Miss Gagal Move On

Miss Gagal Move On

last updateÚltima actualización : 2021-08-30
Por:  Novita024En curso
Idioma: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
No hay suficientes calificaciones
13Capítulos
2.8Kvistas
Leer
Agregar a biblioteca

Compartir:  

Reportar
Resumen
Catálogo
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP

Sinopsis

Setelah dua tahun Lia putus dengan kekasihnya bernama Arka. Lia mencoba menghapus segala perasaan dan cintanya kepada Arka. Namun, semua tidaklah mudah. Arka selalu menghantui pikiran Lia setiap saat. Hingga suatu hari Lia bertekad melupakan Arka dengan bantuan Diana sahabatnya. Malangnya, takdir tidak berpihak di sisi, Lia yang mulai bisa menyingkirkan pikiran tentang Arka. Kini takdir malah mempertemukan kembali. Perasaan cinta yang seharusnya memudar kini bersemi tidak karuan. Apa yang harus Lia lakukan? Di saat dirinya mulai terbiasa tanpa Arka. Pria itu malah kembali, menguasai hati Lia lebih dalam lagi.

Ver más

Capítulo 1

Prolog

Bagi orang lain, sifat setia adalah anugerah.

Namun, bagiku itu sebuah kutukan!

Adelia Arabella

"Kita putus!"

Kalimat itu terus tergiang dikepala cantiknya.

Lia kembali meringkuk di atas kasur sambil mengomel hal yang tidak jelas.

Sudah dua tahun ia putus dengan kekasihnya, yang bernama Arka namun, tetap saja ia tidak bisa melupakan lelaki tersebut.

Perasaan yang masih tetap sama, cintanya masih saja setia. Seolah ruang hati Lia hanya dipenuhi oleh Arka.

Ya.

Hanya Arka yang tetap setia disana.

"Sudah berhenti merengek!" risih Diana dengan mata yang tetap fokus ke layar monitor, sementara jarinya sibuk menekan keyboard.

Malam ini ia harus menyelesaikan naskahnya jika tidak ingin mendapat teguran lagi dari atasan.

Lia yang merasa kesal, melemparkan bantal yang ia pegang ke arah Diana.

"Aww," Diana meringis ketika bantal tersebut mendarat mulus membentur kepalanya.

"Rasain," omel Lia tanpa rasa bersalah, malah ia semakin kesal saja karena sedari tadi, Diana tidak menghiraukan curhatannya.

Diana mematikan laptopnya sebentar, setelah itu memutar badannya menghadap Lia. Ia melempar balik bantal tersebut.

"Ih, jahat banget sih," keluh Lia sambil mencibirkan bibirnya.

"Bodoh amat!" ucap Diana enteng.

Lia mendengus kesal, sahabatnya ini memang sangat menyebalkan, ia bangkit berniat pergi.

Diana yang menyadari Lia marah, menghentikannya agar tidak pergi. "Gitu aja marah, sini duduk aku denger dah."

Dengan tatapan sinis akhirnya Lia memilih kembali duduk di samping Diana.

"Coba cerita apa yang membuat sahabat cantikku ini galau," rayu Diana sambil tersenyum manis.

Lia diam sesaat, mencari kata yang tepat untuk mulai bercerita. "Aku masih mencintainya."

"Nah kan sudah kubilang, julukan miss gagal move on memang sangat cocok untukmu," ejek Diana cepat.

"Aww," ringis Diana kembali sambil menggosok area kulitnya yang baru saja dicubit Lia.

"Sakit tau, memerah ni kulit princess," lanjut Diana dengan centil yang membuat Lia ingin muntah mendengarnya.

Lia membuang muka ke samping dengan perasaan yang diselimuti emosi, sepertinya Diana tidak berniat membantunya sama sekali. Buktinya ucapannya tidak dianggap serius dari tadi.

"Ok, baik aku gak akan bercanda lagi,"  yakin Diana pada Lia.

Lia sedikit menoleh. "Beneran?" tanyanya memastikan.

Diana langsung mengangguk mantap, Lia membalik tubuh kembali.

"Bantu aku move on," pinta Lia to the point.

Diana tampak berpikir, terlihat dari dahinya yang membentuk garis kerutan.

Sudah dua tahun semenjak hubungan mereka berakhir dan Lia, ia masih belum bisa menghapus Arka dari ingatannya.

"Hah, aku punya ide," seru Diana ketika berhenti berpikir.

"Apa? Bagaimana caranya?" tanya Lia antusias.

# # #

Lia menunggu jawaban Diana, ia tidak sabar lagi untuk menghempaskan Arka dari pikirannya. Kedua telinganya kini telah siap siaga untuk menangkap setiap kata yang keluar dari mulut Diana.

"Yaitu dengan 1001 cara melupakan mantan" Ujar Diana bangga.

"Banyak amat," imbuh Lia sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

Diana menoleh, menjitak kepala Lia pelan.

"Itu hanya ungkapan bego!" teriak Diana ditelinga Lia.

Lia segera menjauhkan telinga, sebelum pendengarannya rusak.

"Ya gak usah teriak gitu juga kali." ujar Lia, tangannya sibuk memeriksa keadaan telinga, yang baru saja di teriaki kaset rusak.

"Mau lanjut apa gak?" tanya Diana sedikit berlagak sombong.

Lia tersenyum kikuk. "Mau dong."

Diana kemudian membuka sebuah laci, mengambil selembar kertas dan pena.

"Untuk apa?" tanya Lia ketika Diana menyerahkan kedua benda itu padanya.

Mata Diana membulat, sepertinya temannya sudah dipenuhi pengaruh bucin, itu sebabnya ia bahkan tidak bisa mengerti maksud sederhana Diana.

"Ditulis! Adelia ku sayang, kamu kan pelupa."

Awalnya Lia ingin membantah tetapi, ada benarnya juga ia memang pelupa dan ceroboh jadi, Lia menggambil kedua benda tersebut.

"Yang pertama, kamu gak boleh nyebut namanya," peringat Diana dengan gaya yang memerintah.

Lia segera menggangguk mengerti. "Terus manggil apa dong?"

Expandir
Siguiente capítulo
Descargar

Último capítulo

Más capítulos

A los lectores

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Sin comentarios
13 Capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status