LOGINBosan disuruh kencan buta terus menerus, membuat Bella secara impulsif, mengajak nikah kencan butanya itu. Tapi apa jadinya kalau ternyata orang yang diajak nikah itu bukanlah kencan butanya? Bella telah salah orang, kencan butanya adalah pria yang bernama Harry Smith, tapi ternyata yang diajaknya menikah adalah Harold Davidson, yang biasa dipanggil Harry juga. Di sisi lain, Harold sendiri harus menikah sebelum usia 30 tahun, kalau tidak warisan keluarga Davidson akan jatuh pada pamannya yang suka berfoya-foya. Lalu apa yang terjadi selanjutnya?
View MoreBella harus mengabari sang suami kalau dirinya akan mengajak teman temannya makan makan, sebagai farewell party. Keinginannya untuk resign sudah disetujui langsung oleh sang bos, juga ingin disampaikan secara langsung kepada sang suami. Oleh karena itu, ia segera mengabari suaminya, melalui panggilan telepon. “Halo, sayang?”Suara Harold terdengar sangat menggoda Bella saat ini, membuat Bella harus melegakan tenggorokannya yang tiba tiba saja kering.Sedangkan teman temannya yang sudah menunggunya malah ikutan salting melihat Bella malu malu kucing garong. Banyak yang ber cie cie mendengar apa yang selanjutnya dikatakan oleh Bella.“Sayang …” Padahal Bella baru saja ngomong sepenggal kata itu saja.Mendengar banyak orang yang ada di sekitar Bella membuat Harold tersenyum sambil bertanya, “Memangnya kamu lagi dimana sih?”“Itu … ehm …itu surat permohonan resign ku sudah langsung disetujui sama bos, jadi besok aku sudah bisa pindah.”“Wah, bagus sekali sayang …”Ini menjadi berita yang
Di sepanjang perjalanan menuju ke kantornya, Bella sudah diberitahu oleh suaminya kalau dirinya juga harus berhati hati dengan Jasper and the gank, karena mereka takkan senang mendengar pernikahan Bella dan juga Harold.Jadi, Bella merasa tak yakin apakah ia harus senang atau menyesal menikah dengan Miliarder.Sesampainya Bella di ruangan tempat ia berkumpul bersama dengan teman teman designernya yang lain, ia langsung di berondong oleh teman temannya yang bertanya tentang kejadian Bella di Cafe yang sudah viral di grup kantornya itu.“Ya ampun Bella, siapa laki laki yang hendak melecehkan kamu itu?” Tanya Sofie salah satu temannya, yang duduk di sampingnya. Teman temannya tentu sudah tahu dari satpam dan juga pegawai cafe, tempat kemarin Bella dan Harry bertemu.“Ehm, teman sih … dia ngajak kencan dan nembak aku,tapi aku tolak.” Bella sedikit beralibi, jadi ia mengatakan seperti itu.“Lha bukannya kamu jomblo?” Tanya Sandy, temannya yang duduk di depan meja si Sofie.“Aku sudah menik
Keesokan harinya, tanpa menunggu lebih lama lagi, Bella langsung saja mengajukan surat resign kepada bosnya. Bella langsung menemui pimpinan dari perusahaan di mana selama ini dia bekerja, tapi Sang bos langsung saja menyemprotnya dengan kata kata mutiara. Belum juga sarapan, karena Harold ada meeting pagi, jadi ia mengantar sang istri terlebih dahulu ke kantor dengan sedikit terburu buru. Malahan dapat siraman rohani dari sang bos.“Surat Resign? Apa apaan ini, Bella? Kita lagi dikejar banyak deadline dan klien mu itu yang paling banyak. Kamu tidak bisa seenaknya resign seperti ini.” sergah Rico sang bos dengan nada tinggi, baru saja dirinya datang ke kantor tiba-tiba anak buah kesayangannya mengajukan surat pengunduran diri. Padahal tidak ada hujan tidak ada angin, tiba-tiba saja Isabella mengundurkan diri, padahal wanita itu sudah bekerja dengan dirinya cukup lama dan memiliki klien yang kadang tak mau kalau diberikan designer lain. “Maaf pak, saya terpaksa mengajukan surat resig
“Apa? Kamu nge-prank aku ya?” Tanyanya dengan nada tidak suka yang terlihat jelas, bahkan wajahnya pun memerah seolah menahan marah. Bella jadi sedikit takut juga dengan Hary. “Tidak, aku memang sudah menikah. Dan pernikahan kami dilakukan secara sah dan mendapatkan surat resmi dari catatan sipil.” Jelas Bella dengan nada yang rendah, ia tidak ingin memprovokasi laki laki di hadapannya itu.“Tapi kita baru saja melakukan kencan buta, lalu tiba tiba kamu bilang kalau kamu sudah menikah. Apakah kamu mempermainkan aku? Apakah jangan jangan, ini adalah cara kamu menolak secara halus?” Tanya Hary dengan nada tinggi.Bella menghela nafasnya terlebih dahulu sebelum melanjutkan perkataannya, “Tidak ada niatan mempermainkan! Tidak juga untuk nge-prank, atau menolak kamu, tidak ada alasan itu. Bukankah kita juga baru kenal? Belum bisa menolak seseorang apabila kita belum mengenal orang itu lebih dalam, bukankah itu adalah tujuan dari kencan buta? Tapi kondisinya, kemarin ada orang yang langsun
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews