Short
Kisah Cinta Yang Telah Usai

Kisah Cinta Yang Telah Usai

Oleh:  SahurTamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
10Bab
164Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Pada hari Jason direbut oleh putri dari keluarga kaya, aku mendapati diriku hamil. Delapan bulan kemudian, saat dia sibuk mempersiapkan pernikahan termegah abad ini untuk Yura, aku berjuang antara hidup dan mati saat melahirkan Theo. Kemudian, sebuah berita baru muncul …. Pewaris Grup Sentanu, Jason Sentanu, mengalami kecelakaan saat balapan mobil di tengah malam. Yura terluka parah, sementara Jason kehilangan kemampuan untuk memiliki anak untuk selamanya. Aku takut dia akan merebut Theo, jadi aku bersembunyi darinya selama lima tahun. Hingga pada pesta ulang tahun ibu Jason, Nyonya Mira, aku ditugaskan sementara sebagai pelayan. Theo yang berada di ruang istirahat tanpa sengaja berlari keluar, dan bertabrakan langsung dengan Nyonya Mira. Suasana di ruangan itu seketika menjadi hening. Wajah anak itu ... mirip sekali dengan Jason saat masih kecil! Jason menerobos kerumunan dan berlari mendekati Theo, suaranya serak hingga intonasinya berubah. "Nak, siapa nama orang tuamu?" Theo ketakutan, lalu berteriak sambil menangis. "Ibu …. Aku nggak bisa menemukan ibuku." "Namanya Nancy."

Lihat lebih banyak

Bab 1

Bab 1

Tok! Tok! Tok!

Supervisor mengetuk mejaku.

"Nancy, pihak hotel lagi butuh orang. Kamu pergi menggantikan jadi pelayan untuk semalam, gajinya tiga kali lipat."

Aku agak ragu.

Pada ulang tahun Nyonya Mira ke-60 tahun, kemungkinan aku akan bertemu dengan kenalan lama. Selain itu, meninggalkan Theo sendirian di rumah malam-malam, aku merasa tidak tenang.

"Pak, saya harus jaga anak malam ini …."

Nada suara Supervisor terdengar kesal.

"Titipkan ke orang tuamu, titipkan ke tetangga, atau kamu bisa suruh anakmu menunggu di ruang istirahat juga bisa."

"Masa masalah sepele seperti ini nggak bisa kamu atur?"

Terdengar suara tawa meledek dari meja sebelah.

Itu adalah Wina Linardi, si tukang gosip.

"Wah, gaji tiga kali lipat. Aku justru ingin pekerjaan itu!"

"Pak, Anda sedang membantu Nancy, ya? Bagaimapun juga, dia adalah ibu tunggal, membesarkan seorang anak yang nggak jelas siapa ayahnya, pasti pengeluarannya banyak sekali."

Kata-kata Wina sangat pedas, tapi ucapannya itu memang fakta.

Cuaca makin dingin, Theo juga makin besar, aku ingin beli pakaian yang lebih bagus untuknya.

Karena aku ditugaskan membantu di luar, jadi aku tidak mungkin masuk ke ruang pesta.

Aku pun mengangguk, menerima tawaran itu.

"Terima kasih, Pak. Saya terima tawaran itu."

"Baiklah, sekarang ganti pakaianmu. Nanti berkumpul di belakang hotel pukul enam malam, jangan terlambat!"

Saat pergi ke ruang ganti, aku melewati meja kerja Wina.

Suara Wina cukup keras, seolah sengaja agar aku dengar.

"Sok suci. Hamil di luar nikah, tapi sok suci. Dia bahkan nggak tahu siapa ayah anak itu, dulu sampai hamil setelah dipermainkan, entah dari mana asal anak haram itu."

Pfft.

Rekan kerja di seberang menahan tawa, anak magang di samping juga menunduk sambil menahan tawa.

