LOGINDiceraikan saat sedang hamil tua, diusir dari keluarga besar, dan anak yang di kandungnya tidak diakui oleh suaminya. Itulah yang tengah dirasakan oleh Rika saat ini. Rumah tangganya hancur karena jebakan kakak satu-satunya dan juga seorang wanita yang selama ini mencoba merebut hati suaminya. Oleh karena itu saat Safira--putri kandung Rika beranjak dewasa, ia berniat membalaskan dendamnya kepada ayah kandungnya dan juga orang yang sudah menjebak ibunya dengan menjadi seorang pelakor dalam rumah tangga putra dan putri mereka. Safira akan membuat keluarga mereka hancur, seperti mereka membuat hidup ibunya hancur. "Maaf kalian tidak akan bisa membuat ibuku kembali dan hidup dalam kebahagiaan. Jadi nikmatilah penderitaan kalian. Kevin harus tahu bagaimana bejatnya ibunya yang selalu ia bangga-banggakan. Dan Nada harus merasakan sakitnya saat suami tercintanya direbut oleh wanita lain!" tegas Safira.
View MoreTak terima putrinya direndahkan seperti itu oleh Kevin, Dharma dan Lia pergi melabrak Kevin dan keluarganya setelah Nada tertidur, karena jika Nada tahu maka putrinya itu pasti akan melarangnya. Dharma bersumpah akan memberikan pelajaran yang setimpal kepada Kevin, karena menantu tak tahu dirinya itu telah membuat putri semata wayangnya terluka. "Di mana Kevin?!" Sesampainya di kediaman Roy dan Rani, Dharma tanpa basa-basi menanyakan keberadaan laki-laki yang sudah menyakiti putrinya. Ia sudah tak peduli lagi dengan sopan santun bertamu ke rumah orang lain. "Emm ... Den Kevin ada di dalam, Pak. Bapak sama Ibu silakan masuk, biar saya panggilkan den Kevin-nya dulu," jawab Sari--asisten rumah tangga di kediaman Roy dan Rani.Tanpa banyak bicara, Dharma mengikuti instruksi dari Sari. Ia tak sabar ingin segera menghajar Kevin karena sudah berani menduakan putrinya. "Bapak sama Ibu mau minum ap--" Belum sempat Sari menuntaskan perkataannya, Dharma sudah kembali menyela. Apakah Sari tid
Dua puluh dua tahun kemudian,Semua orang yang berada di dalam ruangan itu tampak tercengang mendengar pengakuan seorang pria yang menjadi putra sulung di keluarga itu. "Lo cuman ngeprank kita 'kan, Kak?!" pekik seorang gadis yang masih mengenakan seragam sekolahnya."Apa Kakak kelihatan bercanda?" Pria yang dipanggil kakak itu malah balik bertanya."Kevin!" "Kenapa sih, Pa?" Kevin tampak acuh meskipun suasana di ruangan itu terasa sangat panas."Kamu masih bilang kenapa atas apa yang telah kamu lakukan?!" teriak Roy frustrasi. Bisa-bisanya putranya terlihat santai setelah membuat huru-hara.Saat semua orang menuntut penjelasan atas pengakuan Kevin beberapa saat yang lalu, seorang wanita yang sejak tadi terdiam memilih meninggalkan ruangan itu dengan derai air mata dan juga kekecewaan. Bisa-bisanya suami yang sangat dicintainya itu tega membuat pengakuan yang sungguh membuat hatinya terluka sebagai seorang istri. "Kak Nada mau ke mana?" tanya Kiara yang melihat pergerakan kakak ipa
Mendengar seseorang memanggilnya Dharma pun sontak membalikan tubuhnya. Begitu pun dengan Lia yang saat ini sedang bersamanya.Dharma membelakan matanya melihat wanita yang tiga hari lalu ditalaknya itu tengah berjalan ke arahnya dengan kilat amarah yang jelas tampak di kedua iris hitamnya. Dalam hati ia bertanya-tanya, mengapa dia ada di sini?"Jadi selama ini dugaan aku benar kalau kamu ada main belakang sama dia!" ucap Rika seraya menunjuk wajah Lia yang berdiri tepat di belakang tubuh tegap Dharma."Kamu jahat, Mas! Kamu maki-maki aku sampai berani ngusir aku karena aku ada main sama mas Yuda, tapi ternyata ..." Rika tidak melanjutkan perkataannya, lalu ia terkekeh kecil."Ternyata kamu sama aja kayak aku, Mas. Munafik!" lanjut Rika disertai seringaian yang mampu membuat wajah Dharma terlihat merah padam."Sejak kapan, Mas?! Atau jangan-jangan udah lama ya, pas satu tahun yang lalu aku enggak sengaja mergokin kalian berdua di rumah makan?" tanya Rika. Dharma tampak mengepalkan ta
Rika keluar dari rumah orang tuanya dengan langkah gontai. Ia merasa sedih dan putus asa. Setelah ini ia harus pergi ke mana? Ia tak yakin sanak saudaranya ada yang mau menampungnya, apalagi setelah mengetahui aibnya. Begitu pula dengan teman-temannya, ia yakin mereka tidak ingin terseret dengan permasalahan yang sedang terjadi padanya. Jujur Rika sangat menyesal telah bermain api dengan Yuda. Namun sekarang penyesalannya itu tidak ada gunanya. Dharma dan orang tuanya sudah mengusirnya. Mungkin jika dirinya sendiri tidak masalah, tetapi saat ini ia sedang mengandung. Mencari pekerjaan pun sepertinya akan sulit karena pastinya perusahaan tidak akan menerima karyawan yang sedang hamil, terlebih sekarang usia kandungannya sudah memasuki trimester akhir. "Seandainya aku enggak nurutin ego aku, mungkin semuanya akan baik-baik aja. Aku enggak akan berpisah dari mas Dharma," gumam Rika.Rika tampak mengusap perut buncitnya. "Maafin Mama, Nak. Gara-gara Mama, kamu harus kena dampaknya. Pada


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews