Share

BAB;4

Auteur: Wally
last update Date de publication: 2026-03-04 20:57:50

"ternyata Tuhan itu baik. dia kasih lihat aku siapa kalian sebenarnya, sebelum aku hancur begitu dalam. tapi Terima kasih atas tawarannya.. aku akan tetap menikah, jadi tidak ada yang mubazir".

semua terdiam seketika.

" kamu... emangnya mau nikah sama siapa"tanya bu alisa mencibir

"emangnya ada yang mau sama kamu" salah satu saudara nya ibu Aurell bertanya dengan nada mengejek.

"paling cuma orang miskin yang berani nekat... atau orang tidak waras" sambung bu asmita.

mereka semua tertawa terbahak-bahak meremehkan nasib Aurell.

namun,tawa mereka itu langsung terhenti saat Aurell menarik tangan seorang pria yang sejak tadi berdiri di belakangnya. ia menyaksikan drama yang mereka berikan dengan wajah santai.

Aurell menarik Aksa agar berdiri di samping nya.

"pak penghulu " suaranya lantang

"nikah kan aku dengan pria ini. namanya Aksa" ucapnya penuh keyakinan.

"tolong restui kami pak, bu" sambung nya menatap sang ayah dan ibu.

"a_apa" pak Gustian terkejut mendengar penuturan sang putri

"Aurell, kamu tidak bercanda kan... dari mana kamu mendapatkan pria ini, apa kamu mengenalnya"

"ayah"Aurell berucap sambari menatap mata sang ayah penuh keyakinan.

" percayakan semuanya padaku, aku tahu jalan yang ku pilih "

pak Gustian menatap sang putri lama, dia bisa melihat di dalam mata sang putri ada tekad yang kuat, tapi yang lebih besar adalah keyakinan dan keteguhan hati. akhirnya ia pung mengangguk pelan ke arah sang putri

Aksa yang sejak tadi berdiri diam dan kaku, perlahan menoleh ke arah Aurell lalu mengangguk sebagai tanda setuju.

"aku siap.. jika kamu yakin dengan pilihan mu.. maka aku pun yakin dengan pilihanku".

" terimakasih mas karna sudah yakin "ucap Aurell, sembari menoleh menatap tajam ke arah zaki dan Azalea

" sekarang kalian menyingkirlah, kalau bisa cari duit sendiri kalau pengen nikah. pakai modal hasil sendiri. ini semua uangku dan acara pernikahan ku"

zaki dan Azalea hanya mematung. wajah mereka memerah malu dan amarah. namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa akhirnya, perlahan mereka berdiri dan pergi meninggalkan pelaminan dengan perasaan bercampur aduk.

tepuk tangan terdengar dari pojok ruangan. entah dari siapa, perlahan mulai ramai tepukan tangan dari para tamu. beberapa tamu yang diam-diam memihak Aurell ikut bahagia atas apa yang Aurell lakukan.

Hari ini, Aurell bukan hanya berdiri sebagai mempelai wanita tetapi juga sebagai pemenang atas penghianat ini.

pak RT yang sejak tadi berdiri diam di dekat pintu. ia yang sebagai tetua yang di segani di kampung ini. ikut bertindak, ia tak bisa tinggal diam melihat suasana yang mulai memanas. begitu zaki dan Azalea di persilahkan meninggal kan pelaminan, Pak RT segera mendekat ke arah pak Gustian, sembari menepuk pelan bahu pak Gustian.

"pak Gustian, biarkan saya yang mengatur ini. kita tidak boleh biarkan keributan berlanjut lagi. saya sudah meminta bantuan dari security agar menjaga tamu yang mulai tidak kondusif" ucapnya tegas.

pak Gustian mengangguk, tapi pandangan matanya tidak perna lepas dari wajah sang putri yang kini duduk di samping laki-laki yang menggantikan calon mempelai pria. perempuan itu menunduk dalam, masih berusaha menyembunyikan luka hatinya di balik wajah penuh tekad.

pak penghulu pun mulai membuka dokumen pernikahan, beberapa saksi dan tokoh masyarakat sudah di minta untuk duduk mendampingi.

semua bergerak secara cepat, tapi penuh kehati-hatian. tidak ada lagi yang berani bercanda atau pun berbisik. suasana yang sebelumnya terlihat tegang perlahan berubah menjadi sakral.