Mataku memerah mendengar ucapannya, akhirnya aku langsung menegurnya, "Wina, kamu juga seorang ibu, jaga mulutmu."

Wina langsung berdiri, lalu menyilangkan tangan sambil berkata, "Jaga mulut?"

"Memangnya aku salah? Dasar perempuan penggoda, bahkan nggak jelas siapa ayah dari anakmu, tapi masih berani sok suci di sini!"

"Kalau aku jadi kamu, aku akan pulang dan berdandan. Lagi pula, kamu bukan perempuan baik-baik. Siapa tahu di ruang pesta nanti, ada pria tak punya selera yang mau menerima kamu, dan bersedia menjadi ayah tiri anakmu tanpa merasa jijik?"

Aku marah sampai ingin menangis.

Ketika hendak mengatakan sesuatu, supervisor datang menjadi penengah.

"Wina, cukup."

"Nancy, kamu juga cepatlah jemput anakmu, jangan sampai menghambat pekerjaan."

Aku mendongakkan kepala, berusaha keras menahan air mata.

Saat pergi, Wina masih berbicara sambil tertawa dengan rekan kerja di samping, dia bicara sambil melirikku dengan tatapan meremehkan.

Aku berbalik, lalu menyeka mataku dengan kasar.

'Nancy, kamu nggak boleh menangis.'

'Demi Theo, kamu harus menahan diri.'

Setelah menjemput Theo, aku tidak tenang meninggalkan Theo sendirian di rumah, jadi terpaksa aku membawa Theo ke hotel dan menyuruhnya menunggu di ruang istirahat karyawan.

Aku menyiapkan buku bergambar, camilan, dan minuman untuknya.

"Theo, anak baik, Ibu mau kerja di luar. Kamu main dulu di sini, jangan ke mana-mana, oke?"

Theo adalah anak yang selalu patuh.

Dia mengangguk dan bertanya padaku, "Kapan Ibu kembali?"

"Secepatnya."

Aku mencium kening Theo, lalu membujuknya, "Setelah kamu selesai baca buku bergambar ini, Ibu kembali."

"Ingat, jangan lari ke mana-mana, oke?"

Theo mengangguk dengan kuat, lalu mengulurkan jari kelingkingnya.

"Oke, janji ya."

Setelah berjanji dengan Theo, aku pun pergi ke ruang pesta dengan tenang.

Wina dan beberapa rekan kerja lainnya juga datang. Mereka berkumpul di depan pintu ruang pesta, merapikan riasan sambil bercermin di layar ponsel, dan tertawa-tawa.

"Eh, sayang sekali padahal pewaris Keluarga Sentanu, wajahnya tampan, kaya, tapi kenapa bisa …."

"Katanya, Nona Yura baru diakui sebagai putri keluarga kaya, tipe perempuan urakan. Gadis itu suka mengebut. Dia yang membuat masalah, tapi pacarnya yang jadi korban, sekarang pacarnya jadi mandul."

"Menurutku, Keluarga Sentanu juga sial, mendapatkan menantu pembawa sial, sampai garis keturunan keluarga putus gara-gara gadis itu."

….

Tepat pada saat itu, terdengar suara wanita di belakang yang menahan amarah.

"Siapa perempuan pembawa sial yang kalian maksud?!"

Yura memelototi Wina dan teman-temannya.

Mereka ketakutan sampai wajah memucat, semuanya menunduk dan tidak berani berkata apa-apa.

Yura memandang ke sekeliling, tiba-tiba dia melihatku yang berada tidak jauh dari sana.

Dia berteriak dengan wajah terkejut, "Nancy?"

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Ulasan-ulasan

Oranye
Oranye
Saran utk penulis. Ga usah jd penulis, ga cocok. Klo pun mau belajar dulu cara nulis cerita. Jgn ujug2 langsung nulis doang. Ga tau ini cerpen inti cerita n konfliknya apa. Dari awal sampe ending ya gtu doang
2026-07-11 20:50:53
0
0
10 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status