FAZER LOGINPernikahan yang diimpikan setiap insan di dunia adalah sebuah pernikahan yang terjadi atas dasar cinta dan kejujuran. Tapi bagaimana jika malah sebaliknya? Yuan Alexander, seorang pengusaha muda dan sukses harus menikah dengan seorang gadis sederhana bernama Caramel, karena sebuah kesalahan yang diperbuat oleh supir pribadinya. Penolakan keras dari keluarga Yuan karena status Caramel yang hanya gadis biasa membuat adik dan ibu Yuan melakukan tindakan tidak mengenakkan yang harus dialami oleh Caramel. Kejahatan demi kejahatan mereka lakukan untuk membuat Caramel keluar dari rumah besarnya. Ditambah dengan hadirnya kembali mantan kekasih Yuan, yang ikut memporak porandakan rumah tangga Yuan dengan berbagai cara, agar Caramel dan Yuan berpisah. Tetapi kesedihan itu tidak sebanding dengan sebuah kebenaran yang disembunyikan oleh Yuan. Sebuah fakta yang seketika membuat hati Caramel hancur saat mengetahuinya. Seseorang yang selama ini dipercaya telah menyembunyikan kebohongan besar dalam hidupnya. Akankah Caramel memaafkan Yuan yang telah berbohong sejak awal pernikahan untuk keuntungannya sendiri? Haruskah Caramel mempertahankan rumah tangga yang selama ini mereka bangun atas dasar sebuah kebohongan? Ikuti kisahnya yaa ....
Ver maisBeberapa minggu setelah kejadian yang menimpa Caramel di hotel kala itu, Damitri dan Selina benar-benar mendapat pelajaran atas perbuatannya sesuai arahan Caramel. Caramel memang tidak mau membawa kasus itu ke jalur hukum, tapi demi membuat mertua dan adik iparnya itu jera, Caramel menyerahkan seluruhnya kepada Yuan untuk memberikan hukuman yang sepadan. Yuan menarik semua fasilitas mereka dan juga mengawasi mereka dengan sangat ketat. Hingga tak ada celah bagi mereka untuk melakukan kejahatan. Apalagi sampai menerobos masuk ke dalam apartemen yang juga dijaga ketat oleh bodyguard Yuan.Pagi ini udara terasa sejuk, nikmat rasanya bergelung di bawah selimut dengan saling berpelukan bersama orang tersayang. Namun, kejadian pelecehan itu membuat Caramel menutup diri dalam jangka waktu yang cukup lama. Sehingga Yuan kesulitan untuk mengajak Caramel untuk sekadar bermesraan. Rasa trauma kerapkali masih menyapa Caramel. Hal itu pula yang membuat Yuan harus banyak bersabar menghadapi istr
Sesampainya Caramel dan Yuan di kamar apartemen, wajah Caramel kembali murung. Apa yang masih dia pikirkan? Apakah dia sebenarnya masih bimbang dan ingin kembali ke rumahnya? Tapi melihat senyum Caramel saat bersama Deril membuat Yuan tanpa sadar cemburu. Caramel bisa tersenyum karena laki-laki lain jujur itu bukanlah sebuah pencapaian bagi Yuan.âSayang âŠâ panggil Yuan lembut. Mencoba menyenderkan kepala Caramel di bahunya.âAku mau memaafkan keluargamu,â ucap Caramel dengan pandangan kosong. Buliran bening terjatuh tanpa diminta. Seolah hal itu menjadi keputusan terberat untuk Caramel ucapkan.Yuan menoleh, tidak percaya dengan apa yang Caramel katakan. Dia ingin memastikan. âKamu serius? Apa kamu sudah pikirkan hal ini matang-matang? Ini bukan masalah sepele.â Yuan meraih tangan Caramel dan menggamitnya. Seandainya Caramel membuat keputusan yang berbeda, Yuan tidak akan keberatan.Caramel menggeleng. âUntuk apa? Apa kamu pikir aku tega memenjarakan ibuku sendiri? Bukankah ibumu ju
Pintu lift terbuka. Saat Caramel hendak melangkahkan kaki keluar dari lift tersebut, kepalanya mendadak pusing. Pandangannya buram, rasa nyeri di tengkuknya terasa semakin berat.âAstaga, kenapa ini? Kenapa bumi terasa berputar? Kepalaku ⊠kepalaku pusing sekali.â Caramel memegang kepalanya. Tiba-tiba sajaâŠ.âCaramel, kamu kenapa?â Tangan sigap pria itu menangkap tubuh Caramel yang hampir tumbang. Di sisa penglihatannya Caramel dapat mengenali sosok itu, tapi bibirnya seolah tak mampu berucap. Caramel pingsan di dekapan pria itu.Beberapa orang langsung menghampiri dan ikut membantu. âPak Deril, kita tidurkan wanita ini di sofa itu saja,â saran seorang resepsionis apartemen menunjuk sofa panjang yang berada berlawanan dengan letak lift. Pria itu adalah Deril. Teman Caramel. Seorang pria yang wajahnya sengaja Evelin rekam dan dikirimkan kepada Yuan hingga Yuan marah besar. Tanpa menjawab Deril langsung membopong tubuh Caramel untuk ditidurkan di sofa yang resepsionis itu maksud. âDi
Caramel mengerjapkan mata saat mulai tersadar. Dia menoleh kanan dan kiri mendapati suaminya tengah tertidur pulas di sampingnya dengan menjadikan tangan sebagai tumpuan.Dia melihat sekeliling namun rasanya asing. Tapi hatinya merasa lega saat yang berada di sampingnya Yuan suaminya, bukan laki-laki bengis yang tadi hampir.âŠâAstaga, apa aku sudah?âCaramel memaksa bangun. Dia meneliti tubuhnya dan merasakan adakah yang aneh dari dalam tubuhnya. Caramel coba mengamati dan tidak ada yang terasa aneh dari area sensitif.Namun, dia melihat beberapa luka lebam di area pundaknya. Dia juga melihat beberapa tanda merah kebiruan yang terlihat di area leher dan gunung kembar miliknya.Tiba-tiba air matanya menetes. Dia merasa hina. Dia merasa kotor. Laki-laki biadap itu sudah membuatnya tidak terhormat.âAku benci tubuh ini, aku benci! Aku sudah kotor, aku hina!â Caramel meraung membuat Yuan terbangun. Yuan terkejut saat melihat Caramel mengacak kasar rambutnya hingga tak beraturan. âSayang
Setelah kejadian yang baru saja menimpa Caramel, Yuan tidak ingin lagi mengajak istrinya tersebut tinggal bersama orang tuanya. Yuan benar-benar murka. Kepercayaan yang dia berikan untuk Damitri dan Selina disalahgunakan begitu saja. Bahkan dengan tega mereka menjual istrinya untuk laki-laki yang ti
Caramel dan Jennifer menunggu Yuan di ruang tamu dengan perasaan gelisah. Caramel terduduk lemas di sofa dan terus berusaha menghubungi Yuan yang belum mendapatkan respon apa pun.Jennifer berulang kali melihat jendela setiap kali ada suara mobil. Ternyata Selina yang baru pulang dari club malam deng
Caramel sedang berada di dapur untuk memasak sesuatu. Rencananya dia akan membuat kejutan untuk suaminya yang sekarang sedang bekerja. âSedang buat apa, Nona? Mau saya bantuin?â Bi Tyas menawarkan bantuan usai dirinya menyelesaikan pekerjaan rumah.âEm, enggak usah, Bi. Aku mau buat donat kentang unt
Usai memakaikan gaun, penjaga toko itu juga merias tipis wajah Caramel. Rambut Caramel yang panjang diurai membuat kesan anggun yang menyihir pasang mata yang melihat. Mengenakan gaun berwarna peach, panjang semata kaki dengan bahan premium membuat Caramel terlihat mahal. Apalagi kulitn


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
ClassificaçÔes
avaliaçÔesMais