แชร์

Gairah Liar Sang Aktor
Gairah Liar Sang Aktor
ผู้แต่ง: Manila Z

Bab 1 Malam Yang Panas

ผู้เขียน: Manila Z
last update ปรับปรุงล่าสุด: 2025-08-22 01:08:40

Malam yang begitu panas di mana Alexa merasa pusing di kepalanya dan mencari kamar tempat dirinya untuk beristirahat setelah pesta bersama dengan teman-temannya.

Tiba-tiba ada sebuah pintu terbuka dan orang itu menariknya dengan cepat.

Alexa terhuyung dengan begitu saja, tidak menyadari siapa yang menarik dirinya. Dia merasa pusing tidak tertahan.

Tiba-tiba ada yang mencium bibirnya dengan lembut. "Tolong aku."

Suara serak dan begitu lembut ditelinga Alexa membuat dia malah terbuai.

"Kamu mirip aktor favoritku," kata Alexa sambil memegangi dada laki-laki tersebut dan kembali fokus ke wajahnya.

Sang Jian yang sudah tidak tahan pun akhirnya mendorong Alex keranjangnya dan dia melepaskan kain yang digunakan.

Pada malam itu, mereka melakukan hal yang memang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Dalam keadaan yang memang tidak sabar.

***

Sampai pada pagi kemudian, Alexa memegangi kepalanya yang sedikit pusing. Dia tidak ingat dengan apa yang sudah terjadi semalam.

Dia kemarin terlalu banyak minum dan akhirnya dia kembali istirahat di kamar hotelnya.

Sampai matanya melihat kearah samping dan dia dikejutkan dengan sosok yang tengah terlelap dengan tidak menggunakan baju dia sebelahnya. Hanya balutan selimut yang digunakan.

"Apa? Kenapa ada pria disebelah ku?"

Alexa terlihat sedikit panik, dia berusaha untuk melihat laki-laki tersebut dan memastikan sendiri. Sampai dia menutup mulutnya dengan tidak percaya.

Rasanya memang tidak mungkin ketika dia melihat seorang aktor yang memang menjadi idola dirinya ada disampingnya.

"Gila, ini benaran Sang Jian!"

Alexa sedikit berteriak karena tidak percaya dengan yang dia lihat sekarang. Rasanya memang seperti mimpi di pagi buta.

Teriakan dari Alexa rupanya mampu membangunkan pria yang ada disampingnya. Dia merasa sedikit tidak nyaman karena ada pergerakan disampingnya.

"Sang Jian."

Sang Jian menyadari ada orang yang ada disampingnya, dia langsung melotot dengan tajam ketika melihat orang tersebut.

"Siapa kamu dan apa yang kamu lakukan hah!" marah Sang Jian.

Dia menyadari bajunya sudah berserakan sekarang. Apalagi dengan kondisi dirinya bersama dengan orang yang tidak dia kenal. Dia yakin kalau ini semuanya jebakan wanita itu.

"Aku... Tidak tahu," jawab Alexa dengan sedikit gugup ketika hendak akan menjawab pertanyaan dari Sang Jian.

Sejujurnya Alexa juga terkejut, bahkan rasanya seperti mimpi. Bagaimana mungkin dirinya bisa tidur di ranjang seorang Aktor. Lebih parah lagi itu adalah aktor favorit dirinya dalam serial drama.

Sang Jian tiba-tiba mencekik leher Alexa sebagai sebuah ancaman pada wanita itu. Sang Jian tidak pernah percaya dengan seorang wanita, apalagi sekarang dalam keadaan tidak menggunakan apapun.

"Katakan, kenapa kamu melakukan ini? Kamu ingin uang."

"Aku ti..dak tahu... Itu aku.."

Alexa kesusahan berbicara karena Sang Jian mencekik dirinya. Napasnya sedikit tercekat dan tidak tahu harus menjawab apa sekarang.

"Le..pas..kan."

Sang Jian melepaskan cekikan tersebut sambil membuat Alexa berbatuk.

"Uhuk...uhuk..."

"Jika kamu tidak mau menjawabnya aku akan melaporkan ini ke pihak kepolisian!"

