ホーム / Young Adult / Jerat Ketos Galak / Bab 26. Merayakan Keberhasilan

共有

Bab 26. Merayakan Keberhasilan

作者: Sweety
last update 公開日: 2026-04-09 22:00:45

"Andrea! Di sini!"

Suara antusias itu membuat Andrea menoleh ke arah halte bus. Di sana, Noela melambaikan tangan padanya.

Gadis itu menyelipkan rambut hitamnya ke belakang telinga sebelum mempercepat langkah menyusuri trotoar.

Begitu sampai, Noela langsung menatap wajah Andrea lebih dekat.

"Kok mata sama bibir kamu kelihatan bengkak?" tanya Noela, keningnya mengerut heran.

Andrea sedikit tersentak, pupilnya melebar, dia kemudian menelan saliva pel
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (3)
goodnovel comment avatar
Delisa
Ekehmmm salting yee
goodnovel comment avatar
Kirari
pada mulao trtarik si ini mrk
goodnovel comment avatar
amanda
semangatin kyrran andrea
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 22

    Andrea memicing tajam ke arah cowok itu. "Aku cinta sama tunangan aku," tegas Andrea. "Ciuman doang bukan apa-apa, kami sering ciuman bahkan kami sudah pernah—"Ucapan Andrea terpotong lantaran Kyrran membungkam bibirnya dengan ciuman mendadak.Andrea spontan membelalak karena cowok itu berani menciumnya di depan umum.Bagaimana jika ada yang mengenali mereka?Bagaimana kalau ada yang memotret?Bagaimana kalau foto itu tersebar dan menjadi viral?Dan kalau sampai berita itu tiba di tangan kakeknya—Bisa jantungan Kakek Dedrick!Andrea segera menarik wajahnya menjauh dan mendorong bahu Kyrran."Kamu memang gila, ya?!""Gimana kalau ada yang lihat?!" ketus Andrea.Andrea lalu buru-buru memasang maskernya dengan benar, lalu menarik lengan Kyrran pergi. Ia menyeret cowok itu menuju sisi taman hiburan yang lebih sepi, jauh dari kerumunan pengunjung.Begitu sampai di balik deretan pagar tanaman, Andrea langsung berbalik."Pakai masker kamu!" titah Andrea dingin.Alih-alih mengenakan masker

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 21

    Andrea akhirnya masuk ke dalam mobil Kyrran yang terparkir di luar gerbang timur kampus. Area itu jauh lebih sepi dibanding pintu utama. Awalnya Kyrran bersikeras menjemputnya di depan asrama, tetapi Andrea menolak. Ia tidak mau menjadi bahan gosip kampus. Apalagi sekarang Kyrran sedang menjadi pusat perhatian seluruh mahasiswa. Bahkan saat menunggu tadi, Kyrran sempat berdiri di luar mobil. Andrea yang melihatnya dari kejauhan langsung menelepon. "Kyrran, masuk ke mobil kamu, jangan menunggu di luar," ketus Andrea. "Kenapa, Andrea? Aku mau bukain pintu buat kamu," kata Kyrran. "Kalau ada yang lihat gimana?" protes Andrea. "Ya biarkan saja." "Masuk ke mobil, Kyrran." Dan pada akhirnya cowok itu menurut. Sekarang mereka duduk berdampingan di dalam mobil. Andrea baru saja hendak memasang sabuk pengaman, namun Kyrran bergerak lebih dulu, mencondongkan badannya ke arah Andrea. Cowok itu kemudian meraih sabuk di samping kursi lalu memasangkannya untuk Andrea. Klik. Sabuk itu te

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 20

    "Kenapa kamu pakai masker?" tanya dosen di depan kelas.Beberapa mahasiswa ikut melihat ke arah mereka. Andrea tampak menahan napas. Sementara itu, Kyrran tetap santai lalu batuk pelan."Ehem, maaf, saya sedang flu, Pak," kilah cowok itu. Andrea menoleh tak menyangka.Kyrran melanjutkan dengan memasang tatapan polos di balik maskernya. "Tapi saya tetap mau mengikuti kelas Bapak.""Baiklah," ujar sang dosen. "Kalau merasa tidak enak badan, jangan dipaksa.""Baik, Pak," kata Kyrran dengan suara yang dibuat-buat lemah.Dosen tersebut mengangguk lalu kembali melanjutkan absensi.Begitu perhatian dosen beralih ke mahasiswa lain, Kyrran perlahan memiringkan kepalanya ke arah Andrea."Bagaimana aktingku?" tanya Kyrran, berbisik.Andrea memutar bola matanya malas. Ia tidak menjawab dan kembali menatap layar laptopnya.Sementara itu, Kyrran hanya tersenyum kecil. Beberapa detik kemudian, tangannya bergerak mendekati tangan Andrea yang berada di sisi laptop. Ia menggenggamnya sebentar.Andrea t

