Share

75. Pillow Talk

Author: DF Handayani
last update publish date: 2026-07-19 10:36:09

Catriona mendengus kesal. Ia menjatuhkan tubuhnya di samping Dominic, lalu menatap langit-langit kamar beberapa saat sebelum akhirnya kembali menoleh.

"Apa Mor-mu benar-benar pingsan karena tahu kita menikah?"

Dominic ikut berbaring.

"Tidak."

"Far-mu marah?" tanya Catriona lagi.

"Mereka hanya terlalu dramatis." Jawaban Dominic terdengar santai.

Catriona menggeser tubuhnya hingga kini mereka saling berhadapan. Sorot matanya berubah jauh lebih lembut.

"Seharusnya kau tidak perlu melakukan semua i
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   150. Rencana Terselubung Wilson

    Begitu murkanya Dominic hingga berhasil menghempaskan Mark dan Victor yang sejak tadi berusaha menahan amarahnya. Kini Dominic sudah mencekik leher Wilson dengan kuat."Jika kau membunuhku, maka kupastikan Catriona akan membencimu seumur hidup!" seru Wilson dengan senyum liciknya.Dominic semakin mengeratkan cekikan tangannya pada leher Wilson. "Kau bukan manusia Wilson. Kau adalah iblis!" Dominic seperti kehilangan kesadaran.Nampak Wilson kesulitan bernapas. Ia terengah-engah berusaha mencari oksigen. Wajahnya memerah karena darah yang berhenti mengalir."Catriona akan meninggalkanmu jika kau membunuhku!" ucap Wilson masih berusaha berbicara.Seketika tangan Dominic bergetar. Ia tahu Catriona begitu sayang pada Ayahnya. Seburuk apa pun ia tetap sayang pada ayahnya yang seperti iblis. Perlahan Dominic merenggangkan tangannya."Kau tak layak untuk hidup!" seru Dominic masih menyala-nyala."Tapi kau masih membutuhkanku. Cepat atau lambat Barcklay dan Harvey akan melangsungkan pernikaha

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   149. Terungkapnya Rahasia Besar

    Dominic mulai membaca seluruh kronologi kejadian kematian Camelia. Benar, ternyata Camelia meninggal karena bunuh diri. Ia meregang nyawanya sendiri dengan menembuskan butir peluru ke kepalanya sendiri. Dan, semua dilakukan di rumah sakit. Tepatnya di depan mata kepala Jenny dan Jackson.Fakta mencengangkan tersebut sontak membuat tangan Dominic bergetar. Ia tak percaya jika kedua orang tuanya terlibat. Wajah Dominic seketika membuat saat mengetahui fakta tersebut.Namun, belum jelas apa alasan Camelia menghabisi nyawanya di depan kedua orang tuanya. Mata Dominic yang memancar pias menyorot pada Wilson untuk mencari kejelasan."Itu faktanya. Camelia berkorban untuk ibumu. Sebagai balas budi." ucap Wilson.Dominic semakin syok. Dadanya hampir meledak mendengarnya."Apa maksudnya?" tanya Dominic."Camelia menebus hutangku pada keluargamu dengan cara memberikan jantungnya pada ibumu." ungkap Wilson dengan gamblang.Sontak Dominic telonjak kaget. Seketika seluruh tubuhnya terasa tak berda

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   148. Mengungkap Rahasia

    Dominic dan Wilson berada di dalam satu ruangan yang sama. Keduanya berbincang tenang, tidak seperti awal pertama mereka bertemu saat perjanjian hutang.Suasana hati keduanya lebih tenang. Bicara dari hati ke hati. Saat ini, tujuan mereka sama, untuk melindungi Catriona dari ancaman Barcklay.Selama mengalami kesulitan dan melihat pengorbanan Catriona untuknya, akhirnya mampu membuat hati Wilson tergugah. Jujur, dulu ia hampir tak pernah peduli pada Catriona.Sejak dulu, Wilson selalu dibutakan dengan harta. Baginya harta adalah segala-galanya. Keluarga hanya sebagai alat pelicin. Dan salah satu alasan ia menikahi Camelia juga karena kekayaan yang dimiliki oleh Camelia."Sejak dulu aku tidak pernah menyukai Barcklay. Karena dia tidak memiliki hati sama sekali. Bahkan dengan anaknya sendiri Camelia. Aku pikir, Barcklay adalah satu-satunya orang tua yang kejam. Ternyata tidak, justru aku yang lebih kejam darinya." Wilson mengakui kesalahannya selama ini.Dominic hanya menatap dingin pad

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   147. Antara Catriona, Derren, dan Barcklay

