แชร์

21. Sebuah Pilihan

ผู้เขียน: Asayake
last update วันที่เผยแพร่: 2026-05-25 19:44:48
Aroma kopi tercium lebih kuat seiring dengan langkah Selena yang semakin dekat.

Sean mulai menyandarkan bahunya, ia tersenyum memperhatikan keanggunan dan kedewasaan yang terpancar pada diri Selena, ada getaran adrenalin saat bersamanya, sangat berbeda dengan Lilian.

Lilian..

Sudah dua jam Sean mengirimnya pesan, namun Lilian tidak kunjung membaca apalagi membalasnya. Apa kali ini, Lilian akan merajuk lebih lama? Padahal, Sean sama sekali tidak akan membujuknya.

Selena meletakan kopi ya
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (2)
goodnovel comment avatar
Asayake
wah iya kak saya baru sadar, terima kasih sudah mengingatkan
goodnovel comment avatar
Milena
double kayanya nih thor
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   120. Tamu Baru

    Irish mata Lilian bergerak cepat mencari-cari objek yang bisa dijadikan pelarian pandangannya. Lilian sama sekali tidak memiliki keberanian untuk membalas tatapan salah satu orang yang kini tengah memperhatikannya.Jantung Lilian berdebar kencang hingga bisa dia rasakan, setiap denyutnya yang seakan mau melompat jatuh dari dalam dada.Lilian berulang kali mengucapkan kata-kata penenang dalam hati, berusaha membangun keberanian di tengah tekanan yang mengimpitnya. Jari-jarinya bahkan sudah ingin meremas pakaian untuk menyalurkan kegugupan, tetapi ketegangan membuat kedua tangannya hanya terpaku dengan gemetar.Dapat Lilian rasakan pandangan orang-orang dalam ruangan kian tajam. Mereka tidak sekadar memperhatikannya, melainkan sedang mengamati, mempelajari, sekaligus menilai setiap detail tentang dirinya. Seolah-olah Lilian adalah seseorang yang sedang diperiksa kelayakannya sebelum diterima di tengah keluarga mereka.Lilian sama sekali tidak tahu apa yang kini harus dia lakukan. Janga

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   119. Pertemuan

    Lilian menelan salivanya dengan kesulitan. Tidak ada yang salah dari kata-kata Mante, bahkan.. mungkin siapapun wanita yang mendengarnya akan melompat senang karena dijanjikan akan tinggal di tempat yang begitu mirip dengan sebuah istana, tempat yang tidak semua laki-laki bisa memberikannya, tempat yang bahkan mungkin jauh lebih indah dari gambaran istana sebuah buku dongeng.Namun Lilian tidak merasakan kebahagiaan itu, nalurinya justru merasakan ada bahaya yang sulit dia jelaskan dengan kata.Dibandingkan bahagia, justru Lilian bertanya-tanya.. bagaimana caranya dia kabur dari tempat seluas ini? Luasnya bahkan setara dengan mega hotel milik ayahnya yang sempat Lilian jual.Samar Lilian tersenyum, menghargai apa yang sudah Mante katakan.Kendaraan akhirnya memperlambat lajunya setelah melewati hamparan halaman yang begitu luas, lalu berhenti tepat di depan teras utama. Di tempat itu, Roland sang kepala pelayan sudah berdiri menunggu, menyambut kedatangan Mante dan isterinya yang pert

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   118. Kediaman Elisio Hemilton

    Perlahan Mante mendekat tanpa melepaskan sedetikpun perhatiannya dari sosok Lilian yang telah siap ia bawa pergi.Mante menyapukan pandangannya dari ujung kaki hingga ujung kepala.Malam ini Lilian tampak seperti seekor angsa hitam, seseorang yang akan menjadi sesuatu paling berbeda dalam keluarga Hemilton.Di hadapan seluruh keluarga Hemilton, seluruh perasaan Lilian mungkin akan terbaca dari setiap ekspresinya yang tidak pandai berbohong, sifatnya yang penakut akan langsung terbuka melalui tangannya yang gemetar mencengkram dan ujung sepatu yang tidak bisa berhenti mengetuk lantai.Jika moment itu benar-benar terjadi, Mante sangat berharap ada kata-kata tidak terduga yang bisa Lilian ucapkan.Selayaknya angsa hitam yang sesungguhnya.. berbeda dan mengubah keadaan.Mante semakin mendekat hingga ujung sepatunya menyentuh sisi high heels Lilian. Tubuh Lilian yang kecil ramping itu hanya mampu menghalangi setengah badan Mante.Di balik helaian bulu mata yang menaungi sepasang iris biru