"Aku tidak tahu sama sekali, aku mabuk semalam!" Alexa berusaha untuk membela dirinya karena dia juha tidak ingat dengan apa yang sudah terjadi semalam dengan Sang Jian.

"Sialan!"

Sang Jian mengumpat, tetapi kemudian pintu hotel tiba-tiba terbuka dan muncul beberapa awak media yang meliput dirinya.

"Aktor Sang Jian tidur bersama wanita."

Sang Jian terkejut ketika melihat ada beberapa wartawan yang datang menghampiri dirinya. Dia sama sekali tidak tahu kalau hal ini akan terjadi.

"Pergi kalian!" usir Sang Jian pada wartawan yang tiba-tiba mengambil fotonya.

"Hei..hei... Kalian keluar dari sini!" ujar asisten Sang Jian. Bernama Juna tetapi dia adalah seorang banci dan ingin selalu disebut Junay.

"Seorang aktor tampan tidur bersama dengan perempuan. Ini akan menjadi berita hot panas," kata salah satu wartawan.

"Kalian pergi sana!" Junay berusaha untuk mengusir wartawan dari sini. Dia sedikit panik dan menatap kearah Sang Jian.

"Jian, kamu butuh penjelasan. Aku akan urus para awak media dulu." Junay mengatakan itu dan langsung pergi dengan begitu saja.

Sang Jian merasa kesal sendiri, bagaimana mungkin sekarang dia malah terlihat dalam skandal. Lalu dia menatap kearah Alexa yang tengah memakai bajunya dan hendak akan pergi dari sini.

"Mau ke mana kamu hah!" marah Jian ketika melihat Alexa hendak akan pergi dari sini.

"Aku akan pergi, anggap saja semuanya tidak pernah terjadi," jawab Alexa yang sebenarnya merasa sangat malu. Ini adalah hal gila yang pernah dia lakukan, bagaimana mungkin bisa tidur bersama dengan aktor tampan favorit dirinya.

Walaupun tadi nyawa dia hampir melayang karena pria itu rupanya sedikit kasar. Berbeda dengan sikapnya yang selalu dipertontonkan di televisi.

"Kamu dengan mudah kabur begitu saja setelah membuat skandal?"

"Kan aku sudah bilang kalau itu bukan salahku!" bela Alexa.

"Nggak, kamu tetap bersalah, aku yakin kalau kamu pergi sudah merencanakan semuanya bukan."

"Kamu jangan asal tuduh kalau tidak punya bukti, mentang-mentang kamu adalah aktor, jadi kamu menyalahkan aku begitu," bela Alexa.

"Kamu tahu aku adalah Aktor, kamu pasti memanfaatkan keadaan!"

"Jangan asal bicara, mana mungkin aku melakukan itu," bela Alexa.

"Iya siapa tahu, kamu melakukan itu karena suka padaku."

"Dengar yah, kalau pun aku suka padamu, aku tidak akan menggunakan rencana licik untuk menjeratmu seperti ini!" Marah Alexa tidak terima dengan tuduhan Sang Jian.

Sang Jian melihat ekspresi wajah dari wanita itu yang sepertinya jujur. Tetapi dia tidak akan tertipu dengan begitu saja. Dia akan mengawasi wanita itu berada di dekat dirinya, pasti dia akan menemukan bukti tentang siapa yang sudah menjebak dirinya.

"Kalau begitu, tidak ada pilihan lain. Kamu harus tinggal bersama denganku sebagai jaminan kalau kamu tidak akan kabur. Setidaknya sampai ada bukti kalau kejadian ini hanya jebakan seseorang bukan rencana dari kamu," kata Jian pada Alexa.

Alexa langsung menerima tantangan tersebut, kapan lagi dia bisa tinggal bersama dengan aktor tampan ini. Sekalian dia mencaritahu siapa orang yang sudah menjebak didinya. Dia akan mencari buktinya nanti.

"Baik, aku setuju."

Jian kembali menatap sinis kearah Alexa. "Ingat yah, jangan berharap apapun, apalagi menggodaku seperti ini lagi. Sampai kamu ketahuan dinyatakan bersalah. Aku tidak akan segan memasukan kamu ke penjara."

"Aku tidak takut!" balas Alexa karena dia merasa tidak bersalah sama sekali.