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 19

    Kyrran bangun terduduk dengan malas sembari mengusap luar ponselnya, mengangkat telepon Daisy."Ya, kenapa?" ujar cowok itu dingin."Gak kenapa-kenapa kok, Sayang. Cuma mau tahu kabar kamu aja di NY sana," ujar Daisy terdengar manis."Seperti biasa, sibuk," jawab Kyrran malas.Ada jeda beberapa saat sebelum Daisy melanjutkan ucapannya. "Oh iya, aku rencana mau ke NY, bertemu kamu. Apa kamu bisa jemput aku di bandara besok lusa?""Gak usah, aku lagi sibuk, harus berapa kali aku ulangi," sinis Kyrran."Tapi aku kangen sama kamu Kyrran," timpal Daisy."Sejak kamu selesai operasi, aku harus menahan diri sampai kamu kembali ke Grandchester."Suara Daisy mulai terdengar bergetar."Terus setelah kita bersama lagi, kita cuma sempat jalan bareng empat kali. Itu pun terakhir kali kita ketemu sudah sepuluh bulan lalu yang lalu."Kyrran menatap tajam, lurus ke depan. "Tapi aku gak merasakan hal yang sama dengan kamu, Daisy," ujar Kyrran tajam.Daisy mulai terisak di seberang sana. "Kenapa sih kam

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 18

    Sampai detik ini, Kyrran masih bingung kenapa Andrea—gadis yang ia temukan di pesta topeng tempo hari—mampu membuatnya tergila-gila seperti ini.Ia punya pacar dan selalu dikelilingi berbagai macam perempuan, namun tak satu pun yang mampu menggerakkan Kyrran untuk menyentuh apalagi berciuman.Tapi, Andrea… gadis cantik itu mampu menggetarkan hati Kyrran, membuat aliran darahnya berdesir hebat dan debar jantungnya terasa tak karuan.Dan yang pasti Kyrran selalu ingin memeluk dan menciumnya.Ia bahkan harus turun tangan menawarkan kesepakatan dengan ketua klub jurnalistik univ mereka agar membiarkan Andrea mewawancarai Kyrran.Dua hari setelah pesta topeng, Kyrran menemui Carol. Ia menyodorkan sebuah foto pada perempuan itu."Kalau kau gak mau itu tersebar, berikan Andrea Ilsa Beaumont tugas untuk mewawancaraiku," ujar Kyrran dingin menusuk.Carol yang tak mau rahasianya terbongkar menyetujui penawaran Kyrran dan di sinila

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 17

    Andrea menarik pergelangannya lepas dari genggaman tangan Kyrran. "Nanti ada yang lihat, jangan pegang-pegang," ketus Andrea. Kyrran mengangkat sudut bibirnya tipis, lalu beranjak dari tempat duduknya dan mendekat ke hadapan Andrea sembari menundukkan wajah ke gadis itu. "Kamu makin galak, malah tambah cantik." Andrea menarik napas panjang sebelum mengalihkan pandangannya ke lapangan yang kosong. Sadar atau tidak, wajahnya kini dipenuhi semburat merah seolah seluruh bagian pipinya disapu blush on terang. Kyrran kemudian mendekatkan bibirnya telinga Andrea. Gadis itu bisa merasakan hangat napas dari celah bibir Kyrran menyapu daun telinganya yang sensitif. Andrea meremas sisi rok gaun merah marunnya, berusaha mengendalikan perasaannya yang kini campur aduk. Kesal, rindu yang tak mau diakui dan deg-degan menjadi satu. Debar jantungnya terasa ingin mendobrak dadanya. Sebelum ia menoleh pada wajah Kyrran, cowok itu lebih dulu berbisik. "Tunggu aku di belakang tribun lapangan utama. A

  • Jerat Ketos Galak   Bab 4. Imbalan Tutup Mulut

    Apa kata Noela kalau melihat Andrea cuma pakai handuk dan berduaan dengan cowok di kamarnya. Andrea buru-buru mendorong Kyrran keluar dari kamar. Cowok tinggi itu sendiri tidak ada perlawanan, membiarkan punggungnya didesak pergi. Dia menggeser pintu balkon dan menarik tirai dengan sekali gerakan

  • Jerat Ketos Galak   Bab 3. Kemunculan Tiba-tiba Kyrran

    Lampu taman mulai menyala satu per satu dan para siswa Alveroz High mulai kembali ke asrama masing-masing. Di kamar mandi sebuah unit kamar 207 lantai dua di asrama putri, Andrea berendam dalam bathtub. Air di bathtub bergerak pelan saat gadis itu bersandar, bahunya tenggelam setengah dan rambut h

  • Jerat Ketos Galak   Bab 104. Just Kiss Me, Andrea

    Pandangan Andrea terangkat, tatapan tajam Kyrran menyambutnya. Rahang cowok itu mengeras dan bola matanya berkilat penuh amarah, seperti mengobarkan api. Andrea sendiri tidak tahu apa penyebabnya. Sejak menggendongnya tadi, Kyrran memang sudah tampak kesal. Jemari gadis itu me

  • Jerat Ketos Galak   Bab 5. Ancaman

    Setelah kelas selesai, satu per satu siswa keluar dari kelas. Biasanya, Andrea juara satu siswa yang meninggalkan kelas paling cepat. Tapi, kali ini gadis itu menahan diri.Setelah melihat Kyrran beranjak dari kursi, gadis itu ikut bangkit dan langsung menghampiri cowok itu."Kyrran," kata Andrea.

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status