"bu... mari duduk di sini dulu, tenang kan diri sejenak" bisik seorang perempuan muda sembari menuntun bu kamala_ibunya Aurell yang sejak tadi terus menangis.

air mata terus mengalir begitu saja dari sudut mata ibu kamala. matanya terlihat bengkak, suaranya pun serak karena terlalu banyak mengaduh nasib sang putri ke pada Tuhan di dalam hati.

dia tau putri nya kuat, tapi tetap saja sebagai se orang ibu pernikahan ini begitu mendadak. terlalu tergesa-gesa seperti mimpi buruk yang terlihat nyata.

ketika semuanya sudah duduk, pak RT mengangkat tangan, sembari memberi isyarat agar semuanya diam.

"ayo kita mulai bapak-bapak, ibu-ibu.. mohon tenang, hari ini kita menyaksikan satu pernikahan yang mungkin tidak seperti biasanya. tapi kita semua tau, pernikahan bukan soal pesta yang meriah. melainkan tentang restu, niat yang baik, dan yang utama yaitu cinta. mari kita jadikan ini acara yang khidmat dan penuh doa".

suara dari pak RT yang bersahaja membuat tamu yang hadir akhirnya benar-benar diam. bahkan ada beberapa orang yang tadi sibuk bergunjing kini ikut menunduk.

"nak Aksa.. bisa kami meminta data pribadi anda terlebih dahulu. begini nak, meski pun kami bisa menikah kan kalian hari ini, tapi kalian tetap harus mengurus administrasi secara resmi di kantor KUA secepatnya. agar buku nikah kalian cepat selesai di proses"

"baik Pak, setelah acara ini pung saya bisa" Aksa melirik pada seseorang yang berdiri di samping pintu, memberinya isyarat. tanpa di ketahui oleh siapapun.

"lalu untuk mas kawin nya apa yang bisa Anda berikan" tanya pak penghulu sambil mencatat perubahan nama mempelai.

Aksa menghela napas lalu merogoh sesuatu dari dalam kantong celananya, saat Aksa mengeluarkan kalung emas yang berkilau seketika mata Aurell melotot.

"saya hanya ada ini, kalung emas 50 gram. apa dek Aurell mau menerima nya"tanya Aksa sembari menunjukkan emas itu pada semua saksi yang ada di meja itu.

pak penghulu yang menunggu jawaban dari Aurell sembari memberi pencerahan.

" mahar itu haruslah sesuatu yang halal, bernilai dan bermanfaat untuk sang istri. harus di sepakati oleh kedua belah pihak, tidak bole memberatkan calon suami, tapi juga tidak bole merendahkan calon istri "

Aurell pun mengangguk"saya tak mempermasalahkan mahar , yang terpenting tidak memberatkan mas Aksa, tetapi juga tidak merendahkan saya"Aurell menjawab bijak dan tenang

"lagi pula mas kawin itu terlalu banyak menurut saya. mas Aksa bisa menggantinya kok"

"tidak apa-apa dek, mungkin ini jalan Tuhan untuk saya memberikan nya padamu sebagai mas kawin"

"jadi tidak ada masalah yah" tanya pak penghulu memastikan.

"iyah pak, insya Allah tidak ada" jawab Aurell membuat senyum Aksa mereka.

bapak penghulu membuka acara dengan basmalah suara nya merdu, lembut, tapi tegas. membacakan niat suci akad nikah yang akan di langsung kan.

pak Gustian pun menikah kan sang putri dengan membaca ikrar ijab. Aksa menunggu dengan pandangan lurus kedepan.

dengan sekali tarikan napas, Aksa langsung menjawab

"saya Terima nikah dan kawin nya Aurellia hasan naushad binti Gustian naushad dengan mas kawin tersebut di bayar tunai"

lancar, tegas, tanpa ragu.

Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application

Latest chapter

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;16

    Aurell mendengus kesal, kemudian tertawa pelan namu terdengar menyakitkan. "kalau kami nggak mau melakukan semua itu, apa yang akan kalian lakukan? " semua mata kini tertuju padanya. "kenapa tidak kalian saja yang membereskan kekacauan ini?" ucap Aurell menantang mereka. "bukannya perut yang perlu di isi itu kalian semua, kan? lalu kenapa kita yang harus repot-repot mengurusnya. apa kalian pikir kami ini pelayan di sini? " "beraninya kamu....! " bu Citra melangkah maju, tapi belum sempat ia mengeluarkan amarahnya, bu Alissa segera menarik lengan adiknya. "sudah-sudah jangan di perpanjangan, nanti mereka tambah melawan kita" bisiknya pelan, kemudian ia menatap Aurell dengan wajah yang di buat sebijak mungkin. "oke oke, baiklah. kalian boleh istrahat hari ini,kami akan memberikan waktu untuk kalian beristirahat. tapi..... dengar kan baik-baik besok kalian tetap harus membantu kami untuk memasak. dan untukmu Aurell jangan dulu kembali ke kota pada hari senin besok... kam

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;15

    "hah, kelamaan basa-basi dengan kalian lebih baik kita temui ibu saja" ujar bu Marissa, ia segera melangkah meninggalkan tempat itu di susul yang lainnya. "bu, bagaimana ini, mereka benar-benar ingin menemui nenek. bagaimana kalau terjadi sesuatu dengan nenek. apalagi kondisinya sekarang ini sedang tidak baik-baik saja" Aurell terlihat begitu cemas. di dalam hati bu kamala sejujurnya juga khawatir. tetapi ia berusaha tetap terlihat tenang. "tak perlu khawatir. tidak akan terjadi sesuatu pada nenek, dia akan baik-baik saja"Aksa menunjukkan kunci ruangan nenek yang telah ia amankan. Bu Kamala dan Aurell menghela napas dengan lega. bu Kamala pun menyusul saudara-saudaranya tapi dengan langkah yang pelan.dia hanya ingin memastikan kalau mereka tidak bisa memasuki ruangan bu debbira. "kurang ajar, siapa yang telah mengunci ruangan tempat ibu. kembalikan kuncinya padaku sekarang juga" bu Marissa menoleh ke belakang dengan wajah marah. namun, belum sempat dari mereka ada yan

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;14

    bu Marissa mundur setengah langkah, ia merasa sedikit takut dengan tatapan yang di berikan oleh Bu Kamala. ia merasa wanita di depannya ini sedikit berbeda, tapi egonya mengalahkan semuanya. ia berusaha tetap keliatan kuat di depan bu Kamala. "dengar dan ingat, aku baka aduin kamu ke ibu. kamu udah nggak mau urus rumah ini lagi" Bu Kamala maju satu langkah. "silahkan! kamu pikir aku takut dengan ancaman mu itu" katanya dengan suara berat yang penuh emosi. tanganya bergerak meraih baju bu Marissa dan menarik nya untuk mendekat. "selama ini aku diam karena aku menghormati keinginan ibu. tapi kalian semua sudah keterlaluan!. selalu pakai ibu buat bikin aku nurut dengan perintah kalian. kalian itu taunya cuma bisa teriak teriak, nggak pernah tahu rasanya kerja di rumah besar ini dari pagi sampai malam kan". Aksa menyipitkan mata nya, senyum kecil terukir di sudut bibirnya. akhirnya mertuanya yang pendiam dan penurut itu mulai menunjukkan taringnya juga. "Kamala, lepasin tang

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;13

    suasana kamar yang kecil dan mungil itu terasa sunyi. terdengar suara derit pelan dari kipas angin tua di sudut langit-langit. sedangkan di luar sana, suara jangkrik bersahut-sahutan. seolah-olah tahu kalau malam ini adalah malam pertama bagi dia orang yang baru saja resmi menjadi suami istri. Aurell duduk di pinggir ranjang, menunduk. sementara Aksa sudah berbaring menyandarkan diri ke dinding, sesekali ia melirik sang istri dengan senyuman yang di tahan tahan. "tempat tidur ini sempit yah. mas" ucap Aurell pelan. tanpa menoleh ke arah Aksa "pasti mas Aksa nggak merasa nyaman tidur di sini"Aksa menoleh pelan. nada suara nya ia buat senyaman mungkin. "justru itu bagus, kalau sempit begini kan nggak ada jarak di antara kita lagi, dan kita malah bisa berpelukan loh. "Aurell spontan merenggut, wajahnya memerah karna malu. "tadi mas Aksa katakan kita ini baru pacaran. mana bisa ada orang pacaran langsung tidur bersama.? "Aksa tertawa pelan mendengar ucapan sang istri yang terlihat

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;12

    Aurell menelan ludah dengan kasar. 'bagaimana bisa mas Aksa begitu cepat berubah karakter nya dalam waktu sekejap? 'gumam Aurell di dalam hati. melihat sang istri yang terkejut dengan sikapnya yang tiba-tiba berubah dingin. Aksa mengulurkan tangannya, dan mengusap kepala Aurell dengan kasih sayang. mengisyaratkan bahwa semuanya baik-baik saja. "total semuanya. 4.980.000rupia kak. "jawab sang kaisar dengan ramah. " saya bayar pakai kartu ini. "Lagi-lagi Aurell di buat tertegun, namun sedikit kemudian ia langsung panik. " Astaga mas! kita kurangin aja barangnya... ini mungkin tabungan mas kan? pasti sudah di kumpulin selama bertahun-tahun kan. aku tidak ingin mas menghabiskan tabungan mas hanya untukku dan keluarga ku. " Aksa hanya tersenyum dan menyodorkan kartu debit miliknya ke kasir. "tenang saja. tabungan ku masih aman kok. ini belum seberapa di banding kan apa yang pernah aku kasih ke orang yang salah selama ini. " Aurell tak bisa membalas ucapan Aksa. ia hanya t

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;11

    "astaga.kok hari ini aku bisa jadi pelupa ya, sudah seperti nenek-nenek aja yang cepat pikun, masa iya kita keluar malam nggak bawa jaket" "nggak apa-apa kok. malahan lebih enakan begini, kita bisa peluk-peluk tanpa takut akan dosa " "iiih... mas Aksa ini " . . . Aurell tidak menyangka, ternyata Aksa membelokkan motornya ke sebuah toko swalayan yang cukup besar di kabupaten yang masih buka malam itu, Aurell sempat merasa bingung. "mas, ini kita mau ke mana" tanyanya curiga "kita jalan-jalan aja kan? apa kamu mau bertemu dengan seseorang? eeh atau.... kamu kerja di sini? maaf, aku jadi mengganggu pekerjaan mu" Aksa hanya tersenyum santai, lalu dengan tenang menuntun Aurell masuk kedalam swalayan itu. "masa lagi pengantin baru mau kerja sih? temani mas yah untuk belanja. kamu kan tahu, aku nggak bawa baju ganti! tadi aku lihat, sendalmu itu juga udah hampir putus" "mas, nggak apa-apa kalau mas mau beli untuk keperluan pribadi mas, tapi untuk aku nggak usah yah

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;9

    Aurell menunduk, lalu berkata dengan lirih. "maaf yah.. tadi aku nangis karena... aku tersentuh saat mendengar bacaan sholat dari mas Aksa.. begitu merdu banget,dan begitu terasa tenang. aku malu karena aku pikir aku yang selama ini berpendidikan malah belum tentu bisa sebaik itu mas" Aksa men

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;8

    "Aurell, jangan perna ngomong seperti begitu yah, aku tidak ingin kamu berbicara seperti itu" Ia menatap Aurell dengan tatapan tajam, bukan karena ia marah, tapi karena ia kecewa"pernikahan bukan sebuah permainan, aku tahu pernikahan ini mendadak. bahkan nyaris absurd, tapi itu bukan sebuah alasa

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;10

    Azalea pun menyipitkan matanya, tak Terima dengan ucapan Aurell. "tentu saja mas Zaki akan memilih ku!, kamu itu hanya bekas, bekas dari mainan banyak lelaki. mas Zaki pun tau semua rahasia tentang mu. kamu itu barang bergilir kan Aurell" Aurell yang mendengar ucapan itu pun akhirnya terperang

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;7

    Rumah kecil itu berada di dalam rumah panjang itu, dengan ruangan yang sempit. tapi penuh dengan banyak kenangan, tumpukan pengorbanan, air mata, dan perjuangan mereka yang tidak perna di lihat oleh siapa pun. Aksa mengekor di belakang mereka, membawa sebuah tas kecil yang entah apa isinya. ia t

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status