"Kemasi barang-barangmu dan nanti asistenku yang akan mengurusnya!" Jian mengatakan itu dan dia langsung pergi dengan begitu saja.

Alexa mendengus setelah melihat kepergian dari Sang Jian. benar-benar berbeda 180° derajat dari yang dia lihat dia televisi. "Sialan Sang Jian."

"Sebenarnya apa yang terjadi semalam?"

BERSAMBUNG

อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป

บทล่าสุด

  • Gairah Liar Sang Aktor   Bab 103 Acara Penghargaan (TAMAT)

    Acara Penghargaan Sang Jian datang ditemani oleh Alexa dan menjadi pusat perhatian banyak orang. Apalagi dengan penampilan mereka di depan publik membuat semua orang tahu kalau Sang Jian orang yang cinta dengan istrinya. Membuat semua para fansnya menerima Alexa dengan lapang dada karena sebelumnya Sang Jian sudah mengirim hal-hal romantis di akun sosial miliknya. "Wah itu Sang Jian dengan istrinya.""Ayo potret mereka."Sang Jian dan Alexa hanya tersenyum dan memberikan beberapa ruang pada mereka untuk mengabadikan momen tersenyum. Setelah sesi foto tersebut, Sang Jian dengan mesra langsung menggandeng tangan Alexa. "Ayo sayang kita ke sana," ajak Sang Jian dengan mesra. Mereka sudah disiapkan tempat duduk berdampingan khusus oleh membuat acara. "Baiklah."Alexa dengan anggun baju yang dia gunakan sekarang. Berjalan menuju kearah tempat duduk bersama dengan para tamu undangan lagi. Pada saat yang bersamaan, Nico juga datang bersama dengan Amira. Tentu saja sebagai pasangannya

  • Gairah Liar Sang Aktor   Bab 102 Selesai Semuanya.

    Rian sudah ditangkap oleh pihak kepolisian sekarang. Arjuna merasa lega karena semuanya sudah berjalan dengan baik. "Akhirnya tertangkap juga," kata Sang Jian. Alexa memeluk Sang Jian dengan erat, dia sudah melalui banyak hal yang dilakukan oleh pria itu. Dia sungguh dia mengetahui semuanya. "Kalian malah bermesraan," kata Arjuna. "Iya kamu juga bisa kali kalau ingin," kata Sang Jian. Alexa tertawa setelah mendengar hal itu. Lalu dia melirik kearah Amira dan Nico yang nampak berdua. "Kita pulang sekarang," kata Nico. "Bagaimana dengan kondisi ibuku?" tanya Amira dengan khawatir. Alexa yang tadi diam akhirnya kembali berbicara. Apalagi dia sudah melakukan hal yang baik. Semuanya sudah dia rencanakan. "Dia bersama dengan Luna," kata Alexa. "Kalau begitu kita sebaiknya cepat pulang karena aku juga ingin bertemu dengan ibuku," ujar Amira dengan jujur. "Iya kita pulang sekarang. Nico dan Amira masuk ke dalam mobilku saja, kita sekalian ke rumah sakit," ajak Arjuna. Nico setuju

  • Gairah Liar Sang Aktor   Bab 101 Apa Nico Tertembak?

    Amira senang karena orang-orang jahat itu sudah diamankan. Hanya saja Rian yang menjadi dalang dibalik semuanya tidak terlihat. Apa laki-laki itu sudah memilih pergi? Dia tidak tahu tentang hal ini, tetapi dia berusaha untuk melakukan semuanya dengan baik. "Bagaimana kamu bisa diculik dan di mana Nico dan Sang Jian?" tanya orang yang menolong Amira. "Mohon maaf, soal itu saya kurang tahu.""Kamu yakin tidak sedang berbohong?" tanya orang itu.Amira menggelengkan kepalanya, dia berkata jujur kepada orang-orang yang menolong dirinya. Setidaknya semuanya demi keselamatan dirinya. "Iya, aku juga ini diculik, mungkin Nico akan ke sini dan menyelamatkan aku," jelas Amira. Semua orang sudah mulai paham, dan tak lama kemudian semua orang jadi heboh ketika mengetahui kalau ada mobil milik Sang Jian datang ke sini. Mereka semuanya tersenyum bahagia menyambut kedatangannya dari pria itu. "Itu Sang Jian dengan istrinya.""Iya kamu benar, ayo kita ke sana."Semua orang kini mulai berjalan me

  • Gairah Liar Sang Aktor   Bab 100 Misi Penyelamatan Amira

    Rian tengah tenang sambil menyesap kopinya, dia menunggu keputusan dari Arjuna. Tentu saja dia ingin ayahnya menandatangani surat wasiat miliknya. Dia tidak akan mudah untuk melakukan sesuatu, apalagi dengan tangan yang kosong. "Belum ada kabar dari mereka," gumam Rian. Sampai tak lama kemudian, ada seseorang yang kini datang menghampiri Rian dan dia hendak akan mengatakan sesuatu sekarang. "Permisi Tuan.""Ada apa?" tanya Rian pada orang yang kini menghampiri dirinya. "Di bawa terlihat banyak sekali warga yang berfoto. Mereka terlihat ramai-ramai datang ke sini," kata orang tersebut memberitahu Rian. "Untuk apa mereka ke sini?" tanya Rian yang sedikit panik. "Kami juga tidak tahu, mereka semuanya katanya ingin bertemu dengan Sang Jian dan Nico.""Apa? Kamu tidak mencegahnya. Memangnya mereka akan ke sini?" tanya Rian langsung panik. Dia khawatir kalau sampai persembunyian dirinya ketahuan. "Mereka semuanya memaksa ingin bertemu," kata orang itu pada Rian. "Kamu tidak becus,

  • Gairah Liar Sang Aktor   Bab 99 Mencari Amira

    Nico sudah berada di tempat tersebut dan mencari keberadaan dari Rian, tetapi dia tidak menemukan jejak dari laki-laki itu. Alexa berkeliling rumah itu untuk memastikan sesuatu, tetapi dia juga tidak menemukan apapun. "Sepertinya memang tidak ada," kata Alexa. "Padahal aku yakin disekitar sini," ujar Nico memastikan semuanya. "Kita cari ke tempat lain saja," kata Sang Jian yang sudah menyerah. Dia tidak menemukan kebenaran Rian. Kalau pun ada, pasti tempat ini sudah dijaga dengan ketat karena tidak ingin ada yang menerobosnya."Yaudah kalau begitu kita ke mobil lagi saja," kata Nico.Alexa dan Sang Jian setuju, sampai akhirnya mereka berdua kembali masuk ke dalam mobil. Sang Jian menyalakan mesin mobilnya, sedang-kan Alexa berusaha untuk melacak keberadaan Amira sekarang. Sampai ponsel milik Nico tiba-tiba berdering tanda ada yang menghubunginya. "Siapa?" tanya Sang Jian. "Arjuna, dia menelepon," kata Nico. "Kalau begitu angkat saja, siapa tahu memang penting," kata Sang Jia

  • Gairah Liar Sang Aktor   Bab 98 Ancaman Rian

    Sang Jian sudah menghubungi Nico dan mereka akan bertemu di tengah jalan. Kebetulan Nico tadi masih berada di rumah sakit. "Nico lama sekali," umpat Alexa. "Kamu tidak usah khawatir, kita pasti akan menemukan dia," kata Sang Jian. Alexa hanya mengangguk saja sambil memandangi tablet miliknya. Dia berusaha untuk melacak keberadaan seseorang. "Kita tidak menemukan jejaknya," kata Alexa sambil melihat layar. Sang Jian menoleh kearah Alexa kembali, dia tahu apa yang ada dalam pikiran wanita itu sekarang. "Rian tidak mungkin membawa Amira ke dalam rumahnya bukan?""Harusnya seperti itu, kita harus tanya ke anak buahnya yang sudah kita tangkap, mungkin saja dia tahu markas Rian."Sang Jian setuju dengan usulan yang diberikan oleh Alexa padanya. "Kamu benar sayang. Aku akan mengirim pesan pada Arjuna untuk mengintrogasi dia."Alexa hanya mengangguk saja, sampai tak lama kemudian, ada mobil yang menghampiri mereka berdua sekarang.Orang dalam mobil itu langsung turun dan menghampiri Ale

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status