Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 3022 - Satu Pukulan

Share

Bab 3022 - Satu Pukulan

Author: Rianoir
last update publish date: 2026-03-03 13:00:58

"Ryan, apakah Anda akan melakukannya atau haruskah saya?" Xavier Dragvine bertanya dengan nada datar yang dingin.

Ryan mengungkapkan senyum samar yang penuh makna. "Saya khawatir saya mungkin secara tidak sengaja membunuh orang ini, jadi saya akan menyerahkannya kepada saudara Xavier."

"Kalian sedang mencari kematian!" Pemuda itu memelototi Ryan dengan marah yang membara seperti api.

Ia tidak mengharapkan bocah ranah Primordial Chaos tingkat pertama ini berani berbi
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3340: Malam Sebelum Bertanding

    "Tetua Agung, jangan khawatir. Bahkan jika harus mempertaruhkan nyawa sekalipun, saya pasti akan meraih posisi pertama!" Wajah Calder Sanctum saat mengucapkan itu bukan wajah seseorang yang sedang berjanji dengan tenang. Rahangnya mengeras, matanya terbuka lebar lebih dari biasanya, dan ada bara di baliknya yang terlalu panas dan terlalu terang untuk disebut sekadar tekad. Kata yang lebih tepat untuk itu adalah fanatisme. Dengan itu, ia berbalik dan meninggalkan lapangan. Di belakangnya, lelaki tua itu menatap kepergian Calder. Sorot matanya tidak berubah, tidak hangat dan tidak dingin, hanya memandang. ** Di antara seluruh keluarga besar yang mendiami kawasan terpencil ini, ada dua yang berbeda dari yang lain. Keluarga Sanctum dan Keluarga Shadowmist. Bukan sekadar berbeda dalam hal kekuatan, meski itu sudah cukup alasan. Leluhur mereka meninggalkan legenda yang tidak bisa dibantah di Benua Valorisia, keberadaan yang sudah menyentuh sesuatu yang dekat dengan kata dewa, soso

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3339: Perlindungan Darah Kuno

    Mervin Lux berdiri di sisi Keluarga Woodholt dengan tangan terlipat di dada. Matanya tidak lagi datar. Sudut kirinya sedikit lebih terbuka dari biasanya, dan ada sesuatu yang menyala di baliknya. Bukan kemarahan, tapi keinginan bertarung yang murni. Sudut bibirnya bergerak naik setipis benang. 'Energi Gao di level itu, menyatu dengan esensi golok?' Mervin tidak bersuara. 'Menarik. Ryan Pendragon, tampaknya kau sudah memenuhi syarat untuk menjadi lawanku.' Tidak jauh dari sana, Yakou Zedd berdiri dengan wajah yang kehilangan seluruh ekspresinya. Cord kalah. Cord Blazehart yang ia pilih dengan sangat hati-hati justru karena kekuatan dan reputasinya, dikalahkan dalam satu pertukaran serangan. Rencana yang disusun dengan sangat teliti runtuh dalam hitungan detik. 'Apa yang harus kulakukan sekarang?' Tangannya mengepal di dalam lipatan jubahnya. 'Apakah aku sendiri bisa mengalahkan Ryan? Dan kalau gagal, apa yang akan Pritha pikirkan? Apakah rencanaku masih bisa diselamatkan?'

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3338: Satu Tebasan

    Semua mata melebar.Beberapa peserta yang tadi berbisik-bisik langsung menutup mulut mereka. Beberapa yang lain mengerjapkan mata sekali, dua kali, tiga kali, seperti orang yang mencoba meyakinkan diri bahwa apa yang baru saja mereka dengar bukan halusinasi.Ryan Pendragon baru saja bilang Cord Blazehart tidak akan menang. Bahwa Cord akan membayar harganya.'Dia... tidak sedang bercanda, kan?'Cord sendiri tidak bereaksi dengan marah. Justru sebaliknya. Matanya menyempit, bukan dengan kemarahan, tapi dengan sesuatu yang lebih dingin dan lebih terfokus. Jari-jarinya menggenggam kapak lebih erat.'Baiklah. Kalau orang ini benar-benar punya sesuatu untuk dibanggakan, biar aku buktikan dulu sebelum mati.'WHUUMMM!Aura Cord meledak tanpa ditahan. Seluruh udara di sekitarnya bergetar seperti ditiup gelombang tak kasat mata yang mengalir ke segala arah. Dao Integration tingkat

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3337: Kau Perlu Segalanya

    Cord tidak membalas tatapan kepala keluarganya dengan tunduk. Justru ia tertawa kecil. "Kepala Keluarga, kalau ada hukuman, nanti setelah kompetisi saja." "Di sini tidak ada yang namanya bercanda. Tantangan yang sudah diajukan tidak bisa ditarik kembali."Dia mengalihkan matanya kembali ke Ryan. "Lagipula, masa murid Sekte Moon Flower mau meninggalkan kesan pengecut di kawasan terpencil kami?"Gord Blazehart tidak bisa berbuat banyak. Rahangnya mengeras satu kali dengan keras, lalu ia berpaling dari Cord.Namun sebelum pergi sepenuhnya, ia menatap Ryan dengan serius dan berkata, "Cord, jangan meremehkan lawanmu hanya karena merasa levelmu lebih tinggi darinya. Dia tidak seperti Rex Hale." Ia berhenti sejenak, lalu menambahkan lebih pelan. "Bahkan aku sendiri tidak bisa merasakan batas kekuatanmu yang sebenarnya. Berhati-hatilah."Cord yang berdiri tidak jauh mendengar kata-kata kepala keluarganya itu. Dia me

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3336: Orang Luar Itu

    Bahkan Ryan sendiri menatap Xavier Dragvine dengan sorot yang berbeda dari sebelumnya. Dia tahu Xavier kuat. Sejak pertama mereka berkenalan, kekuatan Xavier sudah tidak bisa diremehkan. Namun yang baru saja ditampilkan di lapangan tadi melampaui semua perkiraan Ryan tentang seberapa jauh Xavier telah berkembang. Satu hal yang lebih spesifik menarik perhatiannya. 'Tekanan garis darah Harimau Putih Gao milikku terhadap Xavier tadi... tidak ada lagi.' Bukan berarti garis darahnya melemah. Bukan pula berarti garis darah Xavier telah melampaui miliknya dalam hal kualitas murni. Tapi ada perbedaan yang nyata dan tidak bisa diabaikan sejak terakhir kali mereka berdiri berdekatan. Sesuatu dalam darah Xavier telah berubah, dimurnikan sampai ke lapisan yang lebih dalam, dan diperkuat dari dasarnya. Seolah membaca arah pikirannya, suara Divine God Beast Tamer muncul pelan di telinganya dalam sekejap yang tidak seorang pun bisa tangkap, seperti bisikan yang hanya ada di dalam kepala.

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3335: Aura Naga

    Kepala keluarga Stormcloud bergeser ke sisi Xavier, suaranya rendah. "Kita dan Keluarga Frostgale sudah lama tidak akur. Mereka memanfaatkan kesempatan ini." Xavier hanya mengangguk satu kali. Wajahnya tetap datar, seperti orang yang baru mendengar berita cuaca. Lelaki tua itu menyaksikan semuanya dengan senyum yang tidak berubah. "Anak muda, semangatmu bagus. Keluarga Stormcloud, apakah kalian menerima tantangan ini?" Kepala keluarga melirik Xavier. Xavier mengangguk. "Keluarga Stormcloud menerima." "Baiklah." Lelaki tua itu mengangguk. "Kedua peserta, maju ke tengah dan perkenalkan diri." Xavier melangkah ke tengah lapangan. Tidak tergesa-gesa, tidak lambat. "Xavier Dragvine, Keluarga Stormcloud." Pemuda Frostgale mendarat tepat di hadapannya dengan satu lompatan kecil yang memperlihatkan kelenturan kakinya. "Rex Hale, Keluarga Frostgale." "Mulai!" Begitu kata lelaki tua itu bergema, Rex bergerak. WUUUSSH! Kecepatannya tidak masuk akal untuk level kultivasinya. Tubuhny

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2301 - Kompetisi Dunia Seratus Sekte

    "Oh, tempat itu terletak di tengah wilayah barat yang sangat luas," jelas leluhur Sekte Demon Blade dengan senyum tipis. "Tempatnya cukup kacau dan penuh bahaya.""Ada puluhan atau bahkan ratusan sekte kecil dan menengah di daerah tersebut," lanjutnya dengan detail. "Setiap tiga hingga l

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2208 - Persiapan Pertahanan dan Mobilisasi Total

    Ryan memacu Elang Mystic Sky dengan kecepatan maksimal, bergegas menuju Gunung Langit Biru tanpa membuang sedetik pun. Angin kencang menerpa wajahnya, namun tekadnya tidak goyah sedikitpun. Sementara itu di Gunung Langit Biru, para penjaga dan tetua Knight of Round Table yang bertugas di pos pengaw

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2262 - Rencana

    Oleh karena itu, setiap keluarga dan sekte yang ada di Kota Spiritum sangat ingin memasuki Benua Valorisia yang luas dan penuh peluang, tetapi mereka tidak pernah memiliki kesempatan nyata untuk melakukannya dalam sepuluh ribu tahun terakhir! Frustrasi dan keputusasaan telah mengakar dalam hati mer

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2251 - Penghinaan di Kota Spiritum (II)

    Senyum Walter Kite semakin lebar dan jahat. "Meskipun tingkat kultivasimu telah naik dan berhasil mencapai tingkat keenam Ranah Supreme Emperor setelah pertempuran brutal melawan Klan Spirit Blood itu, kekuatan tempur sejatimu justru jauh lebih rendah dari sebelumnya, bukan begitu?" Walter Kite mel

    last updateLast Updated : 2026-04-01
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status