya ketika Manu bergegas menghampiri. “Aryani menunggumu di ruang kerja.” ujar Manu memberitahu Bayu. Bayu melihat jam di pergelangan tangannya. Sudah lewat tengah malam. Tidak seperti biasanya Aryani mau bi
Avan memandang hampa pada tangannya yang kosong. Sesaat kemudian dia mengikuti Marcella dan duduk di kursi yang ada di depannya. Avan membiarkan semua keheningan tetap diam sebanyak waktu yang Marcella perlukan. Marcella menarik nafas panjang sebelum memulai kembali. “Aku bukan wanita yang bebas, A
“Wow! Avan, it’s so wonderful place.” Marcella perlahan melepaskan tangannya dari genggaman. Bagian belakang cafe itu menghadap ke lereng gunung. Kabut tipis menyelimuti permukaan yang menghamparkan kerlip lampu pemukiman yang ada di bawahnya. Seperti bintang bertaburan di atas permukaan tanah. Ang






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasan