Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 2211 - Persiapan Formasi Kuno

Share

Bab 2211 - Persiapan Formasi Kuno

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-10-08 19:45:27
Di dalam ruangan strategis yang luas, leluhur Sekte Star Blade dan para Ketua dari tujuh pasukan sekutu lainnya sudah hadir dengan ekspresi serius.

Mereka tidak menyalahkan Ryan atas situasi genting yang terjadi—bagaimanapun, mereka sendirilah yang telah memilih membunuh para Kultivator Klan Spirit Blood bersama Ryan.

Lagipula, jika mereka juga menyinggung atau mengkhianati Ryan sekarang, Ryan mungkin akan menghancurkan mereka bahkan sebelum pasukan Klan Spirit Blood tiba!

Gunung Langit Biru
Rianoir

Malam Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Terima Kasih Kak Lola Ayu, Kak Eny Rahayu, Kak Sonnie Binjamin, Kak Chen Thomson, Kak Alberth Abraham Parinussa, dan Kak Pantura Plj1 atas hadiah Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih Kakak-Kakak Pembaca atas dukungan Gem-nya (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) Karena jumlah Koin telah mencapai target, maka akan ada bab bonus Hadiah setelah ini. Selamat Membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 57
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3835: Kartu Emas

    Cassian Weston menyesal telah mencari perkara dengan Ryan Pendragon tanpa alasan yang cukup.Kalau benar pemuda inilah yang membunuh tuan muda mereka di Ngarai Nether, sekarang ia justru mulai memahami kenapa peristiwa itu bisa terjadi.Siapa sangka, yang ia injak bukan semut di pinggir jalan.Melainkan ekor naga.Keringat dingin membasahi dahi dan punggung Cassian. Dadanya terasa sesak. Otaknya berputar cepat, mencari jalan keluar dari taruhan yang baru saja ia terima sendiri.Namun yang ia temukan hanya kekosongan.Siasat macam apa yang bisa dipakai untuk menghadapi kekuatan sebesar itu? Semuanya terasa seperti omong kosong. Teknik rahasia Lembah Myriad Demon yang tadi ia banggakan pun tiba-tiba tampak seperti ranting kering di hadapan kapak besar.Cassian menelan ludah.Tidak.Ia tidak bisa melanjutkan ini.Ia bahkan belum bergerak sedikit pun, tetapi ia sudah b

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3834: Gerbang Terbuka

    Di bawah tatapan seluruh halaman, kedua telapak tangan Ryan Pendragon akhirnya menempel di permukaan Gerbang Bulan.Begitu merasakan bobot pintu kristal yang sudah memaksa mundur begitu banyak genius, senyum tipis muncul di wajahnya.Apa yang ia rasakan?Ringan.Terlalu ringan.Sensasinya hampir tidak berbeda dengan mendorong pintu kayu di rumah biasa. Gerbang Bulan sama sekali tidak memberi tekanan berarti pada tubuhnya.Ryan sempat mengira bobot gerbang ini bekerja melalui formasi penekan yang menghitung kekuatan pendorong seseorang. Dengan begitu, semakin besar kekuatan yang dikerahkan, semakin berat pula gerbang tersebut.Ternyata bukan.Gerbang ini hanya berat.Sesederhana itu.Dan bobot yang meruntuhkan harga diri sekian banyak genius itu tidak berarti apa-apa bagi tubuh Ryan yang baru saja ditempa ulang oleh Teknik Membakar Darah dan Api Mistik.**P

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3833: Api Mistik

    Cassian Weston mendengarkan cemooh yang menyebar di sekelilingnya dengan wajah puas.Inilah hasil yang ia inginkan.Ia tidak mau namanya nanti tercemar sebagai senior yang memaksa junior berlutut. Namun jika seluruh orang di halaman ini menyaksikan bahwa Ryan Pendragon sendiri yang bersikeras mengajak bertaruh, tidak akan ada yang bisa menyalahkannya ketika pemuda itu kalah.Di sisi lain, wajah Ryan tetap datar.Ia sama sekali tidak memasukkan bisik-bisik itu ke dalam hati. Saat ini, ia sudah berdiri tepat di depan Gerbang Bulan. Cahaya kristal dari pintu megah itu memantul di wajahnya, dingin dan jernih seperti cahaya bulan yang dipadatkan.‘Sekalian saja kupakai kesempatan ini untuk menguji daya Api Mistik yang baru,’ pikirnya.Ryan memejamkan mata dan mengatur aliran energi spiritual di dalam tubuhnya.Seuntai api ungu mengalir keluar dari pusat energinya, lalu menyebar masuk ke seluruh pembuluh darahnya.Boom!Cahaya ungu menyembur keluar.Api ungu berkobar di permukaan tubuh R

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3832: Taruhan Memalukan

    Bagaimana mungkin mereka tidak tertawa?Di mata Cassian Weston dan Zara Westalis, Ryan Pendragon benar-benar seperti lelucon berjalan. Seorang Kultivator Ranah Creation berani menantang Kultivator Ranah Star Seed dalam ujian Gerbang Bulan. Kalau hal semacam itu bukan bahan tertawaan, lalu apa lagi?Ryan tidak menanggapi tawa keduanya.Wajahnya tetap datar. Nada suaranya pun sama sekali tidak berubah.“Jadi, kalian mau bertaruh atau tidak?”“Kau benar-benar mau bertaruh?” Cassian akhirnya berhenti tertawa. Ia memandangi Ryan dengan sorot mengejek, seolah sedang menatap orang bodoh yang berjalan ke jurang sambil tersenyum.“Tentu saja mau. Tapi kau mau mempertaruhkan apa?”“Syaratnya harus kau setujui lebih dulu,” jawab Cassian. “Kalau tidak, aku khawatir kau menarik ucapanmu di tengah jalan.”Ryan menatapnya dengan senyum tipis yang tidak sampai ke mata. “Tenang saja. Aku tidak akan menarik ucapanku.” “Kau juga jangan menarik ucapanmu. Kalau aku kalah, aku akan ikut denganmu ke Lem

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3831: Taruhan Gerbang

    Tubuh Cassian Weston terdorong mundur beberapa langkah.Cetakan telapak tangan tampak jelas di pipinya. Darah merembes dari sudut bibirnya, dan dua gigi gerahamnya terasa bergeser. Ia harus menahan diri mati-matian agar tidak memuntahkannya di depan umum.Seluruh antrean di depan Gerbang Bulan membeku.Seorang Kultivator Ranah Creation baru saja menampar Kultivator Ranah Star Seed sampai terdorong mundur. Lebih mengerikan lagi, tidak seorang pun sempat melihat kapan tangan Ryan Pendragon bergerak.Cassian baru hendak membuka mulut ketika Ryan lebih dulu berbicara, satu kata demi satu kata.“Kalau lain kali kau berani menghina guruku, kau mati.”Suaranya tidak keras, tetapi dingin sampai membuat udara terasa turun beberapa derajat.“Sekalipun Kepala Lembah Myriad Demon sendiri yang datang, dia tidak akan sanggup menyelamatkanmu.”Sebelum siapa pun sempat bereaksi, pandangan Ryan berpindah kepada Zara Westalis.Sorot matanya jauh lebih dingin daripada tadi.Ryan tersenyum miring, lalu

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3830: Tamparan Ryan

    llMeski begitu, Ryan Pendragon jelas tidak mungkin mengakuinya.Ia menjawab dengan nada tenang, “Aku pernah pergi ke sana atau tidak, apa hubungannya denganmu?”Tatapannya menyapu pasangan pria dan wanita itu tanpa banyak emosi.“Aku rasa aku tidak punya kewajiban menjawab pertanyaanmu.”Begitu kalimat itu keluar, pasangan tersebut langsung melangkah mendekat.Keduanya adalah Kultivator Ranah Star Seed, dan aura mereka jauh lebih berat daripada murid biasa. Pakaian yang mereka kenakan pun tidak sederhana. Pria itu berjubah hitam dengan motif halus yang nyaris menyatu dengan kain, sementara wanita di sisinya memakai gaun ungu yang berkilau lembut.Kain pada tubuh mereka memancarkan getaran energi tipis.Jelas, itu bukan pakaian biasa.Latar belakang keduanya pasti tidak rendah.Sekarang, mereka menatap Ryan dengan sorot sedingin es, seperti sedang memandangi musuh bebuyutan.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status