    Catriona menerobos dan melenggang masuk begitu saja. Ia langsung mencari sosok yang membuatnya sejak tadi penasaran. Derren mengikuti langkah Catriona dari belakang."Kakek!" panggil Catriona dengan suara lantangnya. "Kakek Barcklay!" panggilnya lagi seraya menyusuri ruangan. Ia clingak-clinguk kesana kemari mencari keberadaan kakeknya."Kakek!" serunya lagi, ia masuk ke dalam salah satu ruangan baca. Dan benar di sanalah kakeknya duduk santai sambil membaca buku.Catriona tersenyum saat melihat sosok kakeknya yang sudah lama sekali tak pernah dilihatnya. Terakhir kali bertemu, saat ia masih berusia lima belas tahun. Setelah itu, mereka tak pernah lagi saling menyapa. Seakan sengaja saling menghindari.Ia berjalan mendekati sang kakek. "Apa kakek tidak ingin menyapaku?" ujar Catriona.Barcklay yang sibuk dengan bukunya, akhirnya meletakkannya di atas meja. Ia memindai pandangannya dari buku ke arah Catriona."Apa benar ini cucuku?" tanya Barcklay menimpali dengan wajah datarnya.Catri

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   146. Bertemu Barcklay

    "Bagaimana kau tahu kakek Barcklay kemari Derren? Aku saja tidak tahu. Dan Ayah juga tidak menghubungiku. Artinya Ayahku juga tidak tahu hal ini!" seru Catriona merasa aneh. Di dalam benaknya kini dipenuhi dengan tanda tanya."Banyak yang membicarakan kedatangannya ke Barbara. Siapa yang tidak mengenal sosok Barcklay?" timpal Derren balik bertanya.Catriona menarik panjang napasnya. Sudah sangat lama sekali ia tak bertemu dengan sang kakek. Catriona tahu, jika kakeknya salah satu orang yang berpengaruh di Barbara.Namun, sejak dulu keluarganya tak pernah menyinggung sosok sang kakek. Catriona tahu, jika ayahnya tidak pernah akur sejak dulu.Catriona segera merubah topik pembicaraan. "Beruntung kamu menyelamatkanku, Derren." ucap Catriona berterima kasih.Sedikit saja Derren datang terlambat, mungkin ia akan menjadi santapan Maxim.Derren mengulas senyum, namun ia tetap fokus pada jalan raya. Entah, mengapa saat ini ia tak ingin menatap wajah Catriona secara langsung."Sudah tugasku Ca

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   145. Jangan Macam-macam!

    Dengan keras Maxim menutup pintu mobilnya kembali dan menguncinya. Terlihat Catriona menggendor-gedor kaca mobil dan berusaha meloloskan diri. Namun, semuanya sia-sia karena pintu sudah terkunci. Dan kini, Maxim sudah duduk di kursi kemudinya."Kau harus membayar semua yang sudah kau lakukan padaku!" geram Maxim kemudian menekan gasnya dan melesat dengan cepat."Maxim, jangan membuat masalah denganku!" ucap Catriona."Kenapa aku harus takut padamu?" timpal Maxim dengan senyum remehnya."Ini adalah peringatan terakhir. Turunkan aku sekarang juga! Atau nyawamu akan terancam!" ancam Catriona penuh peringatan."Kau pikir aku takut dengan ancamanmu!" seringai Maxim sama sekali tak peduli dengan semua ancaman yang dilontarkan mantannya itu."Maxim!" bentak Catriona. "Dominic akan membunuhmu jika tahu kau membawaku pergi seperti ini! Aku sudah menikah dengannya. Jadi, jangan mencoba menyentuhku! Dia tak akan membiarkan siapa pun yang mencoba untuk menyakiti atau menyentuhku!" Catriona memper

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   7. Seratus Milyar Untuk Servis Pembuka

    “Aku menyukai keputusanmu, Caty!” seru Dominic puas, suaranya dalam, penuh kemenangan. Akhirnya, ia berhasil mendapatkan apa yang diinginkannya.Perlahan, senjata di tangannya diturunkan, tak lagi mengancam dagu Catriona. Tapi cengkeraman di pinggang gadis itu justru mengencang, mengunci tubuh ramp

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   3. Bayar Dengan Tubuhmu

    “Kau sangat keren!” puji Emely penuh kagum, matanya berbinar saat melihat Catriona melangkah keluar dari privat room dengan aura dingin namun memesona, bangga dan tanpa rasa bersalah. Catriona hanya menyunggingkan senyum tipis, senyum yang tak pernah benar-benar hangat, tapi justru memancarkan el

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   2. Malam Reuni Yang Liar

    Hanya ada satu orang. Satu-satunya teman yang pernah menyebutnya "kucing arogan" hanyalah Dominic, si lelaki cupu yang dulu kerap menjadi korban bully di sekolah.“Tidak mungkin…” gumam Catriona pelan. Masih tak percaya. Bagaimana mungkin Dominic, lelaki cupu yang dulu tak berani menatap mata siapa

  • Menjadi Budak Cinta Boss Mafia   1. Padat, Tapi Sayang Palsu!

    Anda yakin akan menghabiskan malam di sini, Tuan?" tanya seorang pria tegap dari balik kursi kemudi. Nada suaranya sopan, namun jelas menyiratkan kegelisahan."Hm," jawab lelaki di belakangnya dengan suara berat dan dalam. Sebuah smirk angkuh menyungging di sudut bibirnya. Dingin. Tajam. Membekukan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status