Short
Gairah Terlarang Di Bus Wisata

Gairah Terlarang Di Bus Wisata

作家:  Liam完了
言語: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
14チャプター
0ビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

Gairah

Plot Twist

Psikopat

Dewasa 18+

Hubungan romantis tak terduga

Menggoda

“Bu Angel, jangan asal gerak.” “Wajahmu merah sekali, kamu kepanasan, ya?” Di dalam bus wisata yang penuh sesak dan gerah, aku dipeluk erat oleh Chandra, donatur terbesar di sekolah, sekaligus ayah dari murid paling nakal di kelasku. Kemeja putihku sudah basah kuyup karena berkeringat sejak tadi. Seiring dengan guncangan bus yang kuat, bokong montokku yang hanya terhalang rok span tipis, tertekan oleh benda miliknya yang perlahan-lahan terbangun di balik celananya. Benda miliknya yang panas membara itu mendorong ke depan dengan tekanan yang pas. Tepat di bawah tatapan seluruh murid dan orang tua yang memenuhi bus, serta tidak jauh dari anak kandungnya sendiri, kedua kakiku langsung terasa lemas. Tubuhku yang sensitif tersentak karena sensasi panas yang membakar itu. Seketika, gelombang gairah yang memalukan membasahi celana dalamku. Dengan perasaan malu sekaligus marah, aku menoleh untuk memberi peringatan padanya. Namun, aku malah bertatapan dengan sepasang mata hitamnya yang dalam, memancarkan sorot penuh godaan dan obsesi….

もっと見る

第1話

Bab 1

“Bu Angel, di dalam bus ramai sekali, aku bantu pegangin, ya.”

Suara berat pria itu terdengar di dekat telingaku, disusul satu tangan besar hangat menempel di pinggangku.

Aku tak berani bergerak, karena dia adalah ayah dari murid paling sulit diatur di kelasku, sekaligus investor terbesar sekolah ini.

Aku tak tahu, ternyata bus wisata yang penuh sesak ini akan membawaku menuju jurang hasrat….

….

Namaku Angel, seorang guru Bahasa Indonesia di Sekolah Mondi.

Untuk bisa magang di sekolah unggulan ini, aku sudah berjuang mati-matian. Agar bisa segera diangkat menjadi pegawai tetap, aku terus menekan diriku setiap hari.

Kemeja putihku selalu kukancingkan sampai ke atas, rok span hitam sepanjang lutut yang kupakai begitu rapat, seolah memperlihatkan kulit sedikit saja adalah penghinaan terhadap gelar ‘pendidik’.

Aku pikir selama bersikap profesional dan sopan, diriku bisa melewati masa magang dengan tenang.

Namun, aku lupa ada beberapa bahaya yang tak bisa dihindari hanya dengan menghindar.

Hari ini adalah kegiatan wisata tahunan sekolah.

Kelasku kebagian satu bus yang di dalamnya penuh sesak dengan murid-murid SD yang berisik dan beberapa orang tua yang ikut mendampingi.

Udara di dalam bus bercampur antara aroma manis cemilan dan bau keringat anak-anak, sungguh gerah dan sesak.

Aku memakai setelan yang kupilih sepenuh hati, berdiri di lorong untuk menghitung jumlah murid. Keringat sudah membasahi punggung kemejaku, menempel ketat di kulit dan memperlihatkan siluet pakaian dalamku.

Aku merasa tak nyaman, reflek ingin menarik ujung bajuku.

Tepat saat itu, sosok tubuh tinggi besar menerobos masuk dari pintu bus.

“Maaf, aku terlambat.”

Itu Chandra.

Dia adalah ayah dari David, murid paling nakal di kelasku, sekaligus donatur terbesar sekolah ini.

Aku hanya pernah melihatnya sekali saat pertemuan orang tua murid, tapi kesannya begitu mendalam.

Dia tak seperti pebisnis biasanya yang berperut buncit. Sebaliknya, posturnya tegap, memakai setelan jas kasual yang potongannya pas dengan wajah dewasa dan tampan yang memancarkan kesan dingin.

Begitu dia naik ke bus, suasana yang tadinya bising mendadak hening.

Aku buru-buru menyambutnya, memperlihatkan senyuman profesional, “Pak Chandra, selamat datang. Kursi David ada di sebelah sana.”

Dia mengangguk, tapi tatapannya tertuju pada wajahku selama dua detik.

Pandangan itu terlalu lantang, membawa kesan seolah sedang menilai, membuat jantungku berdegup hebat.

Tepat saat kami berpapasan, mungkin sopir sedang terburu-buru, dia tiba-tiba menginjak gas, membuat bus berguncang hebat.

“Ah!”

Aku menjerit, hak sepatuku goyah dan tubuhku terhuyung ke belakang.

Rasa sakit yang kubayangkan tak terjadi. Aku malah menabrak dada yang keras dan membara.

Satu tangan besar dengan tepat merangkul pinggangku, mendekapku dalam pelukannya.

Seketika, hidungku dipenuhi aroma maskulin pria yang kuat, bercampur dengan wangi parfum kayu yang samar, dominan dan wangi.

Aku langsung membeku.

“Bu Angel, kamu baik-baik saja?”

Suara berat Chandra terdengar tepat di atas kepalaku. Hembusan napasnya yang hangat menerpa kulit kepalaku, memicu aliran listrik halus.

Seketika, wajahku langsung memerah, terasa seperti terbakar api.

“Aku… nggak apa-apa. Terima kasih, Pak Chandra.”

Aku buru-buru mencoba melepaskan diri dari pelukannya, tapi lengannya yang merangkul pinggangku sama sekali tak berniat melonggar.

Bus itu penuh sesak dengan orang, kami berdua terhimpit dalam posisi yang sangat ambigu. Punggungku hampir sepenuhnya menempel pada dadanya.

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む

読者の皆様へ

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

コメントはありません
14 チャプター
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status