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   117. Malam Pertemuan

    “Apa kau pernah bertemu dengan perempuan yang telah Mante nikahi?” tanya Beatrix yang tidak dapat menyembunyikan rasa penasaran.Cara Mante yang langsung menikah tanpa persetujuan siapapun, mengingatkan Beatrix pada apa yang pernah Elisio lakukan semasa mudanya. Pernikahan itu bukan semata-mata keputusan impulsif, apalagi sekadar luapan perasaan yang menggebu. Ada alasan jauh lebih kuat di baliknya, yaitu sebuah penegasan bahwa sekali Mante menetapkan calonnya yang benar-benar dia inginkan, tidak seorang pun berhak menghentikannya, dan tidak ada aturan yang cukup berkuasa untuk mengubah keputusannya.Roselia menggeleng dengan senyuman. “Aku juga penasaran, wanita macam apa yang nanti akan dibawa Mante ke rumah ini,” jawabnya mengandung banyak arti.Rasa penasaran Roselia bukan lah hanya sebatas ingin tahu, lalu berhenti usai mendapatkan jawabannya. Ada sesuatu yang lebih dari itu.. Roselia ingin melihat sejauh mana kecerdasannya dan pesona perempuan itu hingga bisa sampai buat Mante

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   116. Persiapan

    Cahaya sore menerobos jendela rumah sakit, membentuk bayangan panjang di atas lantai yang berkilau. Sebuah bayangan bergerak melintasinya, seirama dengan suara derap bergerak teratur ditengah kesunyian.Sosok itu terus melangkah menyusuri lorong panjang hingga akhirnya berhenti di depan sebuah pintu kamar dirawat.Nathan mengangguk sopan di hadapan Mante Hemilton yang telah kembali."Tuan," sapa Nathan seraya membukakan pintu, mempersilahkan Mante langsung masuk.Didapatinya Lilian tengah merapikan barang-barang pribadinya tanpa bantuan siapa pun. Gadis itu sudah tidak lagi mengenakan pakaian pasien, seolah sudah tidak sabar untuk segera meninggalkan rumah sakit.Mante sudah menerima kabar dari Evelyn bahwa Lilian diizinkan meninggalkan rumah sakit. Berdasarkan catatan medis terbarunya, kondisi Lilian telah stabil, kecuali kondisi rahimnya yang ternyata mengalami gangguan.Lilian pasti terguncang mendengar kabar buruk itu. Dengan kondisi yang tengah sensitif, hatinya pasti terluka dan

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   115. Rencana Mante

    Nathan menelan salivanya perlahan, sambil mengusap tengkuknya dengan pijatan pria itu tertunduk memutuskan kontak mata dengan Lilian yang kini sedang menantikan sebuah jawaban darinya.Sudah lebih dari tiga belas tahun Nathan mendampingi Mante dan Jach Hemilton. Selama itu itu juga Nathan memahami sebuah aturan bahwa, menjadi seseorang yang bisa terus berdiri di sekitar mereka tidak hanya dibutuhkan loyalitas dan kemampuan saja, tapi juga mampu menjaga mulut.Tidak semua hal perlu ditanyakan dan tidak semua yang diketahui harus diucapnya.Bahkan, sekalipun kini Lilian sudah menjadi bagian dari orang yang sangat penting untuk seorang Mante Hemilton. Nathan harus tetap mempertimbangkan, apakah hal yang dia tahu diizinkan untuk diceritakan?Nathan berdeham pelan, “Saya tidak memiliki kapastitas untuk berbicara tentang pribadi tuan Elisio. Jika Anda ingin tahu tentangnya, lebih baik Anda bertanya langsung pada orang yang paling tepat, yaitu tuan Mante,” tolak Nathan dengan sopan.Lilian m

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   1. Awal Kehancuran

    “Hutang orang tua Anda pada pihak bank lebih dari 20 juta dollar belum termasuk bunga, dan Lilian’s hotel ini adalah jaminannya. Saya turut berduka cita atas kecelakaan yang telah menimpa kedua orang tua Anda, Nona Lilian. Tetapi hutang tetap harus dibayar, pihak pasar obligasi tidak bisa menunggu

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   9. Perkara Baju

    Jarak yang begitu dekat menyisakan sedikit celah, hangat deru napas Lilian menyapu dinginnya kulit Mante.Pria itu menahan diri untuk tidak bergerak, diam-diam menarik napas ingin mengulang kembali sensasi pertama yang menyapa indranya saat sadar dari pingsan, yaitu aroma lembut milik Lilian. Aroma

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   8. Berubah

    “Dipertemuan tadi, semua orang membicarakan hal penting yang bahkan tidak aku tahu.” Seorang pria paruh baya melepaskan setelan jassnya, dengan sigap sang isteri menerimanya dan mengikuti langkah suaminya. “Memangnya apa yang sedang dibicarakan mereka?” tanya Katty penasaran. Dengan wajah muram

  • Dari Istri Sah Menjadi Kesayangan Mafia   2. Masalah Baru

    Lilian meringkuk tertidur lelap di bathub, mengistirahatkan tubuh dan pikirannya yang lelah, mengumpulkan energinya kembali agar bisa kuat menghadapi banyak kenyataan pahit dari kehidupannya yang tidak lagi sama seperti dulu. Bukan hanya kehilangan orang tua, Lilian juga harus siap kehilangan seg

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status